Connect with us

News

Wali Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno Terkena OTT KPK

Published

on

Kilasjogja.com – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Tim satgas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali berhasil menangkap pejabat daerah yang diduga terindikasi menerima suap. 

Kali ini, pejabat daerah yang ditangkap adalah Siti Masitha Soeparno, Wali Kota Tegal, Jawa Tengah. Penangkapan berlangsung di kompleks Balai Kota, Jalan Ki Gede Sebayu, Tegal, Selasa (29/8).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan penangkapan dilakukan di tiga lokasi berbeda. Yakni, Jakarta, Tegal, dan Balikpapan. KPK menyita uang ratusan juta rupiah dalam OTT tersebut. Diduga, uang itu merupakan pemberian kepada wali kota terkait perizinan infrastruktur alat kesehatan (alkes) di salah satu rumah sakit di daerah Tegal.

KPK menyebut ada lebih dari lima orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT). Selain menangkap wali kota Tegal, KPK juga menangkap pihak pemberi suap yang berada di kawasan Jakarta Utara. “Terkait indikasi transaksi oleh penyelenggara negara dan unsur swasta juga,” terangnya.

Tim satgas penyidik KPL tidak hanya membawa Masitha dalam OTT tersebut. Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal, Abdal Hakim Tohari dan Wakil Direktur Keuangan, Cahyo Supriadi juga turut dibawa. Ruangan keduanya pun telah disegel dengan kertas bertuliskan KPK.

Siti Masitha Soeparno terakhir melapor Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 29 Agustus 2013. Dia tercatat memiliki harta total Rp 1.451.966.000. Asetnya berupa tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai kurang-lebih Rp 852 juta. Dia juga memiliki 3 mobil, yaitu Freed, Avanza, dan Brio dengan total nilai Rp 505 juta.

 

Raih Banyak Penghargaan

 

Sebelum menjadi wali kota Tegal periode 2014-2019, Siti Mashita Soeparno pernah mendaftar sebagai caleg dari Partai NasDem pada Pemilu 2014 untuk dapil Jawa Barat 2014. Pada tahun yang sama, Sitha dilantik sebagai Wali Kota Tegal dan pasangannya Nursholeh yang diusung Partai Golkar.

Siti Masitha Soeparno lahir di Jakarta, 10 Januari 1964. Dia merupakan anak dari mantan Direktur Utama PT. Garuda Indonesia, Soeparno. Wanita yang kerap disapa Sitha ini mengenyam pendidikan dasar dan menengahnya di Palembang, Sumatra Selatan.

Sitha dikenal sebagai wali kota peraih banyak penghargaan sejak 2014. Penghargaan yang diraih nya pun beragam, mulai kepiawaiannya mengurus administrasi pemerintah hingga penghargaan terhadap sosok pribadinya yang dinilai berintegritas dalam memimpin daerah.

 Di tahun 2017 ini, Sitha baru saja meraih penghargaan Perempuan Inspiratif dalam Anugrah Perempuan Indonesia (API) 2017 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dia juga berhasil meraih penghargaan Manggala Karya Kencana yang diselenggarakan BKKBN pada 2017 dan piagam penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia atas prestasi penerbitan akta kelahiran yang melampaui target nasional.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.