Connect with us

Olahraga

Training Camp, BWF World Junior Championship 2017

Published

on

BWF

Kilasjogja.com, SPORT – Unggulan keempat di sektor tunggal putra, Fabricio Farias (Brazil) berhasil maju ke babak semifinal Blibli.com Mini Tournament Training Camp 2017 , sebelum bertanding di BWF World Junior Championships 2017.

Fabricio sukses mengalahkan pemain asal Australia, Ying Xiang Lin dalam pertarungan dua game langsung, 21-10, 22-20.

“Hari ini saya bermain cukup bagus dan bisa mengatasi lawan-lawan saya. Ying mempunyai tehnik netting dan smash yang bagus. Di awal pertandingan saya merasa sedikit grogi, tapi saya dapat mengatasinya dengan baik,” terang Fabricio.

Pada pertandingan semifinal Fabricio akan berhadapan dengan pemain asal Australia, Kai Chen Tech yang pada pertandingan hari ini mengalahkan unggulan pertama asal Bulgaria, Iliyan Stoynov dengan skor 21-12, 21-18.

“Untuk pertandingan besok, saya akan berusaha menampilkan semua kemampuan terbaik saya karena saya merasa permainan saya hari ini belum maksimal. Saya harus bermain lebih cepat dan lebih percaya diri sehingga besok saya bisa memenangi pertandingan di babak Semifinal. Intinya saya akan melakukan persiapan terbaik untuk menghadapi pertandingan semifinal besok melawan Kai,” jelas Fabricio.

Sementara itu, New Zealand Menempatkan 4 Wakil Di Babak Final yaitu di sektor tunggal putri, tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran.

Pelatih New Zealand, Robbie Thackham mengaku cukup puas dengan hasil yang dicapai oleh para atletnya.

“ Ada empat wakil yang berhasil masuk ke final, saya rasa ini sudah cukup baik untuk modal mereka bermain di WJC. Saya merespon hasil ini dengan positif meskipun saya berharap lebih banyak lagi yang masuk final. Menurut saya, penampilan mereka belum maksimal karena mereka tidak percaya diri dan masih butuh lebih banyak lagi latihan,” ungkap Robbie.

Sementara itu, Sally Fu berhasil menempatkan diri di dua nomor pertandingan yaitu tunggal putri dan ganda putri. Pada babak final, Sally akan berhadapan dengan Hristorima Popovska (Bulgaria).

Sedangkan di sektor ganda putri, pasangan Ella Smith/ Sally Fu akan menghadapi pasangan Hristorima Popovska/Jaqueline Lopes Lima asal Bulgaria.

“Hari ini permainan saya masih terlalu lambat dan kurang focus, jadi saya harus kehilangan game pertama, tetapi ketika memasuki game kedua dan ketiga saya bisa lebih fokus dan akhirnya bisa menang. Untuk permainan ganda saya sudah lebih fokus dan siap bermain jadi saya bisa bermain dengan lebih baik,” ujar Sally Fu

Sebelumnya, pada pertandingan semifinal hari ini, di sektor tunggal putri, Sally Fu berhasil mengalahkan pemain tunggal putri Brasil, Jacqueline Lopes Lima dengan skor 10-21, 21-7, 21-18.

Sedangkan di sektor ganda putri, Ella Smith/Sally Fu memastikan diri ke final setelah mengalahkan Maggie Chan/Victoria He dengan skor 21-15, 21-16.

Hasilnya, Fabricio Farias(Brazil) meraih gelar juara tunggal putra setelah mengalahkan Oscar Guo (New Zealand) dalam pertarungan dua game langsung 21-11, 21-13.

Sementara itu di sektor tunggal putri, unggulan pertama asal New Zealand, Sally Fu memastikan diri meraih gelar juara setelah mengalahkan Hristomira Popovska (Bulgaria) yang diunggulkan di tempat kedua dengan skor 21-12, 21-13

“Saya melakukan persiapan matang baik secara mental dan fisik. Di samping itu saya juga sudah mengatur strategi bermain sejak tadi malam. Saya banyak melakukan stretching agar kondisi saya bugar dan yang terpenting saya punya keyakinan diri bahwa saya akan menang. Ini adalah awal yang baik untuk pertandingan selanjutnya di WJC,” papar Sally

Selain menjadi juara di sektor tunggal putra dan tunggal putri, Fabricio dan Sally dinobatkan sebagai pemain terbaik di ajang Blibli.com Training Camp 2017.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Olahraga

Angelique Kerber Juara Grand Slam Wimbledon

Published

on

Kerber

Kilasjogja.com, TENIS – Petenis asal Jerman, Angelique Kerber, tampil sebagai juara tunggal wanita turnamen tenis grand slam Wimbledon 2018. Dalam laga final yang dihelat di Centre Court All England Club, London, Sabtu (14/7) waktyu setempat, petenis berusia 30 tahun itu melibas Serena Williams (Amerika Serikat) dengan dua set langsung (6-3 dan 6-3).

Ini merupakan gelar grand slam ketiga dalam karier Kerber. Sebelumnya, pada tahun 2016, Kerber sukses merebut dua titel grand slam, masing-masing Australia Terbuka dan Amerika Serikat Terbuka. Ini juga menjadi kemenangan kedua Kerber atas Serena di final grand slam setelah Australia Terbuka 2016.

Kemenangan ini juga menegaskan Kerber sebagai petenit all round, karena memenangi turnamen di lapangan keras maupun di lapangan rumput. Hanya di turnamen gran slam tanah liat (Prancis Terbuka) yang belum berhasil dimenangkannya.

Kemenangan Kerber di final kali ini pun tak lepas dari banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh Serena. Petenis yang baru saja punya momongan ini tercatat membuat 24 unforced error, sementara Kerber cuma lima.

“Saya tahu harus menampilkan permainan terbaik saya saat melawan seorang juara seperti Serena. Selalu menjadi sebuah kehormatan berada satu lapangan dengannya,” jelasnya.

Sedangkan bagi Serena, kekalahan ini memupus harapannya untuk meraih gelar grand slam pertamanya sejak menjadi seorang ibu. Meski begitu, ia tak terlalu kecewa.

“Saya benar-benar gembira bisa melangkah sejauh ini. Tentu saja mengecewakan, tapi saya tak boleh sedih. Begitu banyak hal yang menanti saya dan saya baru saja memulai. Untuk semua ibu di luar sana, saya bermain untuk kalian hari ini. Angelique adalah pribadi luar biasa dan teman yang sangat baik. Dia bermain luar biasa,” ucap juara Wimbledon tujuh kali ini.

Baca Juga:

Continue Reading

Olahraga

LIGA 3 :Persiba Bantul Daftarkan 19 Pemain

Published

on

Persiba Bantul

Kilasjogja.com, Sepak Bola – Tim Persiba Bantul siap mengikuti Kompetisi Liga 3 Nasional. Manajemen tim berjuluk Laskar Sultan Agung mendaftarkan 19 pemain untuk berkompetisi musim ini.

Jumlah 19 pemain ini menurut Manajer Tim Persiba Bantul, Endro Sulastomo tergolong cukup minimalis. Pasalnya, manajemen sebenarnya ingin mendaftarkan sekitar 22 pemain untuk mengarungi kompetisi musim ini untuk memenuhi kebutuhan ideal skuad.

Hanya saja, jelang penutupan pendaftaran pemain, ada tiga pemain yang sudah mencapai kesepakatan dan siap didaftarkan, ternyata bermasalah dengan administrasinya.

“Semula ada empat pemain yang sudah siap kami daftaran, tapi hanya satu yang bisa didaftarkan. Sedangkan tiga lainnya tidak bisa karena bermasalah,” jelasnya.

Skuad tim Persiba Bantul terdiri dari, Fadzan Adzima, M Afzian Nursan (kiper), Slamet Widodo, Kesuma Satria Yudhistira, Azmi Al Muzaham, Diky Pratama Putra, M Halili, Faisal Nur Abidin, Dymas Khabul Pratama (bek), Johan Manaji, Arif Satyayudha Alkanza, Untung Wibowo, Bagus Tri Atmojo, Andres Renaldo Sesa (gelandang).

Sedangkan di lini depan ada Yohanes Edgard Rahawarin, M Fiky Aditya Rachmad, Awaludin Saputro, Resky Ramadhan dan Rezza Ajie Yudhantara.

“Untuk sementara kami akan maksimalkan skuad yang saat ini ada. Jika dilihat dari kualitas pemain, kami rasa tak ada masalah dan mereka selama ini telah membuktikannya. Tinggal dimantapkan di sepekan terakhir ini,” jawabnya.

Persiba Bantul tergabung di grup empat yang berisi Persipur Purwodadi, Persatu Tuban dan Persijap Jepara. Kekuatan tim-tim yang akan menjadi pesaing di kompetisi musim ini tergolong seimbang. Meski mengaku dari sisi teknis pemain-pemain yang ada di tim ini sudah cukup bagus dan memadahi, namun manajemen tetap akan berupaya menambah pemain pada putaran kedua mendatang.

“Kami akan coba tambahkan pemain dari region daerah itu di putaran kedua mendatang,” tukasnya.

Baca Juga:

Continue Reading

Olahraga

Cristiano Ronaldo Pindah Ke Juventus

Published

on

Kilasjogja.com, Sepak Bola – Piala Dunia 2018 masih berlangsung, tapi kejutan malah datang dari bursa transfer pemain! Cristiano Ronaldo Pindah Ke Juventus beberapa musim ke depan. Setelah sempat diterpa isu kepindahannya dari Real Madrid, eh akhirnya beneran kejadian deh. Dipinang dengan mahar 99.2 juta Poundsterling, transfer ini akan memastikan Juve punya tenaga pemain terbaik dunia ini dalam skuadnya. Seorang legenda yang pernah bikin sakit hati mereka di Final Liga Champions. Tujuan Juventus pun sepertinya sudah bisa ditebak, yaitu juara Liga Champions musim depan. Tapi, tahukah kamu, sebelum bergabung dengan Juventus, Ronaldo memiliki fakta karir yang sangat hebat di Real Madrid, baik dalam urusan gol dan permainan secara kolektif. Nggak percaya? Langsung aja deh kamu simak fakta tentang Cristiano Ronaldo ini.

5 Fakta Karir Cristiano Ronaldo di Real Madrid

1. Cristiano Ronaldo pemain yang memiliki total harga transfer tertinggi dihitung awali karirnya saat di Sporting Lisbon.

CR7 Pindah Juve

CR7 Pindah Juve

Cristiano Ronaldo mengawali karirnya di salah satu klub Portugal bernama Sporting Lisbon. Mencuri perhatian ketika bermain melawan Manchester United, menjadi awal karirnya yang keren kayak sekarang ini. Ronaldo lalu dibeli oleh MU dengan harga yang cukup murah, cuma 17 juta pounds. Harganya mulai meroket setelah membawa MU juara, Real Madrid lalu membelinya dengan harga fantastis saat itu yaitu 84.6 juta pounds.Sembilan tahun main bareng Real Madrid, ternyata nggak bikin pemain satu ini bertahan hingga pensiun. 10 Juli 2018, Ronaldo akhirnya resmi diperkenalkan oleh Juventus dengan harga transfer mencapai 105.3 juta pounds! Ya, walau masih jauh dari harga jual Neymar, tapi harga tinggi yang diemban sama Ronaldo ini nunjukin dirinya masih punya kualitas di umur 33 tahun. Uang sebanyak itu kira-kira kalo jadi es dawet bisa sebanyak apa ya? Nggak kebayang deh.

2. Mengenakan nomer “9”, Julukan nama CR7-nya pun sempat  hilang dan berubah jadi CR9.

Ronaldo Pernah ganti nomor punggung

Ronaldo Pernah ganti nomor punggung

Ronaldo selalu dikenal doyan banget pake nomer 7. Entah mitos atau fakta, tapi ketika Ronaldo nggak pake nomer 7, kemoncerannya seperti hilang dan meredup. Tapi, ketika nomer 7 disematkan di punggungnya, dirinya seperti berubah menjadi mesin gol di lapangan hijau. Emang agak lebay, tapi ini faktanya.

Di Real Madrid sendiri Ronaldo awalnya menggunakan nomer 9, julukannya pun sempat berubah menjadi CR9 bukan CR7. Sayangnya kegarangannya di atas lapangan tiba-tiba hilang. Hingga akhirnya Real Madrid memberikannya nomer 7 dan menjadikannya andalan di lini depan. Alhasil, Madrid dibawanya jadi langganan juara Liga Spanyol dan Liga Champions. Mantap deh, emang paling pas julukan buat Ronaldo, CR7 deh.

3. CR7 mempersembahkan 15 trofi selama 9 tahun bersama real madrid.

Ronaldo mempersembahkan 15 trofi kepada real madrid

Ronaldo mempersembahkan 15 trofi kepada real madrid

2 Piala LA Liga, 2 Copa Del Rey, 4 Piala Liga Champions, 2 Piala UEFA Super Cup, 3 Piala Dunia Antar Klub, dan 2 Piala Super Copa diberikan Ronaldo pada Real Madrid. Harga 85 juta pounds saat itu pun jadi terasa murah kalo ngeliat prestasi yang dikasih sama Ronaldo ini. Legenda banget deh ini, lemari pialanya sampe nggak cukup buat nampung nih kayaknya.

4. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi ditakdirin buat jadi rival Ballon d’Or Lalu siapa rival CR7 di Seria A.

Ballon d’Or CR7

Ballon d’Or CR7

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, seperti udah ditakdirin buat jadi rival dalam dunia sepak bola. Berada di dua klub yang punya sejarah rivalitas tinggi bikin dua pemain ini saling bersaing agar bisa jadi yang terbaik. Ronaldo dengan kemampuan fisiknya yang kayak robot dan Messi yang lebih dikenal dengan sentuhan magisnya bersama Barcelona. Selama berseragam Real Madrid, Cristiano Ronaldo pun udah ngedapetin 4 penghargaan Ballon d’Or. Jumlah penghargaan Ballon d’Or Ronaldo ini pun setara dengan Messi. Hmm.. Legenda hidup dunia nih Ronaldo sama Messi.

Kepindahan Cristiano Ronaldo ini emang jadi sebuah kejutan bagi banyak orang. Awalnya diprediksi akan menjadi legenda dan pensiun di Real Madrid, eh, Cristiano Ronaldo malah memutuskan pergi dari Bernabue setelah 9 tahun lamanya. Hmm.. Perlu tantangan baru kah? Cuma Ronaldo yang tahu.

So, kira-kira kemonceran Ronaldo bakal berlanjut di Liga Italia nggak ya? Kita simak aja kiprah Ronaldo sama Juventus musim depan. Dan moga-moga Messi nggak kangen deh, setelah kepergian Ronaldo ini, karena La Liga bakal sepi banget tanpa rivalitas dua pemain alien ini.

 

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita