Connect with us

Automotive

Toyota C-HR Indonesia Dengan Harga 500 Juta Rupiah

Published

on

Toyota C-HR
otodriver.com

Kilasjogja.com, Automotive – Semenjak di tampilkan GIIAS 2017 Toyota C-HR akhirnya Toyota Indonesia dengan resmi merilis tanggal salah satu produk andalan mereka pada tangga 10 April 2018 ini. Selama GIIAS berlangsung memang PT Toyota Astra Motor memang sedang fokus untuk mempersembahkan duet andalan mereka yaitu Toyota Rush dan Daihatsu Terios baru. karena Rush dan Terios adalah mobil yang jadi volume maker, mereka tentunya harus benar-benar serius jika ingin konsumen tidak berpaling ke kompetitor lainya.

Sebelumnya (7/2/18), bocoran harga mobil segmen crossover ini rupanya sudah beredar, dan tercatat di situs resmi Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri.
Dari data ini terlihat harga Nilai Jual Kendaraan Bermotor untuk Toyota C-HR dan juga varian yang akan disediakan.

Dari data tersebut ternyata Toyota hanya menawarkan dua varian, yaitu C-HR 1.8 A/T dan C-HR 1.8 HV A/T (hybrid). Keduanya dibekali transmisi otomatis. Sementara untuk model 1.2 turbo tak ada dalam catatan.

Dalam data tersebut juga terlihat Toyota C-HR 1.8 A/T memiliki harga NJKB sebesar Rp 359 juta, sedangkan varian C-HR 1.8 HV A/T lebih mahal, yaitu Rp 429 juta.

Harga tersebut bisa dikatakan harga off the road. Yang nantinya, harga on the road Toyota C-HR sendiri bisa saja berbeda-beda karena tergantung tambahan pajak lainnya, termasuk pajak yang ditentukan di masing-masing daerah.

Spesifikasi Toyota C-HR Dengan Harga 500 Juta

Tenaga yang dikeluarkan setiap varian Toyota C-HR akan berbeda-beda. Dimana untuk varian Hybrid yang memiliki mesin 1.8 Liter akan mampu menghasilkan tenaga maksimal mencapai 96.51 Horsepower dan torsinya mencapai 193 Nm. Menariknya lagi, mesin tersebut akan dihubungkan ke motor listrik yang mampu menghasilkan power maksimum mencapai 71.05 Horsepower dan torsi 163 Nm. Selain itu, mobil Toyota CHR hybrid juga dilengkapi sistem transmisi CVT dengan sistem penggerak roda depan.

Bagi yang menyukai mesin berteknologi Turbo, maka wajib menantikan Toyota CHR yang dilengkapi mesin bensin turbocharged. Tipe ini jauh lebih powerfull, karena mesin yang dipakainya mampu mengeluarkan tenaga maksimum mencapai 113.94 Horsepower dan torsi puncak 185 Nm. Mesin tersebut akan dihubungkan dengan sistem tranmisi manual 6 percepatan dengan sistem pengerak roda depan ataupun semua roda yang dimilikinya. Tak hanya itu, Toyota juga menyediakan varian continuously variable transmission (CVT) yang sama-sama bertenaga.

Kemudian untuk varian mesin naturally aspirated mampum menghasilkan tenaga mencapai 147.45 Horsepower dan torsi puncak sebesar 193 Nm. Sayagnya hanya tersedia pilihan transmisi otomatis atau CVT yang disempurnakan oleh sistem penggerak roda depan. Hadirnya tiga varian mesin berbeda otomatis akan mempengaruhi harga Toyota C-HR. Walaupun harganya akan dibanderol sangat mahal, namun mobil ini menawarkan berbagai teknologi canggih yang menghiasi sisi interior ataupun ekterior. Selain itu, tersedia pula sistem keamanan dan keselamatan sangat lengkap.

Untuk bersaing melawan Honda HR-V dan Nissan Juke, Toyota harus melengkapi mobil ini dengan fitur yang lengkap. Melihat kedua rivalnya tersebut, Toyota C-HR wajib memiliki sistem pengereman ABS yang dipadukan dengan EBD dan BA agar sistem pengeremannya semakin maksimal. Tak hanya itu, Toyota juga harus membekalinya dengan interior canggih, seperti Airbag pada setiap sisi, dan fitur multimedia yang dilengkapi sistem audio mumpuni dan layar sentuh berukuran besar yang nantinya akan terhubung ke sensor parkir ataupun sistem navigasi GPS.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Automotive

All New Ertiga Sasar Pasar Global

Published

on

Kilasjogja.com, AUTOMOTIVE – PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki di Indonesia berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

Seiji Itayama, President Director PT SIM bangga bisa berkontribusi bagi ekspor Indonesia, “Ekspor produk terbaru kami, yaitu All New Ertiga dan NEX II mulai dilakukan. Dua produk ini merupakan karya anak bangsa yang dibuat di Cikarang dan Tambun dan telah menjadi produk global. Selain itu, peresmian ekspor ini merupakan dukungan terhadap kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan ekspor dan memajukan perekonomian dalam negeri” jelasnya.

Ekspor ini juga merupakan dukungan PT SIM atas rencana roadmap 4IR atau Revolusi Industri 4.0 yang dicanangkan Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian. Dalam roadmap tersebut, industri otomotif menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi dalam negeri dengan perannya sebagai pemain terkemuka dalam kegiatan ekspor.

Berdasarkan roadmap tersebut, Suzuki telah mengambil langkah besar dengan menunjuk Indonesia sebagai pilar ketiga basis produksi mobil dan motor di dunia setelah Jepang dan India. Selain itu, diberlakukan juga Suzuki Quality Policy yang memprioritaskan kepercayaan dan keamanan konsumen, serta lebih responsif pada pengembangan kualitas sumber daya manusia, manufaktur, dan pasar sehingga menjadikan Suzuki sebagai brand yang dipercaya baik nasional maupun global.

Khusus untuk Ertiga, PT SIM mulai melakukan ekspor pada tahun 2013. Hingga 2018, sebanyak 42.158 unit Ertiga telah berhasil dikapalkan ke 28 negara. Tren positif ini terus berlanjut dengan dimulainya ekspor All New Ertiga. Acara peresmian hari ini mengawali ekspor 12.000 unit All New Ertiga ke Meksiko, Filipina, dan 20 negara lainnya yang tersebar di benua Asia, Amerika Latin, dan Oseania.

Tidak hanya mobil, Suzuki juga melakukan ekspor sepeda motor. Dimulai pada tahun 2012, Suzuki pertama kali mengekspor Satria FU150, Smash FI, Nex, dan Let’s dalam bentuk CBU. Kemudian pada tahun 2014 Suzuki mengekspor sepeda motor CBU Address dan 2016 mengekspor CBU GSX Series.

Sedangkan ekspor dalam bentuk CKD dimulai pada tahun 2012 dengan produk Shogun 125, Satria FU150, Raider (Youngstar), Thunder 125, Shooter, Nex, dan Let’s. Total hingga September 2018 sebanyak 699.481 unit sepeda motor baik CBU dan CKD telah diekspor ke 39 negara.

Pada momentum peresmian ekspor hari ini, Suzuki turut mengapalkan NEX II ke Filipina dalam bentuk CBU. Kemudian untuk ke depannya, Suzuki juga akan mengekspor NEX II dalam bentuk CKD

ke Kamboja. Saat ini, Suzuki telah mulai mengapalkan sebanyak 4.456 unit NEX II sejak Agustus 2018. Hingga Maret 2019, Suzuki menargetkan akan mengekspor 18.660 unit NEX II ke dua negara tersebut.

Dengan total lima pabrik yang berlokasi di Cakung, Tambun, dan Cikarang, Suzuki memproduksi komponen, mesin, transmisi, dan perakitan sepeda motor dan mobil untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan luar negeri. Sepeda motor Suzuki seperti GSX-R150, GSX-S150, GSX150 Bandit, Satria F150, Address, NEX II, dan Smash diproduksi di Tambun I. Sementara mobil APV, Futura, dan Karimun Wagon R di Tambun II, dan All New Ertiga dibuat di Cikarang.

Melalui keempat pabrik tersebut, Suzuki berharap kegiatan ekspor bisa meningkat setiap tahunnya sehingga berdampak positif baik untuk Suzuki maupun untuk perekonomian Indonesia.

“Pada tahun 2017, 33 persen pendapatan kami bersumber dari ekspor dan kami menginginkan hal ini bisa naik setiap tahunnya. Oleh karena itu, kami ucapkan terima kasih atas bantuan dan dorongan Pemerintah Indonesia yang terus membantu kemudahan ekspor Suzuki. Hal ini semakin memacu kami untuk memperluas ekspor ke negara-negara tujuan baru,” tutup Itayama.

Baca Juga:

Continue Reading

Automotive

POLRI Pesan Puluhan Kawasaki Ninja Z900

Published

on

Kawasaki Ninja Z900 POLRI

Kawasaki Ninja Z900 Menjadi Pilihan POLRI

Kilasjogja.com, NASIONAL – POLRI Pesan Puluhan Kawasaki Ninja Z900, Tak diragukan lagi bahwa jajaran sepeda motor besar (moge) yang saat ini digunakan oleh anggota polisi di Indonesia, semakin beragam.

Bahkan, beberapa moge tersebut juga tak sedikit yang berada di segmen keals premium. Hal tersebut memang ditujukan untuk mendukung segala kinerja POLRI.

Nah, satu berita yang cukup menarik bahwa belum lama ini baru saja pihak Kepolisian Republik Indonesia dikabarkan telah membeli model moge kelas premium. 

Model tersebut yakni Kawasaki Z900 yang harga jualnya mencapai ratusan juta rupiah. Tentu saja, hal ini menjadi satu kabar yang menarik perhatian.

Terkait dengan kabar tersebut, dalam hal ini Michael C Tanadi yang mana selaku Deputy Head & Sales Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) turut mengatakan jika informasi yang terdengar oleh pihaknya tersebut memang diketahui dari diler bersangkutan yang mana pembelian itu atas nama Polri.

“Secara jumlah hanya 20 unit, katanya tahun ini 20 unit dulu dan minta dicat hitam semua,” ujar Michael pada Jumat (21/9/2018) sore.

Tak sampai di situ saja, bahkan Michael pun juga turut menjelaskan bahwa terkait dengan mengenai harga moge yang memiliki mesin berkubikasi 946 cc itu.

Dimana, Michael mengatakan jika harga dari moge Kawasaki Z900 ini dibanderol Rp 225.000.000 dengan status on the road DKI Jakarta.

“Unitnya sudah terpenuhi semuanya. Kami berharap bisa lebih banyak lagi nantinya,” ucap dia.

Terlepas dari hal tersebut, salah satu moge andalan Kawasaki itu sebelumnya sudah resmi meluncur perdana di Indonesia pada Maret 2017. Secara konsep desain, mengusung Sugomi seperti Z800 dan Z1000.

Sementara itu, untuk segmen jantung pacu, dilaporkan bahwa Kawasaki Z900 ini bakal dibekali mesin 4 silinder segaris DOHC 16 klep, berpendingin cairan, dengan kapasitas mesin 946 cc dari bore x stroke 73,4 mm x 56 mm. Tentu, dengan banderol ratusan juta tersebut dinilai sudah cukup sepadan jika dipadankan dengan spesifikasinya.

Baca Juga:

Continue Reading

Automotive

Innova Terbaru Hasil Uji Tabrak Masih Menjadi Yang Terbaik

Published

on

Innova terbaru hasil uji tabrak

Kilasjogja.com, OTOMOTIF – Innova terbaru hasil uji tabrak masih menjadi yang terbaik dengan mendapatkan rating 5 uji tabrak di lakukan.

Toyota memang menghadirkan MPV premium yang cukup aman dengan kecanggihan tinggi. Tak lain dan tak bukan yakni Innova terbaru yang mana kini sudah berumur 2 tahun sejak diluncurkan pada 2016 silam. Mobil MPV andalan pabrikan asal Jepang ini tak hanya dipasarkan di Indonesia melainkan juga di negara Asia lainnya. Di India, varian Innova pun menjadi mobil premium.

Pada sisi lain, Innova sendiri mendapat hati dari konsumen sebagai MPV premium yang sangat populer. Lantas, apa sih yang paling menarik dari mobil ini? Tingkat keselamatannya kah? Bisa jadi.

Bukan tanpa alasan mengingat kali ini Toyota Innova dilaporkan telah mendapatkan rating 5-star dari tim penguji, ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries 2018).

Rating tinggi yang didapatkan oleh unit Innova tersebut diperoleh setelah lulus sertifikasi pada saat diuji melalui beberapa tantangan tabrakan. Ditabrakkan ke depan, ditabrak dari sisi kanan maupun kiri.

Dan hasilnya pun sangat memuaskan, baik bagi pihak produsen maupun para konsumen.

Sementara itu, menurut informasi yang beredar, memang Toyota Innova mendapat rating 5-star untuk versi 5 airbags dan 4-star untuk versi 3-airbags. Untuk jumlah point yang dikumpulkan Innova untuk Adult Occupant Protection (AOP) sebesar 14.10 poin. Sedangkan untuk Child Occupant Protection (COP) mencapai 76 persen.

Sementara itu di satu sisi, syarat mendapat rating 5-star adalah harus dilengkapi dengan Electronic Stability Control(ESC) untuk AOP. Sementara unit yang dilengkapi dengan Anti-lock Braking System (ABS), Seatbelt Reminder (SBR) untuk penumpang dan pengendara, ISOFIX, dan top tether menjadi syarat untuk mendapatkan rating 4-star untuk COP.

Di samping itu, sebagai tambahan informasi saja bahwa untuk unit Innova yang diuji tabrak ASEAN NCAP ini adalah generasi Innova yang diproduksi tahun 2015 dan merupakan model 2016 varian 2.0S MT dengan mesin bensin 2.0L. Selain itu, sampai saat ini varian Innova ini sudah mulai diproduksi di Indonesia dan beredar di Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita