Connect with us

Entertainment

Livi Zheng Angkat Kebudayaan Indonesia

Published

on

Livi Zheng Sutradara Hollywood Asal Blitar

Kilasjogja.com, Film – Sutradara Hollywood asal Indonesia Livi Zheng baru-baru ini pulang kampung kekota kelahirannya di blitar, tujuan kepulangan Livi adalah untuk menerima penghargaan dari bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M. M., selain hal tersebut  livi Zheng bekerjasama dengan bupati blitar untuk menggarap film yang bertujuan untuk meningkatkan potensi kota blitar.

Sebagai catatan, livi zheng terkenal melalui film perdanannya yang berjudul “Brush with Danger“.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menerima penghargaan ini. Saya besar di Blitar dan keluarga saya berasal dari Blitar. Blitar memiliki tempat yang sangat spesial di hati saya. Saya selalu rindu orang-orang dari Blitar dan juga makanannya,” kata Livi Zheng.

Saat ini Livi sedang menggarap dua film di sukabumi dengan judul “Second Chance,” dalam film tersebut menampilkan adegang menantang.

Film lain yang sedang digarap di Indonesia berjudul “Life is Full of Surprises,” yang menampilkan ilmu cambik api, sepak bola api, dan pencak silat.

“Kita lagi (membuat) koreografi. So, I think it will be cool. Kita akan syuting pada malam hari,” ujar perempuan yang memulai karirnya sebagai pemeran pengganti di usia 15 tahun ini.

Ini bukan pertama kalinya Sutradara Hollywood asal blitar ini mengakat kebudayaan Indonesia ke dalam film. “Bali: Beats of Paradise,” merupakan salah satu film garapan Livi yang mengangkat kebudayaan Bali beserta masyarakatnya dari kisah kehidupan pasangan I Nyoman Wenten dan Nanik Wenten, Rencananya film “ini akan tayang di bioskop Amerika tahun depan.

Banyak kebudayaan Indonesia yang menarik perhatian Sutradara kelahiran tahun 1989 ini. Dengan menggandeng Aktor Hollywood asal Indonesia Yayan Ruhiyan a.k.a Maddog dalam film The Raid membuat sebuah film dengan judul “The Bull Race.”

Kepada teman-teman yang ingin terjun ke industri film seperti dirinya, Livi berpesan “untuk terus membuat film jangan pernah menyerah dan terus berlatih jika film itu sama seperti olah raga tinju.” pungkas Livi.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.