Connect with us

Nasional

Rumah Tahanan Koruptor Di Resmikan oleh KPK

Published

on

Kilasjogja.com, NASIONAL – Kasus korupsi di negara ini bisa dibilang seperti cerita bersambung (Cerbung), setiap harinya ada episode baru dengan karakter pemain dan judul kasus yang baru.

Walapun negara ini sudah memilik Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) namun para koruptor ini seperti hama tikus yang sangat sulit di berantas, dan mungkin inilah yang menjadi inspirasi bagi KPK untuk membuat rumah tahanan khusus bagi para pelaku korupsi.

Rutan yang terdiri dari 3 lantai ini dengan ukuran 25×20 Meter ini nantinya akan di pergunakan sebagai rumah tahanan

para terduga kasus korupsi agar penyelidikan atas kasus mereka bisa di lakukan lebih intensif dan tentunya menghindari pelarian para koruptor saat mereka masih dalam penyelidikan.

Pihak KPK sendiri berharap rutan ini nantinya bisa dikembangkan mengingat kasus korupsi ini sudah menjadi laten dinegara ini kemungkinan dengan ukuran rutan saat ini akan tidak memadai lagi untuk 5 sampai 10 tahun kedepan.

Gedung seluas 839,4 meter persegi ini memiliki tiga lantai dan berkapasitas 37 tahanan yaitu 29 sel untuk pria dan 8 sel untuk wanita, 11 tahanan dari rutan KPK sebelumnya sudah dipindahkan kerumah baru mereka saat ini.

Mengintip Penjara Baru KPK

Tahanan perempuan dan tahanan laki-laki berada di ruangan yang berbeda. Terdiri dari 9 kamar untuk tahanan laki-laki dan 4 kamar untuk tahanan perempuan.

Ruangan yang disediakan oleh rutan KPK ini tergolong sangat sempit untuk ditempati oleh 3 sampai 4 orang hal ini mungkin sengaja untuk diset sekecil itu agar para koruptor itu bisa berpikir di ruangan yang sempit kali ya?.

Toilet disediakan di dalam kamar rutan dengan tanpa pintu. Semoga aja para koruptor yang terbiasa mewah bisa mawas diri disini, Tak ketinggalan, pengamanan di rutan baru ini juga jadi yang utama. Meski status penghuni rutan belum jadi terpidana tetap tidak boleh sembarangan.

KPK juga menyediakan fasilitas ruang makan untuk memungkinkan penghuni rutan bersosialisasi dengan sesama tersangka/terdakwa kasus.

Menurut KPK rutan ini sudah menjadi standart kelayakan yang telah ditetapkan oleh negar, kalau menurut kalian apakah penjara ini layak untuk para pelaku korupsi yang jelas-jelas merugikan negara ini secara langsung?

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.