Connect with us

News

Revitalisasi Malioboro Dikebut

Published

on

Revitalisasi Malioboro

Kilasjogja.com, JOGJA – Revitalisasi semi pedestrian kawasan Malioboro tahap dua ditargetkan selesai akhir tahun 2017.

Muhammad Mansyur, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY mengatakan penataan semi pedestriaan Malioboro tahap kedua sendiri sudah masuk pada tahapan pemasangan street furniture berupa bangku-bangku di area Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

” Revitalisasi tahap kedua akan diselesaikan sesuai batas waktu akhir November. Saat ini progres penataannya sudah mencapai kisaran 75 hingga 80 persen,” terangnya.

Untuk pembangunan toilet underground progresnya sama dikisaran 75 persen hingga 80 persen dan ditargetkan baru rampung akhir tahun 2017 ini.

Untuk penataan semi pedestrian Malioboro sudah mulai dipasang bangku-bangku tanpa sandaran di area Titik Nol Kilometer.

Selanjutnya untuk tahap akhir baru akan dipasangi lampu-lampu dan vegetasi baik yang di bawah maupun gantung nantinya.

Untuk memfasilitasi ajang pertunjukan dan pentas seni disediakan plaza atau plataran di area Titik Nol Kilometer yang lebih terbuka dan leluasa.

“Kami bersyukur di lapangan tidak terlalu banyak hambatan. Jika ada yang perlu diperbaiki atau ditambah masih memungkinkan nantinya,” jelasnya.

Pemda DIY terus berupaya agar revitalisasi kawasan semi pedestrian Malioboro tahap kedua bisa diselesaikan secara tepat waktu. Harapannya di awal tahun 2018 sudah selesai.

Tentunya setelah semua tahapan pembangunan fisik bisa diselesaikan, akan segera ditindaklanjuti sosialisasi ke masyarakat.

Sosialisasi tersebut perlu dilakukan dengan harapan masyarakat bisa proaktif untuk menjaga kekhasan dan kelestarian yang ada di Malioboro.

“Setelah pembangunan fisik tahap kedua selesai bukan berarti tidak ada tindaklanjut. Karena kami menyadari untuk merawat dan menjaga kebersihan serta kekhasan yang ada di Malioboro tidak hanya menjadi tanggungjawab Pemda DIY atau Pemkot Yogyakarta,” ungkap Gatot Saptadi, Sekda DIY.

Terkait penataan Malioboro yang didalamnya termasuk PKL bisa dilakukan dengan baik. Pihaknya akan berkoordinasi dengan UPT Malioboro dan semua stakeholders terkait.

Dengan adanya sinergitas tersebut diharapkan informasi yang disampaikan lebih cepat sampai kepada masyarakat termasuk PKL

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.