Connect with us

News

Rencana Pembangunan Gedung Baru DPR

Published

on

RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG BARU DPR

Kilasjogja.com – Rencana pembangungan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendapatkan kritikan dari mantan Ketua DPR Marzuki Alie. Seharunya para anggota DPR lebih sadar dan paham dengan kondisi keuangan negara yang masih belum baik.

“Saat ini kita mengalami defisit di APBN yang luar biasa, kondisi fiskal juga masih bermasalah dan penerimaan pajak masih jauh dari yang ditargetkan, harusnya paham donk” kata Marzuki Alie di Istana Kepresidenan, Rabu (23/08/2017).

Menurut beliau, gedung baru parlemen belum begitu mendesak karena hasih audit yang dilakukan oleh Kementrian PUPR bahwa gedung tersebut masih bisa bertahan 50 tahun kedepan, dari pada harus dipergunakan untuk membangun sebuah gedung alangkah lebih baiknya kalau dana tersebut bisa dialokasikan untuk kepentingan jauh lebih mendesak, seperti Progaram-program yang untuk kemasyarakatan dan pendidikan. Toh, masih banyak anak-anak dipelosok negeri ini yang masih sangat kesulitan dalam mengakses pendidikan.

“Berikanlah untuk biaya pendidikan. Manfaat untuk anak-anak kita lebih luar biasa. Tolonglah teman-teman saya di sana (DPR) bersabar dululah. Berempatilah dengan situasi sekarang,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo memanggil saya ke Istana Negara dalam kapasitas saya sebagai Ketua Dewan Penasihat Asosiasi Perguruan Tinggi Se-Indonesia bahwa pendidikan di Indonesia ini masih normatif belum mengikuti kemajuan saat ini. Asosiasi Perguruan Tinggi Se-Indonesia (APTISI) sangat senang dengan perhatian yang diberikan oleh Presiden terhadap pendidikan, Presiden meminta agar Program Studi di Perguruan Tinggi disesuaikan dengan kemajuan dan perkembangan zaman saat ini, “Misalnya nanti ada digital ekonomi, manajemen logistik dll”, ujarnya.

beliau berharap alokasi dari anggaran pendidikan jangan sampai dikurangi Rp 1,6 Triliun. Karena apabila ada pengurangan akan sulit mempersiapkan SDM yang mumpuni untuk itu.

“Saya kira bagus Presiden memanggil kita yang bergerak di bidang pendidikan. Kami semua ingin berkontribusilah, tadi ada banyak masukan,”.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.