Connect with us

News

Program Bedah Rumah Semakin Mudah

Published

on

Bedah Rumah Pemda Sleman

SLEMAN- Pemkab Sleman terus melakukan program bedah rumah kepada masyarakat yang dianggap kurang mampu. Apalagi kini program beda rumah bisa dilakukan meski penerima bantuan tidak memiliki sertifikat tanah. Asal ada kerelaan secara tertulis dari pemilik tanah, bisa dibantu dengan program bedah rumah.

“Dengan demikian bagi warga yang benar-benar tidak memiliki tanah bisa mendapat bantuan asal ada orang yang merelakan tanahnya untuk dibangun,” terang Drs H Sri Purnomo, Bupati Sleman.

Pekan ini, program bedah rumah sukses merenovasi hunian milik Slamet yang bermukim di Moyudan. Rumah milik Slamet ini merupakan bagian dari 100 rumah target tahun 2016/2017. Harapannya warga dapat memiliki rumah yang layak huni.

“Masyarakat diharapkan ikut mambantu dan berpartisipasi aktif. Sehingga program ini dapat segera diselesaikan dan dapat dimanfaatkan,” jelasnya.

Berdasarkan data Bidang Perumahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Sleman saat ini masih terdapat sekitar 5000 unit RTLH di Sleman. Program bedah rumah untuk meminimalisir rumah tidak layak huni (RTLH) di Sleman.

Rumah-rumah yang akan direnovasi tidak hanya bangunan usang. Namun juga rumah yang belum dilengkapi dengan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK). Selama lima tahun terakhir, RTLH yang telah tertangani melalui dana APBD sejumlah 1.407 unit. Dana perbaikan itu menggunakan APBD Kabupaten Sleman, APBD Provinsi, dan APBN.

Sedangkan dari dana alokasi APBN sejumlah 1.240 unit dan dana APBD Provinsi sejumlah 648 unit. Sedangkan 2016 ini, telah dibangun 455 RTLH melalui dana APBN dan 419 dengan dana APBD. Saat ini RTLH paling banyak berada di wilayah pinggiran dan kawasan padat penduduk. Kawasan tersebut seperti di Depok, Minggir, dan Seyegan.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.