Connect with us

News

Produktivitas Jambu Air Dalhari Menurun

Published

on

Kilasjogja.com, SLEMAN – Tidak seperti tahun sebelumnya, jambu air Dalhari dari Dusun Krasakan Desa Jogotirto Kecamatan Berbah Sleman tahun ini produktivitasnya menurun. Penyebabnya karena cuaca cukup panas dan tidak menentu.

“Biasanya kami panen raya di bulan Agustus, tetapi sekarang baru September panennya. Disamping itu, produktivitasnya menurun sekitar 25 persen,” terang Ketua Asosiasi Jambu Air Dalhari Sembada, Misran di rumahnya, Krasakan, Jogotirto, Berbah.

Cuaca yang tidak menentu itu menyebabkan buah jambu air tumbuh tak maksimal. Disamping itu juga ada beberapa yang terkena jamur, namun tidak busuk. Dia memperkirakan, dua atau tiga minggu kedepan petani jambu air Dalhari masih bisa memanen jambunya, mengingat pohonnya masih banyak yang berbunga.

Hanya saja, jika nanti masuk musim hujan maka jambunya bisa lebih banyak yang rusak. Kalaupun ada yang berbuah, rasa manisnya berkurang. “Sekarang masih banyak bunganya, untuk itu saya mengajak petani jambu air disini untuk membrongsong dengan plastik. Tentu agar kualitasnya terjaga,” imbuhnya.

Untuk harganya sendiri, Misran dan petani lain menjual seharga Rp 20-30 ribu perkilonya. Harga itu untuk jambu dengan kualitas garde A yang dibrongsong. Sedang dibawahnya tak sampai Rp 20 ribu sekilonya.

Menurut Misran, di Berbah ada sebanyak 5.000 pohon jambu air jenis Dalhari. Jika dirata-rata per pohon menghasilkan 200 kg, maka selama setahun bisa berbuah sebanyak 10 ton. Namun karena cuaca panas dan tidak stabil itu, kira-kira 2018 ini hanya berbuah 7,5 ton saja.

“Pesanan di luar masih sangat banyak. Bahkan beberapa pelanggan tetap saya juga tidak kebagihan jambu air ini. Sebab, banyak pula tamu datang kesini untuk mendapat pelatihan tanam, perawatan hingga panennya. Barulah saat pulang mereka bawa oleh-oleh jambu air Dalhari,” tandas Misran.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.