Connect with us

Jogja

Presiden Jokowi Akan Lantik Gubernur DIY

Published

on

Gubernur DIY

Kilasjogja.com, JOGJA – Pemda DIY  tengah menantikan kepastian waktu dan lokasi pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY dari Sekretaris Negara (Sekneg) serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Mendagri, Tjahjo Kumolo telah menyerahkan dua opsi kepada Presiden Jokowi terkait pelaksanaan pelantikan Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur DIY.

Sri Sultan Hamengku Buwono X akan habis masa jabatannya pada tanggal 10 Oktober 207, sementara Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat habis masa jabatannya pada 15 Oktober 2017.

Menurut Tjahjo bila pelantikan dilakukan secara bersamaan pada 15 Oktober 2017, maka perlu dicari Pelaksana Harian Gubernur DIY pada tanggal 10 Oktober sambil menunggu Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 15 Oktober 2017.

Sementara itu, opsi kedua, pelantikan dilakukan secara terpisah. Pelantikan Gubernur DIY dilakukan pada 10 Oktober 2017.

Sementara pelantikan Gubernur DKI Jakarta dilakukan pada 15 Oktober 2017. Pelantikan bisa dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, atau Mendagri Tjahjo Kumolo sendiri.

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno  memastikan bahwa pelantikan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Gubenur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X akan dilaksanaka secara terpisah.

Pratikno mengatakan, pemilihan opsi kedua atas pertimbangan waktu dan administrrasi. Dengan memilih opsi kedua, maka Pemerintah DIY tak perlu mencari Pelaksana Harian untuk menggantikan Sri Sultan Hamengku Buwono X selama beberapa hari.

Adapun pelaksana pelantikan nanti, Pratikno memastikan keduanya akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Namun, untuk lokasi, masih bisa berubah.

Sebagai catatan, pelantikan Sri Sultan Hamengku Buwono ke X pada 2012 lalu dilakukan di Yogyakarta oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SBY kala itu melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X di Istana Kepresidenan Gedung Agung, Yogyakarta.

“Sampai saat ini kami belum menerima kepastian atau keputusan formal soal pelantikan. Mudah-mudahan dalam dua atau tiga hari ke depan sudah ada kepastian.

Saat ini koordinasi dengan pusat maupun rapat persiapan terkait dengan rencana pelantikan terus kami lakukan,” terang Gatot Saptadi, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY.

Gatot menyampaikan, panitia pelantikan Gubernur dan Wagub DIY sudah mempersiapkan dua opsi apabila pelantikan di lakukan di Jakarta atau di Yogyakarta nantinya.

Apabila dilakukan di Jakarta pihaknya hanya support untuk memfasilitasi sesuai dengan ketentuan bagian protokoler dan belum menjadi keputusan melihat kondisi keuangan.

“Kami juga telah mengusulkan apabila pelantikan dilakukan di Jakarta, 55 anggota DPRD DIY agar bisa diundang ke istana tentunya dengan anggaran dewan yang ada. Pemda DIY sudah mempersiapkan anggaran untuk pelantikan tersebut yang ditangani Biro Umum dan Protokol Setda DIY,” jelasnya.

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.