Connect with us

Olahraga

PLAYOFF LIGA2: Skuad PSIM Bertolak ke Malang

Published

on

PSIM YOGYA

Kilasjogja.com, FOOTBALL – Perjuangan skuad PSIM Yogykarta di mulai hari ini. Seluruh skuad Laskar Mataram bertolak ke Malang untuk melakoni babak play off Liga 2 Grup H di Stadion Kanjuruhan mulai 9 Oktober mendatang.

Pada babak ini, PSIM Yogyakarta bakal menentukan nasibnya untuk tetap bertahan di Liga 2 pada kompetisi muim depan.

Dua pemain baru Fachry Muslim asal Persibangga Purbalingga dan Supriyadi dari Persatu Tuban pun ikut dibawa setelah deal dengan manajemen dalam proses negosiasi.

“Fachry dan Supriyadi sudah dealdan sudah kita daftarkan ke PT Liga Indonesia Baru sebagai operator, tinggal menunggu pengesahan,” terang Agung Damar Kusumandaru, manajer PSIM.

Menyusul bergabungnya dua pemain baru itu, maka PSIM saat ini memiliki 26 pemain yang semuanya dibawa ke Malang.

Sebelumnya, dua pemain pilar PSIM, yakni Rangga Muslim dan Said Mardjan hengkan ke Persebaya Surabaya yang saat ini tengah mengikuti babak 16 besar Liga 2.

Erwan Hendarwanto, pelatih PSIM sebelum berangkat ke Malang   mengaku telah berusaha menyiapkan timnya dengan sebaik mungkin. Termasuk menyiakan skema baru dengan hengkangnya Rangga dan Said serta masuknya Fachry dan Supriyadi.

“Tinggal mengasah tendangan bola-bola mati dan drill tendangan penalti. Akan kita lakukan di Malang nanti. Kondisi semua pemain pun, siap tempur dan semoga tetap terjaga hingga pertandingan nanti,” ungkapnya.

PSIM akan mengawali kiprahnya dalam babak play off Liga2 menghadapi Pursipur Purwodadi pada Senin (9/10) mendatang. Selanjutnya bertemu Persewangi Banyuwangi pada 12 Oktober dan terakhir melawan PSCS Cilacap pada 15 Oktober.

Untuk bisa bertahan di Liga 2, PSIM harus bisa menjadi juara grup atau runner up terbaik dari 4 grup yang ada.

Pelatih asal Magelang ini akan menjaga kondisi fisik anak-anak asuhnya agar taktik dan strategi yang akan diterapkan untuk berlaga di babak play off berjalan sesuai rencananya.

Dia juga siap memainkan pola alternatif seperti 3-5-2 atau 3-4-2 pada pemainnya. Itu dilakukan jika formasi 4-2-3-1 ternyata tidak berjalan efektif dan gagal membuahkan gol ke tim lawan di babak play off nanti.

“Semakin banyak pola permainan itu bagus. Lawan tentu kesulitan membaca kekuatan kami,” ujarnya.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.