Connect with us

Gunungkidul

Plankton Rotifera di Perairan Goa Dilem

Published

on

Plankton Rotifera

Kilasjogja.com, GUNUNGKIDUL – Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNY melakukan penelitian tentang keragaman plankton rotifera di Goa Dilem Playen Gunungkidul. Tim yang terdiri dari  Abdul Jalil, Ayu Krisnaningsih, Esa Chorik, Butet Anis, dengan pembimbing Sudarsono MSi  meneliti keseimbangan kehidupan di lingkungan Goa Dilem.

Metode yang kami gunakan adalah observasi langsung komponen biotik beserta abiotiknya. Diawali dengan penentuan titik yang bisa diambil sampelnya.

Zona gelap adalah lokasi titik sampelnya, yaitu menentukan tiga terminal untuk tiga titik pengambilan data. Secara teknis, data dikumpulkan dengan menggunakan plankton Net, kemudian dimasukkan dalam botol ukuran 50 mililiter.

Selanjutnya sampel tersebut diawetkan dengan gliserim dan alkohol 70 persen. Selain plankton, lingkungan juga turut diteliti. Faktor klimatik yang meliputi suhu tanah, suhu udara, intensitas cahaya, kadar keasaman dan kelembapan cukup mempengaruhi keberadaan makhluk hidup di sebuah lingkungan.

Hasilnya, ada 20 jenis plankton yang ditemukan, sebagian besar dari zona gelap. Akan tetapi paling banyak dari kelas Rotifera. Sementara berdasarkan perhitungan indeks keanekaragaman, yang menggunakan rumus Shannon Wiener, menunjukkan bahwa keragaman di Goa Dilem termasuk kategori sedang. Namun demikian ada penemuan unik dalam riset tersebut.

“Kami menemukan satu plankton yang tidak belum jenisnya dalam sumber identifikasi,” terang Abdul.

Abdul menambahkan, dominansi oleh plankton dari Rotifera di perairan Goa Dilem terutama dari jenis Notholca Sp, menyebabkan ketidakseimbangan lingkungan. Lingkungan hanya mampu memberikan kehidupan pada organisme atau spesies tertentu, sehingga organisme lain tidak dapat mendapatkan kebutuhannya.

Sebagai sumber makanan makhluk hidup laut, keberadaan plankton cukup penting. Mereka banyak hidup di pantai. Ketersediaan plankton di dalam sebuah ekosistem sangat memengaruhi kehidupan hewan lain, seperti ikan.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.