Connect with us

Nasional

Pasukan Elit TNI Untuk Menumpas Terorisme Koopsusgab

Published

on

Pasukan Elit TNI
Image by Nasional Kompas.

Kilasjogja.com, NASIONAL – Pasukan elit TNI ini adalah Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopsusgab) yang telah di aktifkan kembali oleh presiden jokowi dodo baru-baru ini.

Koopsusgab diketahui merupakan pasukan khusus super elite gabungan antiteror TNI yang terdiri dari Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, dan Satbravo TNI AU dan diresmikan pada Juni 2015 oleh Moeldoko ketika menjabat sebagai Panglima TNI.

Menurut mantan Panglima TNI yang sekarang menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal Moeldoko, menjelaskan bahwa tugas Koopsusgab TNI adalah membantu Polri dalam melaksanak pemberantasan terorisme.

Koopsusgab sendiri terdiri dari masing-masing matra TNI, Angkatan Darat (TNI AD), ANgkatan Laut (TNI AL) dan Angkatan Udara (TNI AU) memiliki satuan atau komando pasukan khusus. Nah dari beberapa matra inilah pasukan khusus dipilih pasukan terbaik yang kemudian dibentuk menjadi pasukan khusus anti teror. Diantaranya, Satgultor – 81 (Satuan 81), Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), Bravo 90 (Satuan Bravo 90).

Kekuatan dari gabungan satuan ini benar-benar dirahasiakan, sehingga tidak diketahui jumlah personel maupun jenis senjata yang digunakan. Semua benar-benar tertutup!

Visi dan Misi Koopsusgab adalah untuk “tidak diketahui, tidak terdengar dan tidak terlihat.”

Koopsusgab ini menguasi berbagai medan, darat, air dan udara. Dalam latihan, pasukan super elite ini digembleng agar jago di mana pun mereka berada.

Determinasi agar selalu beradaptasi dengan kondisi lingkungan membuat pasukan ini mudah menyesuaikan diri dengan misi yang diberikan.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, satuan khusus ini ibarat pasukan siluman. Artinya pasukan ini benar-benar misterius, termasuk kekuatan pasukan yang dimiliki.

Sejak dibentuk pertama kali oleh Jenderal Moeldoko pada 9 Juni 2015, belum ada satu pun publik, wartawan, hingga media yang tahu seberapa besar kekuatan hingga fasilitas yang dimiliki. Segala sesuatu yang terkait Koopsusgab benar-benar dirahasiakan!

Salah satu operasi yang membuat masyarakat makin mengenal pasukan super elite ini adalah saat menjalankan Operasi Woyla di Thailand, oleh Kopassus yang kala itu di bawah naungan ABRI.

Operasi ini adalah operasi pembebasan sandera dalam pesawat Garuda DC-9 Woyla pada 30 Juni 1982. Dalam operasi tersebut super elite ini mampu menumbangkan teroris dalam waktu kurang dari tiga menit.

Itulah beberapa fakta kedigdayaan satuan Koopsusgab satuan super elite gabungan dari berbagai matra TNI. Untuk sekarang tinggal menunggu waktu RUU Anti Terorisme disahkan dan TNI serta Polri bersama-sama bersatu padu memberantas para pelaku teroris.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.