Connect with us

Travel

PANTAI KLAYAR: Tanah Lot Ala Pacitan

Published

on

Pantai Klayar Pacitan

Kilasjogja.com– Namanya memang belum begitu kondang, namun Pantai Klayar mampu memberikan suguhan yang indah nan eksotik. Pantai Klayar terletak kurang lebih 45 km sebelah barat Pacitan, tepatnya berada di Kecamatan Donorojo.

Pantai ini masih terlihat asri dan ‘perawan’, pasalnya baru dibuka untuk umum dua tahun belakangan ini. Hamparan pasir putih membentang, layaknya Pantai Sanur di Bali dan Pantai Sepanjang di Gunungkidul. Kanan dan kiri diapit oleh bukit. Di sisi barat,

Anda dapat naik ke atas bukit untuk melihat pemandangan ke arah laut lepas atau pemandangan di sekitar pantai Klayar. Di sisi sebelah timur Anda dapat memanjat batu karang. Di tempat ini Anda juga bisa menjumpai semacam air mancur yang berasal dari lubang batu karang yang terkena hempasan ombak pantai selatan.

Air mancur atau yang lebih familiar disebut efek blow pipe ini disebabkan oleh tertekannya air laut dan udara yang terjebak di retakan batuan. Sehingga menghasilkan semburan air setinggi belasan meter yang diikuti bunyi melengking.

Jangan kaget jika tiba-tiba ada air mancur menyembur ke atas yang bisa mencapai ketinggian 10 meter. Air mancur ini menghasilkan suara mirip siulan sehingga sering disebut sebagai seruling laut. Konon bagi masyarakat sekitar air mancur tersebut bisa membuat orang awet muda.

Berjalan menyusuri pantai ke arah timur, Anda akan bertemu dengan sungai kecil yang airnya terasa tawar dan mengalir membelah pantai untuk kemudian menyatu dengan air laut.  Jika mengajak putra-putri Anda, biarkan mereka berenang di aliran sungai tersebut, karena aliran tidak begitu deras dan kedalaman hanya sebatas mata kaki orang dewasa.

Batu-batu karang terlihat tinggi menjulang di sebelah timur. Jika diperhatikan batuan karang tersebut mirip dengan bentuk Sphinx yang ada di Mesir. Saat mencoba untuk menyisir pantai yang kebetulan sedang surut, terlihat seorang ibu tengah asyik mencari rumput laut. Ada juga yang membawa rumput untuk pakan ternaknya.

“Ini kali pertamanya saya datang ke Pantai Klayar. Pemandangan cukup memaukau dan menurut saya pantai ini mirip dengan The Beach yang ada di Thailand. Sayangnya cuaca siang ini sangat terik sehingga langsung membakar kulit,” terang Yustiana, salah satu pengunjung.

Perjalanan menuju Pantai Klayar menjadi sensasi dan tantangan tersendiri. Jalanan rusak dibeberapa bagian dan sempit, kelokan tajam serta naik turun bukit akan akan memacu adrenalin.  Ada beberapa ruas jalan dengan tanjakan dan turunan cukup ekstrem. Namun semua akan terbayar dengan keindahan pemandangan bukit layaknya piramida dan lembah yang akan menemani sepanjang perjalanan.

Jika berangkat dari Yogyakarta, jarak pantai Klayar kurang lebih sekitar 110 km. Dengan melewati rute Jl Wonosari – Pathuk – Wonosari – Pracimantoro – Giritontro. Untuk menuju lokasi, Anda harus menggunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil.

Beberapa bagian dari jalan menuju pantai Klayar banyak jalan yang berlubang, jadi Anda harus ekstra berhati-hati. Seringkali terdapat papan petunjuk yang menyesatkan sebaiknya jika Anda tersesat segeralah bertanya sebelum masuk ke dalam bukit yang lebih tinggi lagi.

“Barangkali karena akses menuju pantai ini susah jadi belum banyak orang yang tahu. Padahal jika digarap dengan matang bisa jadi pantai ini menjadi wisata unggulan dari Pacitan,” kata Setyo, pengunjung asal Yogya.

Pantai Klayar bukan merupakan pantai yang bisa dijadikan untuk berenang. Namun pantai ini akan lebih indah jika dinikmati dari sisi pemandangan dan suasananya. Kalau Anda senang dengan dunia fotografi, pantai ini cocok untuk diabadikan dalam bidikan kamera.

Map:

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Travel

Museum Gula Gondang Winangun: Objek Wisata Sejarah Pergulaan

Published

on

Kilasjogja.com, TRAVEL – Diresmikan pada hari Sabtu Kliwon 11 September 1982, Museum Gula Jawa Tengah merupakan satu-satunya objek wisata sejarah pergulaan di Indonesia. Museum yang dibangun atas prakarsa Soepardjo Roestam saat menjabat Gubernur Jawa Tengah itu berlokasi di kompleks Pabrik Gula (PG) Gondang Winangun, Klaten.

Provinsi Jawa Tengah pada zaman penjajahan Belanda hingga masa Indoensia Merdeka memiliki 53 PG. Salah satunya PG Gondang Winangun yang merupakan PG terkecil di Jawa Tengah. Pabrik ini dibangun VOC pada tahun 1860 dan mulai beroperasi tahun 1884. Kapasitas produksinya mencapai 1.500 kuintal gula pasir setiap musim giling.

Suharto, karyawan PG Gondang Winangun yang kini ditugasi menjadi pemandu wisata Museum Gula mengatakan meski pabrik gula terkecil, namun kualitas produksinya terbaik di Jawa Tengah. Penyebabnya antara lain tanah di Klaten dan sekitarnya cocok untuk ditanami tebu.

Menjadi objek wisata sejarah, Museum Gula Jawa Tengah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kepariwisataan. ‘Rest Area’ dan ‘Home Stay’ – kolam renang – kereta mini bermesin diesel untuk keliling kawasan pabrik seluas 5 Hektare.

MUSEUM Gula terbagi dalam dua objek, di dalam dan luar ruang. Dalam ruang berisi beragam alat bercocok tanam tebu, peralatan perkantoran serta foto-foto proses produksi gula pasir. Sedang luar ruang mengetengahkan mesin penggiling tebu, lokomotif lori pengangkut tebu dari kebun ke pabrik, serta mesin pembangkit listrik.

Salah satu objek yang berada di dalam ruang menginformasikan tentang sejarah gula. Disebutkan, tanaman tebu ditemukan pertama kali pada tahun 510 SM di India yang saat itu dikuasai oleh Raja Darius. Penemuan batang tanaman berasa manis itu sangat dirahasiakan. Pada abad VII M ketika Persia berada dalam penguasaan bangsa Arab, ditemukan cara pengolahan tanaman tebu menjadi gula.

Setelah Perang Salib, orang-orang Eropa mulai mengetahui rahasia tanaman gula yang waktu itu masih menjadi barang mewah sehingga dinamai ‘Emas Putih’. Di Inggris pada tahun 1319 gula pasir mulai memasuki pasar Eropa termasuk Inggris, dengan harga dua shilling/pound di London.

 

Dengan tingkat permintaan yang tinggi di Eropa, bangsa-bangsa Eropa mulai melirik ke dunia Timur sebagai lahan potensial tanaman tebu. Termasuk bangsa Belanda, melalui perseketuan dagangnya bernama VOC menanam tebu secara besar-besaran sekaligus membangun pabrik-pabrik gula di Pulau Jawa.

Hingga menjelang Perang Dunia II, pabrik-pabrik gula di Pulau Jawa menjadi produsen sekaligus eksportir gula terbesar di dunia. Museum Gula berikut fasilitas wisata penunjangnya bukan hanya dikunjungi wisatawan Nusantara. Namun juga wisatawan mancanegara, terutama dari Negeri Belanda. Di antara warga negara Belanda yang menjadi pengunjung tetap adalah anak keturunan de Meyer yang ditengarai menjadi direktur pertama PG Gondang Winangun.

Baca Juga:

Continue Reading

Travel

Penginapan Murah dan Ngehits Di Jogja Instagenik Ala Milenial

Published

on

Penginapan Murah

Kilasjogja.com, TRAVEL – Saat ini semakin banyak penginapan murah yang instagenik di yogyakarta, sebagai destinasi wisata favorite tentunya jogja harus memberikan kenyamanan kepada para pengungjung dengan berbagai tema liburan yang bisa didapatkan disini. demi memberikan hal tersebut beberapa hotel dibawah ini menawarkan design hotel yang unik dan menarik sekaligus bisa di pergunakan bagi kita yang ingin selfi untuk update instagram dengan latar belakang atau background keren dari hotel-hotel ini.

Rumah Paris Bed & Breakfast Hotel

Rumah Paris Bed

Penginapan Murah Jogja Rumah Paris Bed

Dibuka pada 2014, keunikan penginapan ini langsung melejit dengan beberapa kali dijadikan tempat syuting film atau video klip musik. Perabotan vintage dan rumah bergaya Eropa sangat mencolok di lingkungannya. Sayangnya, untuk menginap harus reservasi sejak awal jika tak ingin gigit jari kehabisan kamar.

Penginapan Murah Lokal Hotel Jogja

Lokal Hotel Jogja Murah

Lokal Hotel Jogja Murah

Dinding batu bata yang diekspose dengan warna – warni cerah tampak sedap dipandang. Selain itu, ada corak batik kawung menghias lantainya. Bisa dibilang, setiap jengkal Lokal Hotel sangat camera-friendly.

Greenhost Hotel Prawirotaman

Greenhost Hotel Murah

Greenhost Hotel Prawirotaman

Sesuai namanya, penginapan ini mengusung konsep ramah lingkungan. Tanaman sayur hidroponik dan organik dibudidayakan sendiri di tiap sudut. Elemen eco-friendly terwakili dari perabot kayu, pepohonan dan taman dekat kolam.

Adhistana Hotel

Adhistana Hotel

Adhistana Hotel Jogja Murah dan Nyaman

Hanya 5 menit berjalan dari Malioboro, tak kalah otentik adalah Adhistana Hotel. Di sini terdapat sebuah dinding yang dipenuhi jendela – jendela kayu antik berwarna – warni. Cocok untuk latar foto OOTD di Instagram.

The Edelweiss Hotel Yogyakarta

The Edelweiss Hotel Yogyakarta

The Edelweiss Hotel Yogyakarta

Menawarkan panorama indah Gunung Merapi dari balik jendela kamar. Membuka mata di pagi hari, selain kesejukan udara, kamu akan merasakan kecantikan kota Yogyakarta dari rooftop pool.

Grand Palace Hotel Yogyakarta

Grand Palace Hotel Yogyakarta

Grand Palace Hotel Yogyakarta

Desain arsitekturnya mirip dengan istana kaisar Romawi dan pilar – pilar menjulang serta patung di area taman. Tak akan ada yang menyangka, foto liburanmu di Yogyakarta berasa liburan ke Eropa saat menginap di Grand Palace Hotel yang megah dan mewah. Kamarnya cukup luas, jadi sangat ideal untuk mengajak liburan keluarga.

 

Baca Juga:

Continue Reading

Travel

Daya Tarik Eksotis Pulau Misool Surga di Raja Ampat

Published

on

Kilasjogja.com, TRAVEL – Raja Ampat memiliki daya tarik yang eksotis salah satunya Pulau Misool, bahkan dengan biayanya yang cukup tinggi dan lamanya perjalanan akan setimpal dengan apa yang bakal kamu dapetin di sana. Sekitar 85 persen luas wilayah Raja Ampat yang ada di sebelah barat “Kepala Burung” Kepulauan Papua ini terdiri dari kepulauan dengan jumlah terumbu karang tertinggi di dunia. Raja Ampat mempunyai lebih dari 1427 spesies ikan karang yang menobatkan tempat ini sebagai tempat dengan keanekaragaman hayati tertinggi di Indonesia, bahkan melebihi Great Barrier Reef yang ada di Australia.

Pulau Misool Surga Kecil Di Raja Ampat

Pulau Misool Surga Kecil Di Raja Ampat

Misool adalah salah satu surga kecil yang ada di Raja Ampat. Dengan keindahan eksotisnya yang menakjubkan, kamu akan melihat hamparan laut yang berwarna hijau dan juga biru toska yang super jernih. Kamu bisa menangkap indahnya tempat ini dari ketinggian jika kamu mempunyai drone.

Namun sayang, keindahan Raja Ampat ini belum berhasil menarik banyak perhatian turis asing karena Indonesia masih belum menonjolkan sector pariwisatanya secara total. Meskipun jumlah turis kian meningkat setiap tahunnya, Indonesia tetap jauh berada di bawah posisi pariwisata yang dimiliki oleh Malaysia.

Keindahan Misool Harus Masuk Daftar Liburan mu

Keindahan Misool Harus Masuk Daftar Liburan,

Untuk bisa ke tempat ini, kamu harus menuju ke Sorong. Jangan lupa memilih tur yang tepat biar kamu bisa puas menjelajahi Raja Ampat dalam beberapa hari liburanmu. Usahakan kamu udah booking paket tour Raja Ampat terlebih dahulu dari tempat asalmu.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita