Connect with us

News

Mobil Balap UNY Taklukkan Shizouka

Published

on

Mobil UNY

Kilasjogja.com, SLEMAN – Mobil balap buatan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam Garuda UNY Team (GUT) berkompetisi dalam ajang Student Formula Japan (SFJ) 2017 di Shizouka Jepang.

Tim yang dilepas Rektor UNY, Prof Dr Sutrisna Wibawa MPd akhir Agustus 2017 lalu, saat ini tengah menjalani proses perlombaan. Ajang SFJ 2017 ini merupakan kompetisi mobil balap bergengsi yang sangat ketat dan kompetitif.

Namun demikian, hal itu tidak membuat gentar tim Garuda UNY. Een Juliani, anggota GUT menjelaskan, SFJ 2017 ini merupakan kompetisi ketiga yang pernah diikuti.

“Dengan modal pengalaman dua tahun mengikuti kompetisi SFJ, GUT telah merancang berbagai inovasi dan pembaharuan dalam mobil formula yang paling baru yaitu Formula Garuda 17 (FG 17),” terang Een Juliani,

Sebelumnya, GUT berkompetisi di Shell Eco Marathon (SEM) Singapura dan International Student Car Competition (ISCC) di Korea Selatan. Pada gelaran SFJ 2017 kali ini FG 17 mengalami pengurangan bobot sebanyak 10 kilogram, dari sebelumnya.

Sehingga saat ini memiliki bobot 210 kilogram. Perbaikan juga dilakukan pada sistem pemasukan udara dibuat lebih kecil, efeknya pada efisiensi bahan bakar. Bentuk mobil juga lebih streamline, sehingga udara masuk lebih efektif.

“Improvisasi juga dilakukan pada kerangka bagian belakang kali ini lebih diperkuat dan dipertebal, karena sebelumnya usai dipakai beberapa ratus kilometer terjadi keretakan,” ungkap Een.

Delegasi GUT berjumlah 17 mahasiswa dengan 1 orang advisor. Para mahasiswa yang turut serta berlaga dalam SFJ 2017 berasal dari lintas fakultas, seperti Fakultas Teknik, Fakultas MIPA, dan Fakultas Bahasa dan Seni.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sleman

Kasus Kericuhan Di Seturan Yang Melibatkan Kelompok Dari Suku Papua

Published

on

Kasus Kericuhan Di Seturan Yang Melibatkan Kelompok Dari Suku Papua

Kilasjogja.com, SLEMAN – Kepolisian DIY mengklaim ada perkembangan baik dalam pengusutan kasus penusukan di Seturan, Depok, Sleman beberapa waktu lalu.

Buntut penusukan itu, sekelompok warga asal Papua terjun ke jalan membawa senjata tajam mencari pelaku yang menusuk rekan mereka tersebut.

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengatakan pengusutan kasus pertikaian yang menyebabkan seorang mengalami luka tusuk itu kini masih berjalan.

Sejumlah saksi telah diperiksa. “Hari ini progresnya sudah bagus, sudah ada tanda-tanda [pelaku] bakal diamankan,” ujarnya.

Namun Yulianto tidak membeberkan secara detail identitas pelaku tersebut.

Sebelumnya, sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ormas dan Relawan (FKOR) DIY mendatangi Polda DIY, Jumat (14/9/2019) sore. Mereka mendorong Polda DIY agar mengusut tuntas kasus keributan antar dua kelompok di Seturan beberapa waktu lalu.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) FKOR DIY, Waljito mengatakan pihaknya menolak keras segala bentuk kekerasan yang ada DIY. Adanya pertikaian yang menjurus tindak kekerasan antar kelompok yang terjadi di Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman pada Rabu (13/9/2019) kemarin membuat pihaknya prihatin.

Menurutnya DIY adalah kota yang bhineka, banyak sekali suku yang ada di DIY. Dan pihaknya sepakat bahwa DIY adalah daerah yang aman dan nyaman, sehingga segala bentuk kekerasan harus dilawan.

Sebelumnya pertikaian terjadi antara dua kelompok orang di sebuah kafe di daerah Seturan, Caturtunggal, Depok. Seorang dari kelompok orang asal Papua mengalami luka tusuk akibat pertikaian itu. Keesokan harinya ketegangan terjadi setelah sekelompok warga Papua turun ke jalan dengan membawa senjata tajam.

Baca Juga:

Continue Reading

Jogja

Pesan Jokowi Di Sidang Umum Dewan Perempuan Internasional

Published

on

Sidang Umum Dewan Perempuan Internasional

Kilasjogja.com, JOGJA – Presiden Jokowi menyampaikan pesan kepada ribuan perempuan yang hadir di acara Sidang Umum Dewan Perempuan Internasional (ICW) dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia yang digelar di Jogja.

Presiden Joko Widodo mengingatkan Indonesia memiliki kekayaan budaya bangsa yang harus terus dijaga persatuannya.

“Sekali lagi negara kita adalah negara besar, kita diberi anugerah oleh Allah SWT beragam, berbeda-beda, berwarna-warni, berbeda agama, berbeda ras, berbeda tradisi, berbeda suku, berbeda bahasa daerah,” kata Presiden dalam sambutannya saat menghadiri pembukaan Sidang Umum Dewan Perempuan Internasional (ICW) dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia di Pendopo Balkondes, Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta pada Jumat (14/9/2018).

Menurut Presiden, kekayaan Indonesia yang beragam perlu dijaga kesatuannya.

Negara lain tidak ada yang memiliki kekayaan suku, bahasa dan budaya sebanyak yang dimiliki oleh Indonesia.

Kekayaan yang dimiliki bangsa ini selain sunber daya alamnya adalah 714 suku bangsa, dan 1.100 bahasa daerah.

“Inilah negara kita Indonesia, dan aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, persaudaraan dan kerukunan. Ini aset terbesar bangsa Indonesia yang harus kita rawat bersama-sama, kita jaga bersama-sama kita pelihara bersama-sama,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan sejumlah tokoh perempuan Indonesia terus mengharumkan nama bangsa baik melalui sektor olahraga, penjagaan perdamaian dan kinerja di pemerintahan.

Sejumlah pejabat yang turut dalam acara itu, antara lain Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan sejumlah pimpinan perusahaan BUMN.

Rangkaian acara Sidang Umum Dewan Perempuan Internasional (ICW) dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia dilaksanakan sejak 13 hingga 20 September 2018.

Dalam acara itu dibahas upaya penghentian kekerasan terhadap perempuan, perlindungan perempuan dan anak, serta kesetaraan hak asasi manusia.

Baca Juga:

Continue Reading

Nasional

Lowongan Kerja 2018, Anak Perusahaan PT KAI Untuk Pramugari dan Pramugara

Published

on

Lowongan kerja 2018 PT KAI

Kilasjogja.com, Nasional – Lowongan kerja 2018 anak perusahaan PT. KAI membuka peluang dan kesempatan berkarir sebagai premugari dan pramuraga.

PT Reska Multi Usaha membuka lowongan bagi traveler yang ingin menjadi pramugari dan pramugari kereta api alias train attendant.

Train Attendant memiliki tugas utama untuk memberikan pelayanan kepada penumpang kereta api.

Sebagaimana dilansir dari website reska.co.id, berikut persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi pramugari dan pramugari kereta api:

  1. Usia maksima pria/wanita umur 27 tahun.
  2. Berpenampilan menarik, tidak menggunakan kaca mata, dan tidak memakai behel.
  3. Minimal tinggi badan pria 170 cm; minimal tinggi badan wanita 160 cm.
  4. Minimal pendidikan SMA/SMK se-derajat dengan dengan rata-rata nilai ujian nasional 6.0.
  5. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT Reska Multi Usaha.
  6. Menyiapkan CV, foto postcard seluruh badan, KTP/SIM, Ijazah Pendidikan Akhir, Surat Keterangan Sehat Puskesmas/RS/Klinik, dan SKCK.

Tata cara pendaftaran, pelamar yang akan mendaftar harus mengisi formulir lamaran kerja online di website www.reska.id Panitia akan melakukan seleksi lebih lanjut berdasarkan formulir lamaran kerja online yang telah diisi oleh pelamar.

Keputusan panitia rekrutmen terhadap hasil seleksi tahap satu bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Pelamar yang lolos seleksi tahap 1 akan dihubungi oleh pihak PT Reska Multi Usaha untuk mengikuti tes tahap berikutnya.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita