Connect with us

News

Masyarakat Cerdas Konsumsi Obat-Obatan!

Published

on

obat-obatan

Kilasjogja.com, SLEMAN – Maraknya kasus penyalahgunaan obat-obatan seperti PCC membuat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Sleman segera mengambil sikap mengajak seluruh instansi terkait memerangi bahaya obat ilegal tersebut.

Ketua PC IAI Sleman, Estri Karyani SSi Apt mengedukasi agar masyarakat agar cerdas menggunakan obat melalui program sosialisasi Lima O. Harapannya masyarakat makin bijak menggunakan obat dan tidak terkena efek samping dari obat yang dikonsumsi.

“Kami, khususnya apoteker di wilayah Sleman berikrar memerangi obat ilegal. Mengajak masyarakat menggunakan obat secara aman untuk kesehatan,” terangnya.

Menurut Estri, saat ini di Sleman sudah ada 30 apoteker Agen of Change (AoC) yang akan mengedukasi masyarakat tentang penggunaan obat yang benar. Sebab ketika masyarakat tidak cerdas menggunakan obat, hampir dipastikan akan ada penyalahgunaan.

Selain itu menurut Estri, IAI Sleman juga sedang getol mengampanyekan penggunaan obat antibiotik. Sebab tidak semua penyakit butuh antibiotik. Karena itu IAI Sleman sepakat pembelian antibiotik di apotik harus dengan resep dokter.

“Antibiotik digunakan untuk membunuh bakteri dan infeksi tertentu. Jadi tidak boleh mengonsumsi antibiotik untuk pencegahan. Hal itu untuk menjaga dari efek samping pada jangka panjang agar tidak timbul resistensi yang tinggi,” jelasnya.

Ketua PD IAI DIY Wimbuh Dumadi SSi MH Apt menjelaskan, rangkaian World Pharmacist Day 2017 ini diselenggarakan di tiap cabang di kabupaten/kota se-DIY. Puncaknya akan digelar di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Minggu (8/10) mendatang yang rencananya diikuti 1.000 apoteker di DIY.

Bagi masyarakat yang hendak minum berbagai jenis obat setidaknya harus mengetahui dulu lima O agar tidak menambah sakit atau muncul masalah lainnya.

Lima O, yaitu  obat ini apa nama dan kandungannya apa. Kemudian obat ini apa khasiatnya, seterusnya obat  ini berapa dosisnya, obat ini bagaimana cara menggunakannya dan obat ini apa efek sampingnya.

Masyarakat diharapkan dapat bertanya hal lain yang diperlukan terkait dengan obat yang akan dan sedang dikonsumsi.

Pada obat bebas yang dapat diperoleh tanpa resep dokter, semua informasi tersebut tercantum dengan jelas pada kemasan obat.

Sedangkan pada obat keras yang diperoleh dengan resep dokter, masyarakat dapat bertanya pada dokter yang meresepkan atau pada apoteker pada saat menebus resep. Dalam GeMa CerMat, keterlibatan masyarakat secara aktif sangatlah diharapkan.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bantul

HUT BANTUL: Angka Kemiskinan 14,07 Persen

Published

on

Pasar Bantul

Kilasjogja.com, BANTUL – Pengurangan angka kemiskinan harus menjadi program dan prioritas utama di tahun 2019. Meski, Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantul, Ir Fenty Yusdayati MT mengatakan angka kemiskinan di Kabupaten Bantul dari tahun ke tahun terus menurun. Namun tetap saja persentasenya masih tinggi.

“Terhitung dari tahun 2015, angka kemiskinan mencapai 15,2 persen. Saat ini 2018 menurun menjadi 14,07 persen. Karena itu program-program untuk menguranginya perlu terus dilakukan,” terangnya di Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bantul ke-187.

Bantul memiliki beberapa program berkelanjutan penanggulangan kemiskinan melalui pembentukan lembaga Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) hingga tingkat padukuhan, program pemberdayaan masyarakat, program pengurangan bebas Keluarga Miskin, validasi data keluarga miskin, dan pengembangan Produk Andalan Setempat (PAS).

“Menurunkan angka kemiskinan sangatlah berat dan sulit dilakukan, apalagi secara signifikan. Namun upaya pengurangan dan penanggulangan kemiskinan di Bantul tetap menjadi program prioritas kami,” jelasnya.

Selain validasi data, untuk mengurangi angka kemiskinan, pihaknya melakukan program pendampingan bantuan dengan pengurangan beban hidup bagi warga tertentu. Misalnya warga miskin, penyandang disabilitas dan masih memiliki banyak tanggungan.

Selain program tersebut Bappeda juga melakukan program padat karya, pemberian modal berkesinambungan dan sebagainya. “Meski belum berdampak signifikan, namun program-program ini sedikit mengurangi angka kemiskinan,” jawabnya.

Continue Reading

Internasional

Daniel Ortega Unjuk Kekuatan

Published

on

Daniel Ortega

Kilasjogja.com, INTERNASIONAL – Presiden Nikaragua Daniel Ortega dan istrinya, Wakil Presiden Rosario Murillo unjuk kekuatan di Managua, Kamis (19/7). Aksi tersebut dilakukan Ortega bertepatan dengan peringatan keberhasilan gerilyawan kiri menggulingkan diktator Somoza.

Ortega mengerahkan pendukung-pendukungnya untuk hadir dalam acara yang berlangsung di Managua. Ujuk kekuatan itu terjadi setelah Perserikatan Bangsa-bangsa mendesak agar krisis politik di Nikaragua segera diselesaikan.

PBB prihatin terhadap aksi represif Presiden Ortega terhadap oposisi. Sedikitnya 280 orang tewas sejak demonstran oposisi turun ke jalan mendesak Ortega lngser. Ortega bersikap represif terhadap oposisi dan pada Rabu (18/7), pendukung Ortega menyernag markas oposisi di Monimbo, Masaya.

Pasukan pro-pemerintah tersebut didukung polisi. Kepala Nicaraguan Centre for Human Rights, Vilma Nunez mengatakan serangan terhadap kantor oposisi itu menewaskan dua orang dan menyebabkan belasan orang cedera.

Sekretaris the Nicaraguan Association for Human Rights, Alvaro Leiwa mengatakan pendukung Ortega menembaki pendukung oposisi. Leiwa mengecam aksi yang disebutnya sebagai tindakan terorisme tersebut. Penyerangan terhadap markas oposisi di Monimbo berlangsung selama beberapa jam.

Aksi represif terhadap oposisi dikecam oleh pembantu Uskup Silvio Jose Baez yang mendesak Ortega menghentikan pembantaian. Baez juga meminta warga Monimbo untuk menyelamatkan diri.

Demonstran oposisi melempar mortir buatan sendiri di belakang barikade pasukan. Serangan ini dibalas dengan tembakan senapan otomatis milik pendukung Ortega. Sejumlah jurnalis yang berusaha masuk Monimbo ditembak oleh pasukan pro-Ortega.

Wapres Rosario Murillo menjelaskan bahwa pembersihan terhadap Monimbo dan Masaya penting untuk dilakukan. Murillo menuduh oposisi sebagai pelaku percobaan kudeta untuk menguglingkan pemerintahan Ortega. Aksi keras Ortega dikecam oleh aktris Bianca Jagger.

 

Continue Reading

News

JS Lama Bergabung Dengan Jaringan Radikal

Published

on

Densus 88

Kilasjogja.com, SLEMAN – Tim Densus Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang pria di Jalan Yogya-Solo Keniten Tamanmartani Kalasan Sleman. Laki-laki berinisial JS (40) itu, saat diamankan, Rabu (18/7) sedang melayani pembeli di warung minuman dawet milik adiknya.

Pihak keluarga sendiri merasa tak terkejut dengan penangkapan tersebut, karena pihak keluarga sejak lama menduga JS bergabung dengan jaringan radikal.

Hal ini disampaikan adik kandungnya, NH (38) saat ditemui di rumahnya di Dusun Keniten. NH juga turut dibawa ke Polda DIY dan baru diperbolehkan pulang pukul 20.00.

“Kalau kami tidak kaget. Kakak saya sudah lama ikut jaringan itu. Kaidah agamanya sudah berbeda dengan kami,” jelasnya.

Menurut NH saat penangkapan, anggota Densus 88 datang menggunakan sepeda motor. JS langsung diborgol dan matanya ditutup menggunakan lakban. NH akhirnya ikut dibawa karena mengaku kakaknya. Keduanya dimasukkan ke mobil Avanza dan dibawa ke Polda DIY.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengharapkan peningkatan pengawasan menyusul operasi yang dilancarkan Densus 88 di Yogya. Sinergitas dari semua pihak sangat dibutuhkan. Misalnya dengan melibatkan pengurus RT, RW maupun lurah untuk mengawasi penghuni baru.

“Keberadaan RT/RW memiliki peran penting dan strategis mengawasi penghuni baru. Selain harus memenuhi persyaratan sebagai penduduk baru atau pendatang, mereka harus melakukan komunikasi dengan RT dan warga sekitar,” ungkap Gubernur saat dimintai tanggapannya soal penangkapan terduga teroris di wilayah DIY.

Sultan mengaku belum bisa banyak memberikan komentar. Hal itu, dikarenakan dirinya, belum mengetahui secara persis apakah terduga teroris yang tertangkap merupakan warga pendatang yang tinggal di Yogyakarta atau justru warga asli DIY.

“Tapi apapun itu, komunikasi harus dibangun dengan mereka dan perlu pengawasan lebih lanjut,” tegas Sultan HB X.

Sultan mengungkapkan, pembinaan wilayah dan teritorial itu adalah hal yang sangat penting. Menyadari hal itu, Sultan mengaku telah berkomunikasi dengan Kapolda DIY dan Wakapolri.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita