Connect with us

Bisnis

Maskapai Asing Minta Slot Penerbangan di Bandara Kulon Progo

Published

on

Bandara Kulon Progo Untuk Penerbangan Internasional

Kilasjogja.com, Bisnis – Direktur Pemasaran PT Angkasa Pura I, Devy Suradji mengatakan, sudah ada maskapai asing yang berminat mengisi slot penerbangan di Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo.

“Yang minat maskapai asing dan bukan LCC, tapi legacy carrier,” ujar Devy di Jakarta, Rabu (5/9/2018) malam. Namun, Devy enggan membocorkan nama maskapai asing tersebut. Menurut dia, maskapai tersebut memiliki destinasi penerbangan di Asia Pasifik. “Yang jelas destinasi yang sudah minta ada di wilayah Asia Pasifik. Slot itu mereka harus dapat dari Kementerian Perhubungan,” kata Devy.

Bandara Kulon Progo sendiri ditargetkan bisa beroperasi pada April 2019. Bandara itu diprioritaskan untuk penerbangan internasional. “Pertengahan bulan ini saya dikasih PR khusus oleh Kemenpar untuk memulai menjual slot penerbangan di Kulon Progo. Jadi target April 2019 adalah kita harus sudah punya internasional flight,” ucap dia. Bandara Kulon Progo rencananya akan memiliki landasan pacu sepanjang 3.250 meter dengan lebar 60 meter.

Bandara tersebut akan mampu menampung penerbangan internasional dengan menggunakan pesawat berbadan besar. Total investasi yang dikucurkan AP I untuk membuat bandara tersebut sebesar Rp 10,9 triliun. Rinciannya, Rp 6,7 triliun untuk pengerjaan kontruksi dan Rp 4,2 triliun digunakan untuk pengadaan lahan.

Bandara Kulon Progo Diprioritaskan untuk Penerbangan Internasional

PT Angkasa Pura I akan memprioritaskan penerbangan internasional di New Yogyakarta International Airport atau Bandara Kulon Progo. Bandara tersebut rencananya akan mulai beroperasi pada April 2019 mendatang. 

“Kita diarahkan untuk international flight duluan. Domestiknya masih di Adi Sucipto,” ujar Direktur Pemasaran Angkasa Pura I, Devy Suradji di Jakarta, Rabu (5/9/2018) malam. Devy menambahkan, bandara tersebut dibuat untuk mendongkrak sektor wisata di Jogjakarta. 

Diharapkan turis manca negara semakin banyak datang ke Yogyakarta setelah adanya bandara tersebut.

Bandara Kulon Progo rencananya akan memiliki landasan pacu sepanjang 3.250 meter dengan lebar 60 meter. Bandara tersebut akan mampu menampung penerbangan internasional dengan menggunakan pesawat berbadan besar. Total investasi yang dikucurkan AP I untuk membuat bandara tersebut sebesar Rp 10,9 triliun. Rinciannya, Rp 6,7 triliun untuk pengerjaan kontruksi dan Rp 4,2 triliun digunakan untuk pengadaan lahan.

Baby Girl! How are you

Headline Berita