Connect with us

Olahraga

Mafia Bola Jadi ‘PR’ PSSI

Published

on

Sepak bola

Kilasjogja.com, FOOTBALL – Sepak bola tanah air kembali dihebohkan dengan pengakuan Kristian Adelmund, pemain asing asal Belanda.

Mantan pemain PSIM Yogya, PSS Sleman dan Persela Lamongan menjadi perbincangan karena pernyataannya kepada salah satu media online berbahasa Belanda, VICE Sport mengenai korupsi di persepakbolaan Indonesia.

Adelmund menceritakan pengalamannya melihat bos tim lawan memasuki ruang wasit dengan membawa pistol. Pengakuan salah satu pemain asing yang pernah merumput di Indonesia kepada media asing tentu saja menarik perhatian.

“Meski keadaan semakin baik saat ini, korupsi tetap menadi masalah utama sepakbola Indonesia. Sebagai contoh, saya pernah melihat bos lawan membawa pistol ke ruang ganti wasit. Anda tak perlu heran dengan hal itu di Indonesia,” terangnya.

Sebenarnya, tidak hanya Kristian Adelmund yang merasakan karut marut kompetisi sepak bola Indonesia. Pemain asing lainnya, Boubacar Sanogo juga pernah mengeluarkan keluh kesahnya ketika bermain membela Madura United di putaran pertama Liga 1 2017.

Kurang lebih tiga bulan bermain di Indonesia, Sanogo menceritakan hal yang menyedihkan dari sepakbola Indonesia kepada media Jerman, T-Online. Mantan pemain Timnas Pantai Gading ini merasakan dan melihat langsung bagaimana kondisi sepakbola Tanah Air.

“Saya tidak suka di sana (Indonesia). Strukturnya sangat memprihatinkan. Kami bahkan tidak memiliki ruang ganti dan shower di tempat latihan, jadi kami harus pindah ke rumah,” jelasnya.

Sanogo sendiri tercatat tak memiliki penampilan yang cukup baik selama dia berada di Madura United. Sebagai salah satu pemain asing, ia hanya bermain hanya dalam beberapa menit saja, empat dari lima laga ampil sebagai pemain pengganti.

Pemain asing lainnya, Peter Odemwingie bahkan pernah ingin mengakhiri kontrak bersama Madura United, meski tim berjuluk Laskar Sape Kerrab telah sepakat untuk memperpanjang kontraknya untuk kompetisi Liga 1 musim 2018, dengan memberikan uang muka yang nilainya mencapai Rp10 miliar.

Keinginan Odemwingie pergi karena permainan keras sepak bola Indonesia yang menjurus kasar sehingga sangat berisiko cedera. Dia kecewa terhadap kompetisi Liga 1 yang seolah tidak memberikan keselamatan bagi pemain. Tak ada jaminan dari operator liga ataupun federasi atas kelangsungan karirnya.

“Saya tidak akan bermain di Indonesia lagi, terlalu beresiko. Saya sebenarnya sangat terkesan dan nyaman di Madura United tapi buruknya operator liga membuat saya harus angkat kaki dari negeri ini,”ungkapnya.

Mantan striker Bali United, Sylvano Comvalius bahkan merasa karier sepak bolanya bisa saja terancam kalau tetap bertahan di Indonesia. Alasannya karena di Liga Indonesia, sepak bola masih lekat dengan urusan politik sehingga kalau saja PSSI kembali disanksi FIFA akan berpengaruh terhadap keterlambatan gaji pemain.

Dia juga masih kecewa karena Bali United gagal juara setelah rivalnya, Bhayangkara FC yang menjadi juara dengan dua poin tambahan dari keputusan komisi disiplin atas kemenangan walkout saat melawan Mitra Kukar yang sebenarnya berkesudahan imbang 1-1.

“Saya berpikir masih muda baru 33 tahun. Dan saya tentu mengutamakan karier sepakbola saya. Di Indonesia, politik mencampuri sepak bola,” katanya

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Olahraga

PSS Terancam Tanpa Qischil

Published

on

Kilasjogja.com, SEPAKBOLA – Tuan rumah PSS Sleman terancam tanpa salah satu bomber andalannya, Qischil Gandrum Minny saat menjamu Persita Tangerang pada matchday kelima babak delapan besar Liga 2 Grup B, Jumat (16/11).

Pemain yang diboyong dari Martapura FC ini tengah dibelit cedera.

“Selain Arie Sandy yang masih harus absen karena cedera, Qischil juga diragukan tampil. Kami masih memantau perkembangannya. Akan kami lihat kondisi terakhirnya hingga menjelang pertandingan,” terang pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantara.

Jika Qischil akhirnya harus absen, sedikit banyak berpengaruh terhadap performa timnya, terutama daya dobrak barisan penyerang.

Praktis tinggal ada Crisitan Gonzales yang berposisi sebagai striker murni. Pemain yang akrab disapa ‘El Loco’ ini punya masa recovery yang cukup panjang karena tidak dibawa ke Sumenep dalam laga sebelumnya.

Selain El Loco, PSS juga mengistirahatkan empat pemain pilar, yakni Ichsan Pratama, Amarzukih, Rifal Lastori dan Ikhwan Ciptady.

Tanpa pemain-pemain ini, Tim ‘Laskar Sembada’ pun harus mengakui keunggulan tuan rumah Madura FC 0-1 hingga harus menghuni dasar klasemen sementara Grup B dengan torehan nilai 4.

Menjamu Persita, Seto kemungkinan kembali menurunkan pemain-pemain pilarnya yang disimpan pada laga sebelumnya.

Ichsan akan kembali menjadi inspirator serangan di lini tengah. Ikhwan bakal menggalang lini pertahanan. Rifal dan Amarzukih menambah pilihan pemain di lini tengah.

Seto mengakui, pasukannya berada dalam tekanan karena harus memenangai dua laga tersisa untuk bisa lolos ke babak semifinal.

Terlebih menjamu Persita, PSS tidak akan mendapat dukunga dari supoternya menyusul sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Untuk itu dalam situasi seperti ini, kesiapan mental pemain sangat dibutuhkan.

 

Baca Juga:

Continue Reading

Olahraga

Daud Yordan Berharap ‘Dilirik’ Promotor Dunia

Published

on

Kilasjogja.com, OLAHRAGA – Daud ‘Cino’ Yordan akan kembali bertarung awal bulan depan di Manchester. Ada misi di balik laga tanpa perebutan sabuk tersebut. Dia akan berhadapan dengan petinju tuan rumah, Anthony Crolla.

Daud dijadwalkan naik ring di Manchester Arena Inggris, pada 10 November. Petinju asal Kalimantan Barat ini akan tiba lebih awal di Inggris pada 2 November sekaligus beradaptasi dan menjalani sesi timbang berat badan.

“Ini pembuka jalan. Gelaran ini sebenarnya tak terlalu penting (karena tidak ada perebutan sabuk) tapi dia (Daud) bisa mencuri perhatian dari promotor dunia,” kata Bos Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari, yang juga promotor Daud Yordan ini.

Terlebih, kata Okto, penampilan Daud di Rusia cukup mengejutkan. Dia tampil impresif dengan mengalahkan petinju Rusia Pavel Malikov. Daud memukul KO lawannya itu di ronde kedelapan di Ekaterinburg, April.

“Daud cukup mengagetkan saat melawan Malikov. Kali ini, akan tanding lawan mantan juara dunia yang punya nama besar di negaranya. Jadi targetnya kalahkan jago kandang,” paparnya.

Crolla tercatat sudah mengoleksi 33 kemenangan, dengan13 kemenangan di antaranya menang KO. Dia juga menelan enam kekalahan dan tiga seri. Daud yang merupakan petinju profesional diharapkan rutin menjalani pertarungan. Oleh karena itu, Mahaka Promotion, sudah merancang jadwal untuk pertandingan selanjutnya.

“Setelah pertandingan ada pertandingan besar lainnya. minimal empat bulan lagi. Tapi tempat belum tahu,” kata Okto, yang juga Ketua Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI).

Ditambahkan, Daud juga sudah menjadi petinju profesional. Jadi langkah juga harus profesional, tanpa melepas target juara dunia. “Peluang menjadi juara dunia tidak besar, jadi kita mencari yang menguntungkan untuk Daud langkah berikutnya,” tambahnya.

Baca Juga:

Continue Reading

Olahraga

PIALA AFF: Bima Sakti Seleksi 23 Pemain

Published

on

Kilasjogja.com, OLAHRAGA – Pelatih tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia, Bima Sakti siap menggembleng 23 pemain untuk menghadapi turnamen Piala AFF 2018. Berada di Grup B, Indonesia akan memulai petualangan dengan menghadapi tuan rumah Singapura, Jumat (9/11) mendatang. Piala AFF kali ini menggunakan format home and away.

Sebelumnya, Selasa (30/10) petang, PSSI mengumukan nama-nama 23 pemain yang akan menjalani pemusatan latihan (training Center) tahap akhir di Cikarang mulai Kamis (1/11) hari ini.

“Ke-23 pemain ini merupakan skuad kombinasi antara pemain usia 23 yang bermain di Asian Games 2018 dengan pemain senior. Perpaduan ini telah kami coba saat melakoni tiga laga uji coba internasional melawan Mauritius, Myanmar dan Hongkong,” kata Bima Sakti.

Nama-nama pemain senior seperti Stefano Lilipaly, Alberto ‘Beto’ Goncalves, Andritany Ardhiyasa, Riko Simanjuntak, Rizky Pora dan Bayu Pradana masih menjadi andalan. Pemain dari tim U-23 jebolan Asian Games 2018 di antaranya Evan Dimas Darmono, Zulfiandi, Awan Setho Raharjo dan Hansamu Yama Pranata.

Bima Sakti juga menyelipkan pemain U-19 yang selama ini menjadi langganan di Timnas U-23, yakni Saddil Ramdani. Namun, dia menepikan dua pemain alumni Piala AFF 2016 yang dipanggil saat uji coba terakhir kontra Hong Kong, yakni Andik Vermansah dan Abduh Lestaluhu. Keduanya tidak ada dalam list.

Pemilihan venue TC di Cikarang, tidak di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, sempat dipertanyakan. Pasalnya, saat menjadi tuan rumah nantinya Indonesia menggelar laga di Stadfion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta.

Terkait hal ini Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria menyebut ada dua alasan pemindahkan lokasi TC. “Lapangan ABC saat ini memerlukan pemeliharaan. Selain itu, ini dilakukan agar Timnas Indonesia lebih berkonsentrasi,” tukasnya.

Pada Piala AFF tahun ini Indonesia menempati Grup B yang disebut-sebut sebagai ‘Grup Neraka’ bersama juara bertahan Thailand, Singapura, Filipina dan Timor Leste. Sedangkan Grup A terdiri Vietnam, Malaysia, Myanmar, Kamboja dan Laos. Sejak awal, target Indonesia adalah merebut gelar juara.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita