Connect with us

Olahraga

Lima Klub Perebutkan Piala Raja Jogja Istimewa Cup

Published

on

KILASJOGJA.COM, JOGJA– Empat klub Indonesian Basket Ball League(IBL) yaitu Bima Perkasa (BP) Jogja, NSH Jakarta, Satya Wacana Salatiga, Garuda Bandung dan satu tim Asean Basket Ball League (ABL) yaitu CLS Knights Surabaya ambil bagian dalam turnamen basket pra musim bertajuk Piala Raja Jogja Istimewa Cup, GOR Amongraga Jogja, 25-30 September 2018.

Selain pertandingan lima tim profesional, di turnamen kali ini juag mempertandingkan turnamen untuk KU-16 dan KU-20. Pesertanya adalah delapan sampai sembilan klub dari kota dan kabupaten di DIY.

Ada dua piala yang diperebutkan dalam even basket kali ini, yaitu untuk Piala Raja diperebutkan untuk lima klub basket klub profesional.

 Sedangkan Piala Jogja Istimewa Cup untuk klub lokal dengan total hadiah uang sebesar Rp 50 juta.

Rinciannya untuk juara I klub Profesional (Pro) Rp 25 juta, II. Rp 10 juta, III. Rp 5 juta. Untuk Juara I KU-16 Rp 3 juta, II. Rp 1,5 juta. Sedangkan total hadiah untuk juara KU-20 sama dengan hadiah yang diterima KU-16 yakni I. Rp 3 juta dan juara II. Rp 1,5 juta.

“Saya berharap dengan turnamen ini bisa membangunkan klub basket di Yogya yang mati suri dan mengairahkan basket di masyarakat,” terang dr. Edy Wibowo selaku ketua penyelenggara Piala Raja Jogja Istimewa Cup, Senin (24/9).

Pelatih Bima Perkasa Jogja, Raoul Miguel Hadinoto Eboss mengatakan turnamen ini akan dimanfaatkan ajang latih tanding dan untuk menemukan komposisi tim yang pas sebelum kompetisi IBL berlangsung.

Tim BPJ kali ini hanya diisi 10 pemain yaitu Oleh Halim, Melki Sedek Basik Basik ,Alan As’adi, Ali Mustofa, Yanuar Dwi Priasmoro, Adree Sukmana, Frida Aris Susanto, Restu Dwi Purnomo, Erick Christopher Sebayang, dan Galank Gunawan.

“Buat saya tang terpenting bukan kalah dan menang tapi mencari kompisisi tim yang pas untuk kompetisi IBL nanti,” jawabnya.

Sementara asisten pelatih Garuda Bandung Jerry Lolowang mengatakan pada ajang pemanasan ini, timnya membawa 12 pemain. Para pemain siap berpartipasi pada ajang pemanasan sebelum IBL ini.

“Kami maksimalkan ajang ini sebagai persiapan tim,” katanya.

JALANNYA PERTANDINGAN

Projotamansari vs Sahabat Jogja

Pertandingan Pertama di Kelompok Umur dibawah 20 Tahun ini mempertemukan Wakil dari Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman.

Peta kekuatan materi kedua team sangat merata sehingga pertandingan kali
ini sangat membuat mata tak berpaling untuk terus mengamati setiap detiknya.

Ketika kedua team bermain dengan amat variatif walaupun Empat pemain dari team Sahabat terkena foul out yaitu Tegar Aryo dikuarter ke Tiga disusul Mahendra dan Yusril Wibowo dikuarter Keempat yang membuat semakin tidak bisa mengejar ketertinggalan angka.

Para punggawa Projotamansari yang semakin menemukan permainannya,terlihat pada kuarter Pertama Sahabat Jogja sempat unggul perolehan angka 6 – 9 kemudian memasuki kuarter Kedua skor menjadi berbalik dengan 26 -22.

Setelah kuarter Ketiga pertandingan menjadi menarik karena selisih skor menjadi 38 -35 namun kuarter keempat menjadi petaka
bagi Sahabat karena Gunawan Saputra dkk semakin gencar melakukan serangan baik dan mebuat skor akhir 59 – 44 untuk kemenangan Projotamansari.

MATCH 2. KU 20
Bougenville vs Bima Perkasa Muda

Pada pertandingan kedua ini Wakil dari Kabupaten Kulon Progo bertemu dengan tuan rumah Bima Perkasa Muda,sejak dimulai tipoff Bima Perkasa langsung menekan tanpa ampun.

Sebaliknya Bougenville belum juga menemukan permainan yang apik,sehingga menjadi ketimpangan pada game ini
ditambah 32 kali turnover dari Bougenvile mampu dimaksimaalkan menjadi poin oleh anak asuh Coach Liem Jiang.

Kemudian pada laga kali ini Calvin Chrissler menjadi pendulang poin terbanyak dengan 16 poin.

Untuk pertandingan kali ini Bima Perkasa Jogja selalu leading dengan skor di kuarter Pertama 4 -12, lalu di kuarter Kedua 9 – 25 di kuarter Ketiga 13 – 39 dan pada kuarter terakhir skor adalah 22 -48.

Terjaganya kemenangan ini semakin memantapkan langkah Bima Perkasa Muda untuk naik ke podium sebagai Juara di Piala Jogja Istimewa 2018.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Olahraga

PSS Terancam Tanpa Qischil

Published

on

Kilasjogja.com, SEPAKBOLA – Tuan rumah PSS Sleman terancam tanpa salah satu bomber andalannya, Qischil Gandrum Minny saat menjamu Persita Tangerang pada matchday kelima babak delapan besar Liga 2 Grup B, Jumat (16/11).

Pemain yang diboyong dari Martapura FC ini tengah dibelit cedera.

“Selain Arie Sandy yang masih harus absen karena cedera, Qischil juga diragukan tampil. Kami masih memantau perkembangannya. Akan kami lihat kondisi terakhirnya hingga menjelang pertandingan,” terang pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantara.

Jika Qischil akhirnya harus absen, sedikit banyak berpengaruh terhadap performa timnya, terutama daya dobrak barisan penyerang.

Praktis tinggal ada Crisitan Gonzales yang berposisi sebagai striker murni. Pemain yang akrab disapa ‘El Loco’ ini punya masa recovery yang cukup panjang karena tidak dibawa ke Sumenep dalam laga sebelumnya.

Selain El Loco, PSS juga mengistirahatkan empat pemain pilar, yakni Ichsan Pratama, Amarzukih, Rifal Lastori dan Ikhwan Ciptady.

Tanpa pemain-pemain ini, Tim ‘Laskar Sembada’ pun harus mengakui keunggulan tuan rumah Madura FC 0-1 hingga harus menghuni dasar klasemen sementara Grup B dengan torehan nilai 4.

Menjamu Persita, Seto kemungkinan kembali menurunkan pemain-pemain pilarnya yang disimpan pada laga sebelumnya.

Ichsan akan kembali menjadi inspirator serangan di lini tengah. Ikhwan bakal menggalang lini pertahanan. Rifal dan Amarzukih menambah pilihan pemain di lini tengah.

Seto mengakui, pasukannya berada dalam tekanan karena harus memenangai dua laga tersisa untuk bisa lolos ke babak semifinal.

Terlebih menjamu Persita, PSS tidak akan mendapat dukunga dari supoternya menyusul sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Untuk itu dalam situasi seperti ini, kesiapan mental pemain sangat dibutuhkan.

 

Baca Juga:

Continue Reading

Olahraga

Daud Yordan Berharap ‘Dilirik’ Promotor Dunia

Published

on

Kilasjogja.com, OLAHRAGA – Daud ‘Cino’ Yordan akan kembali bertarung awal bulan depan di Manchester. Ada misi di balik laga tanpa perebutan sabuk tersebut. Dia akan berhadapan dengan petinju tuan rumah, Anthony Crolla.

Daud dijadwalkan naik ring di Manchester Arena Inggris, pada 10 November. Petinju asal Kalimantan Barat ini akan tiba lebih awal di Inggris pada 2 November sekaligus beradaptasi dan menjalani sesi timbang berat badan.

“Ini pembuka jalan. Gelaran ini sebenarnya tak terlalu penting (karena tidak ada perebutan sabuk) tapi dia (Daud) bisa mencuri perhatian dari promotor dunia,” kata Bos Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari, yang juga promotor Daud Yordan ini.

Terlebih, kata Okto, penampilan Daud di Rusia cukup mengejutkan. Dia tampil impresif dengan mengalahkan petinju Rusia Pavel Malikov. Daud memukul KO lawannya itu di ronde kedelapan di Ekaterinburg, April.

“Daud cukup mengagetkan saat melawan Malikov. Kali ini, akan tanding lawan mantan juara dunia yang punya nama besar di negaranya. Jadi targetnya kalahkan jago kandang,” paparnya.

Crolla tercatat sudah mengoleksi 33 kemenangan, dengan13 kemenangan di antaranya menang KO. Dia juga menelan enam kekalahan dan tiga seri. Daud yang merupakan petinju profesional diharapkan rutin menjalani pertarungan. Oleh karena itu, Mahaka Promotion, sudah merancang jadwal untuk pertandingan selanjutnya.

“Setelah pertandingan ada pertandingan besar lainnya. minimal empat bulan lagi. Tapi tempat belum tahu,” kata Okto, yang juga Ketua Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI).

Ditambahkan, Daud juga sudah menjadi petinju profesional. Jadi langkah juga harus profesional, tanpa melepas target juara dunia. “Peluang menjadi juara dunia tidak besar, jadi kita mencari yang menguntungkan untuk Daud langkah berikutnya,” tambahnya.

Baca Juga:

Continue Reading

Olahraga

PIALA AFF: Bima Sakti Seleksi 23 Pemain

Published

on

Kilasjogja.com, OLAHRAGA – Pelatih tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia, Bima Sakti siap menggembleng 23 pemain untuk menghadapi turnamen Piala AFF 2018. Berada di Grup B, Indonesia akan memulai petualangan dengan menghadapi tuan rumah Singapura, Jumat (9/11) mendatang. Piala AFF kali ini menggunakan format home and away.

Sebelumnya, Selasa (30/10) petang, PSSI mengumukan nama-nama 23 pemain yang akan menjalani pemusatan latihan (training Center) tahap akhir di Cikarang mulai Kamis (1/11) hari ini.

“Ke-23 pemain ini merupakan skuad kombinasi antara pemain usia 23 yang bermain di Asian Games 2018 dengan pemain senior. Perpaduan ini telah kami coba saat melakoni tiga laga uji coba internasional melawan Mauritius, Myanmar dan Hongkong,” kata Bima Sakti.

Nama-nama pemain senior seperti Stefano Lilipaly, Alberto ‘Beto’ Goncalves, Andritany Ardhiyasa, Riko Simanjuntak, Rizky Pora dan Bayu Pradana masih menjadi andalan. Pemain dari tim U-23 jebolan Asian Games 2018 di antaranya Evan Dimas Darmono, Zulfiandi, Awan Setho Raharjo dan Hansamu Yama Pranata.

Bima Sakti juga menyelipkan pemain U-19 yang selama ini menjadi langganan di Timnas U-23, yakni Saddil Ramdani. Namun, dia menepikan dua pemain alumni Piala AFF 2016 yang dipanggil saat uji coba terakhir kontra Hong Kong, yakni Andik Vermansah dan Abduh Lestaluhu. Keduanya tidak ada dalam list.

Pemilihan venue TC di Cikarang, tidak di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, sempat dipertanyakan. Pasalnya, saat menjadi tuan rumah nantinya Indonesia menggelar laga di Stadfion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta.

Terkait hal ini Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria menyebut ada dua alasan pemindahkan lokasi TC. “Lapangan ABC saat ini memerlukan pemeliharaan. Selain itu, ini dilakukan agar Timnas Indonesia lebih berkonsentrasi,” tukasnya.

Pada Piala AFF tahun ini Indonesia menempati Grup B yang disebut-sebut sebagai ‘Grup Neraka’ bersama juara bertahan Thailand, Singapura, Filipina dan Timor Leste. Sedangkan Grup A terdiri Vietnam, Malaysia, Myanmar, Kamboja dan Laos. Sejak awal, target Indonesia adalah merebut gelar juara.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita