Connect with us

Olahraga

LIGA 3 :Persiba Bantul Daftarkan 19 Pemain

Published

on

Persiba Bantul

Kilasjogja.com, Sepak Bola – Tim Persiba Bantul siap mengikuti Kompetisi Liga 3 Nasional. Manajemen tim berjuluk Laskar Sultan Agung mendaftarkan 19 pemain untuk berkompetisi musim ini.

Jumlah 19 pemain ini menurut Manajer Tim Persiba Bantul, Endro Sulastomo tergolong cukup minimalis. Pasalnya, manajemen sebenarnya ingin mendaftarkan sekitar 22 pemain untuk mengarungi kompetisi musim ini untuk memenuhi kebutuhan ideal skuad.

Hanya saja, jelang penutupan pendaftaran pemain, ada tiga pemain yang sudah mencapai kesepakatan dan siap didaftarkan, ternyata bermasalah dengan administrasinya.

“Semula ada empat pemain yang sudah siap kami daftaran, tapi hanya satu yang bisa didaftarkan. Sedangkan tiga lainnya tidak bisa karena bermasalah,” jelasnya.

Skuad tim Persiba Bantul terdiri dari, Fadzan Adzima, M Afzian Nursan (kiper), Slamet Widodo, Kesuma Satria Yudhistira, Azmi Al Muzaham, Diky Pratama Putra, M Halili, Faisal Nur Abidin, Dymas Khabul Pratama (bek), Johan Manaji, Arif Satyayudha Alkanza, Untung Wibowo, Bagus Tri Atmojo, Andres Renaldo Sesa (gelandang).

Sedangkan di lini depan ada Yohanes Edgard Rahawarin, M Fiky Aditya Rachmad, Awaludin Saputro, Resky Ramadhan dan Rezza Ajie Yudhantara.

“Untuk sementara kami akan maksimalkan skuad yang saat ini ada. Jika dilihat dari kualitas pemain, kami rasa tak ada masalah dan mereka selama ini telah membuktikannya. Tinggal dimantapkan di sepekan terakhir ini,” jawabnya.

Persiba Bantul tergabung di grup empat yang berisi Persipur Purwodadi, Persatu Tuban dan Persijap Jepara. Kekuatan tim-tim yang akan menjadi pesaing di kompetisi musim ini tergolong seimbang. Meski mengaku dari sisi teknis pemain-pemain yang ada di tim ini sudah cukup bagus dan memadahi, namun manajemen tetap akan berupaya menambah pemain pada putaran kedua mendatang.

“Kami akan coba tambahkan pemain dari region daerah itu di putaran kedua mendatang,” tukasnya.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Olahraga

Lima Klub Perebutkan Piala Raja Jogja Istimewa Cup

Published

on

KILASJOGJA.COM, JOGJA– Empat klub Indonesian Basket Ball League(IBL) yaitu Bima Perkasa (BP) Jogja, NSH Jakarta, Satya Wacana Salatiga, Garuda Bandung dan satu tim Asean Basket Ball League (ABL) yaitu CLS Knights Surabaya ambil bagian dalam turnamen basket pra musim bertajuk Piala Raja Jogja Istimewa Cup, GOR Amongraga Jogja, 25-30 September 2018.

Selain pertandingan lima tim profesional, di turnamen kali ini juag mempertandingkan turnamen untuk KU-16 dan KU-20. Pesertanya adalah delapan sampai sembilan klub dari kota dan kabupaten di DIY.

Ada dua piala yang diperebutkan dalam even basket kali ini, yaitu untuk Piala Raja diperebutkan untuk lima klub basket klub profesional.

 Sedangkan Piala Jogja Istimewa Cup untuk klub lokal dengan total hadiah uang sebesar Rp 50 juta.

Rinciannya untuk juara I klub Profesional (Pro) Rp 25 juta, II. Rp 10 juta, III. Rp 5 juta. Untuk Juara I KU-16 Rp 3 juta, II. Rp 1,5 juta. Sedangkan total hadiah untuk juara KU-20 sama dengan hadiah yang diterima KU-16 yakni I. Rp 3 juta dan juara II. Rp 1,5 juta.

“Saya berharap dengan turnamen ini bisa membangunkan klub basket di Yogya yang mati suri dan mengairahkan basket di masyarakat,” terang dr. Edy Wibowo selaku ketua penyelenggara Piala Raja Jogja Istimewa Cup, Senin (24/9).

Pelatih Bima Perkasa Jogja, Raoul Miguel Hadinoto Eboss mengatakan turnamen ini akan dimanfaatkan ajang latih tanding dan untuk menemukan komposisi tim yang pas sebelum kompetisi IBL berlangsung.

Tim BPJ kali ini hanya diisi 10 pemain yaitu Oleh Halim, Melki Sedek Basik Basik ,Alan As’adi, Ali Mustofa, Yanuar Dwi Priasmoro, Adree Sukmana, Frida Aris Susanto, Restu Dwi Purnomo, Erick Christopher Sebayang, dan Galank Gunawan.

“Buat saya tang terpenting bukan kalah dan menang tapi mencari kompisisi tim yang pas untuk kompetisi IBL nanti,” jawabnya.

Sementara asisten pelatih Garuda Bandung Jerry Lolowang mengatakan pada ajang pemanasan ini, timnya membawa 12 pemain. Para pemain siap berpartipasi pada ajang pemanasan sebelum IBL ini.

“Kami maksimalkan ajang ini sebagai persiapan tim,” katanya.

JALANNYA PERTANDINGAN

Projotamansari vs Sahabat Jogja

Pertandingan Pertama di Kelompok Umur dibawah 20 Tahun ini mempertemukan Wakil dari Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman.

Peta kekuatan materi kedua team sangat merata sehingga pertandingan kali
ini sangat membuat mata tak berpaling untuk terus mengamati setiap detiknya.

Ketika kedua team bermain dengan amat variatif walaupun Empat pemain dari team Sahabat terkena foul out yaitu Tegar Aryo dikuarter ke Tiga disusul Mahendra dan Yusril Wibowo dikuarter Keempat yang membuat semakin tidak bisa mengejar ketertinggalan angka.

Para punggawa Projotamansari yang semakin menemukan permainannya,terlihat pada kuarter Pertama Sahabat Jogja sempat unggul perolehan angka 6 – 9 kemudian memasuki kuarter Kedua skor menjadi berbalik dengan 26 -22.

Setelah kuarter Ketiga pertandingan menjadi menarik karena selisih skor menjadi 38 -35 namun kuarter keempat menjadi petaka
bagi Sahabat karena Gunawan Saputra dkk semakin gencar melakukan serangan baik dan mebuat skor akhir 59 – 44 untuk kemenangan Projotamansari.

MATCH 2. KU 20
Bougenville vs Bima Perkasa Muda

Pada pertandingan kedua ini Wakil dari Kabupaten Kulon Progo bertemu dengan tuan rumah Bima Perkasa Muda,sejak dimulai tipoff Bima Perkasa langsung menekan tanpa ampun.

Sebaliknya Bougenville belum juga menemukan permainan yang apik,sehingga menjadi ketimpangan pada game ini
ditambah 32 kali turnover dari Bougenvile mampu dimaksimaalkan menjadi poin oleh anak asuh Coach Liem Jiang.

Kemudian pada laga kali ini Calvin Chrissler menjadi pendulang poin terbanyak dengan 16 poin.

Untuk pertandingan kali ini Bima Perkasa Jogja selalu leading dengan skor di kuarter Pertama 4 -12, lalu di kuarter Kedua 9 – 25 di kuarter Ketiga 13 – 39 dan pada kuarter terakhir skor adalah 22 -48.

Terjaganya kemenangan ini semakin memantapkan langkah Bima Perkasa Muda untuk naik ke podium sebagai Juara di Piala Jogja Istimewa 2018.

Baca Juga:

Continue Reading

Olahraga

Angelique Kerber Juara Grand Slam Wimbledon

Published

on

Kerber

Kilasjogja.com, TENIS – Petenis asal Jerman, Angelique Kerber, tampil sebagai juara tunggal wanita turnamen tenis grand slam Wimbledon 2018. Dalam laga final yang dihelat di Centre Court All England Club, London, Sabtu (14/7) waktyu setempat, petenis berusia 30 tahun itu melibas Serena Williams (Amerika Serikat) dengan dua set langsung (6-3 dan 6-3).

Ini merupakan gelar grand slam ketiga dalam karier Kerber. Sebelumnya, pada tahun 2016, Kerber sukses merebut dua titel grand slam, masing-masing Australia Terbuka dan Amerika Serikat Terbuka. Ini juga menjadi kemenangan kedua Kerber atas Serena di final grand slam setelah Australia Terbuka 2016.

Kemenangan ini juga menegaskan Kerber sebagai petenit all round, karena memenangi turnamen di lapangan keras maupun di lapangan rumput. Hanya di turnamen gran slam tanah liat (Prancis Terbuka) yang belum berhasil dimenangkannya.

Kemenangan Kerber di final kali ini pun tak lepas dari banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh Serena. Petenis yang baru saja punya momongan ini tercatat membuat 24 unforced error, sementara Kerber cuma lima.

“Saya tahu harus menampilkan permainan terbaik saya saat melawan seorang juara seperti Serena. Selalu menjadi sebuah kehormatan berada satu lapangan dengannya,” jelasnya.

Sedangkan bagi Serena, kekalahan ini memupus harapannya untuk meraih gelar grand slam pertamanya sejak menjadi seorang ibu. Meski begitu, ia tak terlalu kecewa.

“Saya benar-benar gembira bisa melangkah sejauh ini. Tentu saja mengecewakan, tapi saya tak boleh sedih. Begitu banyak hal yang menanti saya dan saya baru saja memulai. Untuk semua ibu di luar sana, saya bermain untuk kalian hari ini. Angelique adalah pribadi luar biasa dan teman yang sangat baik. Dia bermain luar biasa,” ucap juara Wimbledon tujuh kali ini.

Baca Juga:

Continue Reading

Olahraga

Cristiano Ronaldo Pindah Ke Juventus

Published

on

Kilasjogja.com, Sepak Bola – Piala Dunia 2018 masih berlangsung, tapi kejutan malah datang dari bursa transfer pemain! Cristiano Ronaldo Pindah Ke Juventus beberapa musim ke depan. Setelah sempat diterpa isu kepindahannya dari Real Madrid, eh akhirnya beneran kejadian deh. Dipinang dengan mahar 99.2 juta Poundsterling, transfer ini akan memastikan Juve punya tenaga pemain terbaik dunia ini dalam skuadnya. Seorang legenda yang pernah bikin sakit hati mereka di Final Liga Champions. Tujuan Juventus pun sepertinya sudah bisa ditebak, yaitu juara Liga Champions musim depan. Tapi, tahukah kamu, sebelum bergabung dengan Juventus, Ronaldo memiliki fakta karir yang sangat hebat di Real Madrid, baik dalam urusan gol dan permainan secara kolektif. Nggak percaya? Langsung aja deh kamu simak fakta tentang Cristiano Ronaldo ini.

5 Fakta Karir Cristiano Ronaldo di Real Madrid

1. Cristiano Ronaldo pemain yang memiliki total harga transfer tertinggi dihitung awali karirnya saat di Sporting Lisbon.

CR7 Pindah Juve

CR7 Pindah Juve

Cristiano Ronaldo mengawali karirnya di salah satu klub Portugal bernama Sporting Lisbon. Mencuri perhatian ketika bermain melawan Manchester United, menjadi awal karirnya yang keren kayak sekarang ini. Ronaldo lalu dibeli oleh MU dengan harga yang cukup murah, cuma 17 juta pounds. Harganya mulai meroket setelah membawa MU juara, Real Madrid lalu membelinya dengan harga fantastis saat itu yaitu 84.6 juta pounds.Sembilan tahun main bareng Real Madrid, ternyata nggak bikin pemain satu ini bertahan hingga pensiun. 10 Juli 2018, Ronaldo akhirnya resmi diperkenalkan oleh Juventus dengan harga transfer mencapai 105.3 juta pounds! Ya, walau masih jauh dari harga jual Neymar, tapi harga tinggi yang diemban sama Ronaldo ini nunjukin dirinya masih punya kualitas di umur 33 tahun. Uang sebanyak itu kira-kira kalo jadi es dawet bisa sebanyak apa ya? Nggak kebayang deh.

2. Mengenakan nomer “9”, Julukan nama CR7-nya pun sempat  hilang dan berubah jadi CR9.

Ronaldo Pernah ganti nomor punggung

Ronaldo Pernah ganti nomor punggung

Ronaldo selalu dikenal doyan banget pake nomer 7. Entah mitos atau fakta, tapi ketika Ronaldo nggak pake nomer 7, kemoncerannya seperti hilang dan meredup. Tapi, ketika nomer 7 disematkan di punggungnya, dirinya seperti berubah menjadi mesin gol di lapangan hijau. Emang agak lebay, tapi ini faktanya.

Di Real Madrid sendiri Ronaldo awalnya menggunakan nomer 9, julukannya pun sempat berubah menjadi CR9 bukan CR7. Sayangnya kegarangannya di atas lapangan tiba-tiba hilang. Hingga akhirnya Real Madrid memberikannya nomer 7 dan menjadikannya andalan di lini depan. Alhasil, Madrid dibawanya jadi langganan juara Liga Spanyol dan Liga Champions. Mantap deh, emang paling pas julukan buat Ronaldo, CR7 deh.

3. CR7 mempersembahkan 15 trofi selama 9 tahun bersama real madrid.

Ronaldo mempersembahkan 15 trofi kepada real madrid

Ronaldo mempersembahkan 15 trofi kepada real madrid

2 Piala LA Liga, 2 Copa Del Rey, 4 Piala Liga Champions, 2 Piala UEFA Super Cup, 3 Piala Dunia Antar Klub, dan 2 Piala Super Copa diberikan Ronaldo pada Real Madrid. Harga 85 juta pounds saat itu pun jadi terasa murah kalo ngeliat prestasi yang dikasih sama Ronaldo ini. Legenda banget deh ini, lemari pialanya sampe nggak cukup buat nampung nih kayaknya.

4. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi ditakdirin buat jadi rival Ballon d’Or Lalu siapa rival CR7 di Seria A.

Ballon d’Or CR7

Ballon d’Or CR7

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, seperti udah ditakdirin buat jadi rival dalam dunia sepak bola. Berada di dua klub yang punya sejarah rivalitas tinggi bikin dua pemain ini saling bersaing agar bisa jadi yang terbaik. Ronaldo dengan kemampuan fisiknya yang kayak robot dan Messi yang lebih dikenal dengan sentuhan magisnya bersama Barcelona. Selama berseragam Real Madrid, Cristiano Ronaldo pun udah ngedapetin 4 penghargaan Ballon d’Or. Jumlah penghargaan Ballon d’Or Ronaldo ini pun setara dengan Messi. Hmm.. Legenda hidup dunia nih Ronaldo sama Messi.

Kepindahan Cristiano Ronaldo ini emang jadi sebuah kejutan bagi banyak orang. Awalnya diprediksi akan menjadi legenda dan pensiun di Real Madrid, eh, Cristiano Ronaldo malah memutuskan pergi dari Bernabue setelah 9 tahun lamanya. Hmm.. Perlu tantangan baru kah? Cuma Ronaldo yang tahu.

So, kira-kira kemonceran Ronaldo bakal berlanjut di Liga Italia nggak ya? Kita simak aja kiprah Ronaldo sama Juventus musim depan. Dan moga-moga Messi nggak kangen deh, setelah kepergian Ronaldo ini, karena La Liga bakal sepi banget tanpa rivalitas dua pemain alien ini.

 

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita