Connect with us

Internasional

KTT ASEAN Bahas Krisis di Rakhine

Published

on

Krisis KTT Asean

Kilasjogja.com, MANILA – Krisis Rohingya di Myanmar menjadi salah satu isu yang dibahas dalam Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Manila, Filipina.

Namun draf pernyataan yang dikeluarkan KTT ASEAN tidak menyebutkan tentang krisis Rohingya, hanya menyinggung krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

Para pengamat menyatakan upaya masih jauh dari cukup, karena ASEAN gagal menangani pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Rakhine.

“Apa yang dilakukan ASEAN dan Myanmar hari ini (kemarin, Red) adalah bahwa mereka sekadar membahas Rohingya,” terang Philem Kine, Wakil Direktur Asia untuk Human Rights Watch.

Menurut Kine, para pemimpin ASEAN mengatakan bahwa mereka sedang membahas aspek kemanusiaan, tanpa menyinggung fakta bahwa malapetaka HAM telah ditimbulkan oleh pasukan keamanan Myanmar.

“Tidak ada yang menyebutkan pertanggungjawaban atas kejahatan tersebut,” jelasnya.

Satu paragraf draf komunike itu hanya menyebutkan pentingnya bantuan kemanusiaan untuk komunitas yang terkena dampak di Rakhine Utara.

Draf tersebut tidak memberikan rincian situasi di Rakhine Utara, bahkan tidak menggunakan istilah Rohingya untuk etnis terdampak.

Juru bicara kepresidenan Filipina Harry Roque menyatakan, pemimpin de facto atau State Counsellor Myanmar, Aung San Suu Kyi, telah meyakinkan negara-negara ASEAN lainnya bahwa pemerintahnya menerapkan rekomendasi dari sebuah komisi yang dipimpin oleh mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan mengenai situasi di Rakhine.

Lebih dari setengah juta etnis Rohingya telah melarikan diri dari Rakhine ke negara tetangga Bangladesh.

“Suu Kyi juga berjanji bahwa pemulangan orang-orang yang kehilangan tempat tinggal akan dimulai dalam waktu tiga minggu setelah Myanmar menandatangani nota kesepahaman dengan Bangladesh. Memorandum tersebut ditandatangani pada 24 Oktober. Namun (Suu Kyi) tidak memberikan rincian lebih lanjut,” ungkap Roque.

Roque mengatakan setidaknya dua pemimpin ASEAN mengangkat isu Rohingya pada Pleno KTT ASEAN, Senin.

BACA JUGA : Kekerasan Terhadap Muslim Rohingnya Terus Berlanjut

Salah satunya adalah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), yang mengingatkan bahwa ASEAN tidak dapat berdiam diri atas terjadinya krisis kemanusiaan di Rakhine, karena krisis ini tidak saja menjadi perhatian anggota ASEAN namun juga dunia.

“Kita harus bergerak bersama. Myanmar tidak boleh tinggal diam. ASEAN juga tidak boleh tinggal diam,” kata Presiden Jokowi saat pidato pada Pleno KTT ke-31 ASEAN di Philippines International Convention Center (PICC), Manila.

Indonesia membantu mengatasi krisis kemanusiaan tersebut dengan memberikan bantuan kemanusiaan.

Indonesia bahkan telah menyampaikan usulan formula 4+1 untuk Rakhine, termasuk mendukung implementasi rekomendasi Kofi Annan.

“Indonesia mengharapkan pembicaraan antara Bangladesh dan Myanmar mengenai repatriasi dapat segera diselesaikan dan diimplementasikan,” ujar Presiden.

Suu Kyi telah meminta para pemimpin yang mengikuti KTT ASEAN untuk menghindari penyebutan nama Rohingya.

Sejumlah negara ASEAN menyuarakan keprihatinan atas krisis tersebut, namun sesuai prinsip ASEAN non-interference (tidak mencampuri murusan dalam negeri satu sama lain) maka isu pelanggaran HAM tidak dibahas dalam KTT ini.

Selain isu Rohingya, sengketa Laut China Selatan juga dibahas. Para pemimpin negara-negara ASEAN dan China sepakat untuk memulai negosiasi mengenai Code of Conduct (CoC) menyangkut Laut China Selatan.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Internasional

Daniel Ortega Unjuk Kekuatan

Published

on

Daniel Ortega

Kilasjogja.com, INTERNASIONAL – Presiden Nikaragua Daniel Ortega dan istrinya, Wakil Presiden Rosario Murillo unjuk kekuatan di Managua, Kamis (19/7). Aksi tersebut dilakukan Ortega bertepatan dengan peringatan keberhasilan gerilyawan kiri menggulingkan diktator Somoza.

Ortega mengerahkan pendukung-pendukungnya untuk hadir dalam acara yang berlangsung di Managua. Ujuk kekuatan itu terjadi setelah Perserikatan Bangsa-bangsa mendesak agar krisis politik di Nikaragua segera diselesaikan.

PBB prihatin terhadap aksi represif Presiden Ortega terhadap oposisi. Sedikitnya 280 orang tewas sejak demonstran oposisi turun ke jalan mendesak Ortega lngser. Ortega bersikap represif terhadap oposisi dan pada Rabu (18/7), pendukung Ortega menyernag markas oposisi di Monimbo, Masaya.

Pasukan pro-pemerintah tersebut didukung polisi. Kepala Nicaraguan Centre for Human Rights, Vilma Nunez mengatakan serangan terhadap kantor oposisi itu menewaskan dua orang dan menyebabkan belasan orang cedera.

Sekretaris the Nicaraguan Association for Human Rights, Alvaro Leiwa mengatakan pendukung Ortega menembaki pendukung oposisi. Leiwa mengecam aksi yang disebutnya sebagai tindakan terorisme tersebut. Penyerangan terhadap markas oposisi di Monimbo berlangsung selama beberapa jam.

Aksi represif terhadap oposisi dikecam oleh pembantu Uskup Silvio Jose Baez yang mendesak Ortega menghentikan pembantaian. Baez juga meminta warga Monimbo untuk menyelamatkan diri.

Demonstran oposisi melempar mortir buatan sendiri di belakang barikade pasukan. Serangan ini dibalas dengan tembakan senapan otomatis milik pendukung Ortega. Sejumlah jurnalis yang berusaha masuk Monimbo ditembak oleh pasukan pro-Ortega.

Wapres Rosario Murillo menjelaskan bahwa pembersihan terhadap Monimbo dan Masaya penting untuk dilakukan. Murillo menuduh oposisi sebagai pelaku percobaan kudeta untuk menguglingkan pemerintahan Ortega. Aksi keras Ortega dikecam oleh aktris Bianca Jagger.

 

Baca Juga:

Continue Reading

Internasional

Pollution Pods Pengunjung Bisa Merasakan Polusi Dari Seluruh Dunia

Published

on

Polusi
Credit: Michael Pinsky, Somerset House for Earth Day (c) Peter Macdiarmid

Kilasjogja.com, INTERNASIONAL –  Polusi udara bertanggung jawab atas jutaan kematian di seluruh dunia, upaya menyoroti masalah lingkungan seorang seniman di inggris Michael Pinsky membuat 5 buah kubah geodesik yang saling berhubungan yang di beri nama “Pollution Pods“.

Kubah ini di buat bersama dengan perusahaan penyaring udara Airlabs asal Denmark dan hasilnya memungkinkan orang yang masuk kedalamnya untuk menghirup kualitas udara dari ke 5 negara di dunia yaitu Bejing, Sao Paulo, London, New Delhi dan Tautra Island di Norwegia.

Michael Pinsky melakukan simulasi kondisi atmosfer masing-masing kota dengan menggunakan bahan kimia yang sangat aman, pengunjung diarakah ke dalam kubah yang dengan tingkat pencemaran udara paling kecil Tautra Norwegia dan berlanjut ke negara dengan pencemaran polusi terparah di dunia Sao Paulo di Brazil.

Melalui installasi yang berbentuk seperti rangkaian kubah ini, para pengunjung bisa dengan bebas membandingkan sensasi udara yang berbeda di berbagai kota dan merasakan kualitasnya. Selain itu pengunjung juga bisa merasakan adanya perpindahan perubahan udara dari kondisi tempat yang kering, dingin, panas, maupun lembab.

Dalam sebuah wawancara Earth Day, Pinksy mengatakan, “Saya ingin mereka mempertimbangkan bagaimana konsumsi barang-barang murah yang tumbuh di timur yang menghasilkan pasar bagi industri yang kurang peduli tentang kesejahteraan pekerja mereka atau lingkungan.”

Polusi udara adalah kenyataan yang sulit untuk dihadapi dan tidak banyak yang perduli terhadap hal ini, banyak ilmuan besar seperti – Carl Sagan, Stephen Hawking, dan banyak lainnya – telah memperingatkan tentang kerugian polusi dan dampaknya selama beberapa dekade. Sejauh ini kita mengetahuinya, bahwa polusi udara sangat mempengaruhui kehidupan cerdas di Bumi generasi selanjutnya. Jika kita tidak memiliki kesadaran diri. Kita secara sistematis meracuni satu-satunya rumah dan diri kita sendiri.

Baca Juga:

Continue Reading

Internasional

Square Enix Membuka Lowongan Kerja Untuk Final Fantasy VII Remake

Published

on

Final Fantasy VII

Kilasjogja.com, INTERNASIONAL – Salah satu developer besar jepang Square Enix mencari anak muda beberbakat dan betalenta untuk project Final Fantasy VII Remake. Official website Square Enix, kemarin mengumumkan bahwa mereka sedang mencari orang untuk posisi battle planner dan level planner. Dua posisi penting ini sepertinya sedang silih berganti diisi karena mereka belum menemukan talent yang cocok dan sesuai dengan visi misi team project Final Fantasy VII Remake.

Lalu apa saja tugasnya?

Menurut yang tertulisa dalam websitenya, Battle planner akan bertanggung jawab untuk membangun sistem tempur yang kuat, merancang musuh dan bos, serta membuat sistem leveling yang mendikte pertumbuhan dan parameter pemain di seluruh game.

Sedangkan Level planner bertanggung jawab untuk membangun workflows lokasi level dan menangani layout level dengan menggunakan Unreal Engine 4.

Dikatakan juga tidak ada batasan umur untuk melamar pekerjaan ini. Asalkan kalian punya skill dan pengalaman yang dapat dibuktikan, kalian berkesempatan untuk mengikuti seleksi. Ngomong-ngomong tentang gaji yang ditawarkan adalah sekitar 4.500.000¥ sampao 8.000.000¥. Silahkan diconver ke rupiah pake kalkulator kalian sendiri kalo kepo. Hehehe. Besarnya gaji tergantung kepad akemampuan dan kinerja nanti.

loker-ff

Dalam webiste dan pengumuman e-career dijelaskan juga bahwa untuk kalian yang berminat melamar silahkan datang ke kantor atau kirimkan lamaran melalui email resmi mereka.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita