Connect with us

News

KPK OTT Hakim Tipikor Bengkulu

Published

on

KPK

Kilasjogja.com, NASIONAL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) hakim di Bengkulu. KPK juga melakukan OTT di Bogor yang juga merupakan satu rangkaian. KPK pun berkoordinasi dengan Mahkamah Agung (MA).

“Benar ada OTT mulai kemarin malam Bengkulu dan Bogor sejumlah pihak kita amankan ,” terang Febri Diansyah, Kabiro Humas KPK, Kamis (7/9).

KPK menetapkan hakim Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Dewi Suryana, sebagai tersangka. Dia diduga menerima suap karena mengatur vonis suatu perkara korupsi. Selain Dewi, ada empat orang lagi yang ikut terciduk KPK. KPK menyita uang ratusan juta rupiah dalam Operasi Tangkap Tangan kali ini .

 “Iya, ada uang ratusan juta rupiah,” jelasnya.

Mahkamah Agung (MA) langsung menonaktifkan ketua Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Kaswanto. Alasannya ketua pengadilan merupakan penanggungjawab dan berkewajiban melakukan pembinaan.

KPK tercatat empat kali dengan OTT saat ini. Namun, khusus untuk hakim KPK baru melakukan sebanyak dua kali. Mereka yang dijerat KPK adalah Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti dan istrinya, Lily Martiani Maddari.

KPK menangkap Kepala Seksi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu Parlin Purba, pejabat pembuat komitmen pada Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Provinsi Bengkulu Amin Anwari, dan Direktur PT Mukomuko Putra Selatan Manjudo Murni Suhardi.

Suap yang diberikan kepada jaksa diduga berhubungan dengan pengumpulan data dan bahan keterangan terkait indikasi korupsi dalam proyek pembangunan irigasi yang berada di bawah Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Provinsi Bengkulu.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.