Connect with us

Travel

Kolam Ikan Nila di Saluran Irigasi

Published

on

Kolam Ikan Nila

Kilasjogja.com, TRAVEL – Ingin melihat kolam ikan nila di saluran irigasi sepanjang 100 meter. Coba datang ke RT 04 dusun Singosaren, Wukirsari Imogiri Bantul. Anda akan melihat ribuan ikan nila berenang hilir mudik di saluran irigasi disepanjanh rumah warga.

Kini, warga harus berpikir beribu kali jika ingin membuang sampah saluran irigasi. Untuk mengantisipasi ikan nila hilang terbawa arus, warga memasang filter yang terbuat dari jaring dari kawat di sisi hilir.

Sedangkan pada bagian hulu dipasang semacam kincir air yang tengah diproses menjadi alat penggaruk sampah otomatis.

“Dulu pintu air irigasinya sering jadi timbunan sampah, apalagi setelah hujan deras. Sekarang tidak ada sampah lagi semenjak jadi kolam ikan,” terang Mutohar, pencetus ide saluran irigasi menjadi kolam ikan yang juga pembina Kelompok Pemuda Tansah Bejo.

Di beberapa pos kampling yang juga ditempel pamflet yang berisi pengumanan yang bertuliskan tidak diperkenankan menangkap ikan dengan menggunakan bahan kimia, bahan biologis, bahan peledak dan/atau.

Juga menangkap ikan menggunakan alat dan/atau cara yang merugikan dan/atau membahayakan kelestarian sumber daya ikan dan/atau lingkungan.

Jika mereka nekat tetap membuang sampah, otomatis akan membuat ikan-ikan tersebut mati dan siap mendapat hukumannya.

Mulai hukuman pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak dua miliar rupiah. Sesuai Undang-undang Republik Indonesia No.31/2014Pasal 84 Ayat 1 Jo UU No 45/2009 Pasal 85 tentang perikanan.

Kelompok Pemuda Tansah Bedjo menyediakan pakan ikan untuk memfasilitasi warga dan pengunjung yang datang memberi makan ikan di kolam saluran irigasi.

Pakan ikan dijual dengan harga Rp 1.000. Uniknya tak ada penjaga yang menjual belikan, warga dan pengunjung bisa mengambil sendiri.

Ada juga tempat cuci tangan lengkap sabunnya dan tempat parkir khusus untuk kendaraan bermotor.

“Tempatnya bersih dan rimbun. Datang siang juga tidak panas,” kata Intan, pengunjung asal Dlingo, Bantul.

Tempat ini cukup nyaman dikunjungi pada pagi hari. Sebab udara di daerah ini cukup sejuk dan cocok untuk bersepeda bersama keluarga.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.