Connect with us

Nasional

Kisi-Kisi Soal Tes Kemampuan Dasar CPNS!

Published

on

Tes Kemampuan Dasar

Kilasjogja.com, NASIONAL – Setelah dinyatakan Lulus seleksi administrasi, pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) akan melanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu tes kemampuan dasar (TKD), pekan ini.

Seperti pada penerimaan CPNS tahun sebelumnya, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar seleksi penerimaan CPNS menggunakan atau berbasis komputer, computer assisted test (CAT).

Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil. Maka soal CAT CPNS terdiri atas Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB).

Materi soal cpns TKD terdiri atas:

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),
  2. Soal Tes Intelejensi Umum (TIU);
  3. Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Adapun rincian pembasahan materi pokok soal CAT cpns Tes Kompetisi Dasar (TKD), yaitu:

A. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Soal CAT CPNS Tes Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari Tes Kompetensi Dasar yang akan diujikan bagi para peserta seleksi cpns untuk menilai peserta cpns dalam penguasaan pengetahuan dan kemampuan dalam mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi:
– Pancasila
– Undang Undang Dasar 1945
– Bhineka Tunggal Ika
– Negara Kesatuan Republik Indonesia
* Sistem tata negara Indonesia
* Pemerintah pusat dan pemerintah daerah
* Sejarah perjuangan bangsa,
* Peranan Bangsa Indonesia
* Kemampuan berbahasa indonesia.

B. Tes Intelejensi Umum (TIU)
Soal CAT CPNS Tes Intelejensi Umum (TIU) merupakan tes untuk meningkatkan intelegensi para peserta ujian cpns dalam analisa numerik, verbal serta berpikir logis dan analitis yang terdiri:

Soal CPNS Analisa Verbal, meliputi:
– Tes Sinonim (persamaan kata);
– Tes Antonim (lawan kata):
– Tes Padanan hubungan kata;
– Tes Pengelompokan kata.

Soal CPNS Analisa Numerik, meliputi:
– Tes aritmetik (hitungan);
– Tes Seri angka,
– Tes Seri huruf;
– Tes Logika Angka;
– Tes Angka dalam cerita.

Soal CPNS Berpikir Logis dan Analitis, meliputi:
– Tes Logika Umum;
– Tes Analisa Pernyataan;
– Tes Kesimpulan Silogisme;
– Tes logika Cerita;

C. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Soal CAT CPNS Tes Karakteristek Pribadi (TKP) merupakan sebuah tes psikologi yang meneliti jenis dan karakter kepribadian para peserta cpns dalam berbagai aspek, termasuk aspek kognitif dan aspek emosi, materi soal TKP meliputi:
– Integritas diri;
– Semangat berprestasi;
– Orientasi pada pelayanan;
– Kemampuan beradaptasi;
– Kemampuan mengendalikan diri;
– Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas;
– Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan;
– Kemampuan bekerja sama dalam kelompok;
– Menggerakkan dan mengkoordinir orang lain;
– Orientasi kepada orang lain;
– Kreativitas dan inovasi.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Nasional

Rumah Tahan Gempa Kementrian PUPR Sudah Terbitkan Pedoman Sejak Lama

Published

on

rumah tahan gempa

Mulailah Bangun Rumah Tahan Gempa

Kilasjogja.com, NASIONAL – Merujuk dari berbagai macam kejadian gempa yang ada di Indonesia dari gempa yang terjadi beberapa tahun silam di Jogja sampai dengan gempa yang baru saja terjadi di lombok. bangunan rumah penduduk banyak yang rusak sebagian malahan rubuh yang menjadi pertanyaan adalah apakah bangunan tempat tinggal penduduk bisa di bangun dengan tahan gempa?

Sudah sejak lama ada Buku Pedoman Membangun Rumah Tahan Gempa yang di tebitkan oleh Kementrian PUPR karangan Ir. Teddy Boen. 

Saat ini sudah ada beberapa jenis bangunan tahan gempa dengan sistem prestressed precast yang rapi dan bagus dan sesuai dengan SNI 2012/2013 mulai dari type 36 dengan harga terjangkau dan lulus uji di Puskim Bandung.

Rumah Tahan Gempa di Jogja
Rumah Tahan Gempa Di Jogja

Sepertinya Kementrian PUPR perlu lebih giar melakukan sosialisasi ke masyarakat perihal bangunan rumah tahan gempa.

Baca Juga: Gempa Lombok, Ratusan Pendaki Terjebak di Gunung Rinjani

yang sudah terlanjur mungkin sangat sulit untuk di perkuat, namun kedepannya agar tidak terjadi hal serupa mengingat kita di Indonesia berada di jalur pergesaran lempeng tektonik sudah saatnya pemerintah setempat harus mulai ketat dan tegas dalam menerapkan aturan pembangunan bangunan huni bagi masyarakat.

hal tersebut juga harus di imbangi dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya membangun rumah dengan struktur yang tahan akan gempa.

Baca Juga:

Continue Reading

Nasional

BMKG : Jauhi Bibir Pantai

Published

on

Kilasjogja.com, LOMBOK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat meminta warga Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap tenang dan menjauhi bibir pantai pasca gempa 7 Skala Richter (SR) mengguncang Lombok Utara pukul 18.46 WIB, Minggu (5/8).

Gempa yang berlokasi di 8.37 LS, 116.48BT dengan kedalaman 15 Kilometer tersebut berpotensi terjadinya tsunami.

“Meski prediksi gelombang paling tinggi hanya setengah meter, tapi kami minta masyarakat segera jauhi bibir pantai dan mencari tempat yang jauh lebih tinggi. Upayakan untuk tetap tenang dan tidak panik,” ungkap Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karnawati di Jakarta, Minggu (5/8).

Dwikorita mengatakan gelombang tsunami yang tiba bisa saja berbeda-beda.

“Gelombang yang pertama bisa saja bukan yang terbesar,” tuturnya.

Diungkapkan, hingga saat ini BMKG terus memantau kondisi terkini pasca gempa dan berkoordinasi dengan pihak- pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Terus kami pantau dari Pusat Gempa Nasional di Jakarta, termasuk potensi terus terjadinya gempa susulan,” terangnya.

Dwikorita memaparkan hingga pukul 19.51 WIB, telah terjadi 16 kali gempa susulan namun dengan magnitudo yang jauh lebih kecil.

Namun demikian, Ia meminta masyarakat untuk terus waspada dan tidak mendiami bangunan atau rumah yang rawan ambruk.

Baca Juga:

Continue Reading

Nasional

Prabowo Subianto Utus Ketua Umun Partai Gerindra Jabar Lobi Ustad Abdul Somad

Published

on

prabowo subianto dan ustadz abdul somad

Ustad Abdul Somad Salah Satu Calon Wakil Presiden Pilihan Prabowo Subianto

KilasJogja.com, NASIONAL – Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengutus Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Mulyadi untuk berkomunikasi dengan Ustadz Abdul Somad alias UAS.

Lobi untuk bertemu ini terkait hasil ijtima ulama yang merekomendasikan Somad dan Salim Segaf Aljufri sebagai calon pendamping Prabowo di Pilpres 2019.

Pertemuan Prabowo dengan ulama asal Riau itu belum terlaksana karena kesibukannya berceramah.

Mulyadi mengklaim Prabowo memerintahkannya langsung bertemu dengan UAS.

“Saya diutus langsung, usai pertemuan di Kertanegara Minggu (29/7),” kata Mulyadi kepada CNNIndonesia.com, Kamis (3/8).

Kata Mulyadi, dia telah bertemu dengan UAS, Senin (30/7) di Bandara Soekarno Hatta. Dalam pertemuan itu, UAS menolak untuk mendampingi Prabowo sebagai Cawapres.

“Tapi kami terus berkomunikasi dan meminta UAS untuk bertemu dengan Prabowo. Waktunya belum ditentukan karena padatnya jadwal UAS. Posisi kami saat ini menunggu UAS untuk bertemu Prabowo,” katanya.

Meski menolak, kata Mulyadi, UAS berjanji mendukung dan mendoakan Prabowo menjadi Presiden.

Mulyadi berharap UAS dapat bertukar pikiran dan gagasan dengan Prabowo. Usai Ijtima Ulama, Prabowo belum pernah bertemu dengan UAS.

“Kalau dengan pak Salim kan pak Prabowo sering bertemu,” katanya.Mulyadi menambahkan sejumlah ulama juga telah menghubunginya agar segera merealisasikan pertemuan Prabowo dengan UAS.

“Semalam sejumlah ulama bertemu di Az Zikra Sentul, dan Arifin Ilham menelepon saya dan berpesan agar memperjuangkan UAS,” katanya.

Prabowo menurut Mulyadi sangat menghormati hasil ijtima, dan dia akan mempertimbangkan rekomendasi para ulama.

Saat ini ada tiga nama yang berpotensi untuk mendampingi Prabowo, yakni UAS, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Salim Segaf Aljufri.

Mulyadi mengatakan, UAS memiliki kompetensi sebagai calon wakil presiden.

“Prabowo ini saya ibaratkan pilot yang akan membawa pesawat terbang berpenumpang 250 juta, maka dibutuhkan seorang copilot yang mampu mendorong Prabowo,” ujarnya.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita