Connect with us

Football

Cerita Pahit Carlo Ancelotti

Published

on

Carlo Ancelotti
Photo: Reuters / Michaela Rehle

Kilasjogja.com, Football – Keputusanan Bayern Munich menjadi cerita pahit Carlo Ancelotti pada Kami (28/09/2017), jajaran dewan petinggi klub tersebut memanggil Carlo Ancelotti, sepulangnya dari lawatan ke Paris.

The Bavarian mengevaluasi performa tim dan Ancelotti sendiri. Kekalahan terhadap PSG menjadi kabar buruk dan kekhawatiran dari klub atas penampilan sejak awal musim.

Atas alasan tersebut Ancelotti pun dipecat. Nama besar Ancelotti dan pencapaian dari Bayern selama ini seolah-olah tidak bisa menjadi pertimbang petinggi klub itu. Tanpa ragu pelatih yang sudah memenangi tiga gelar Liga Champions tersebut ditendang keluar dari Allianz Arena.

Penampilan tim yang jauh dari kata memuaskan ini telah di bidik oleh manajemen semenjak pramusim lalu, terbukti permulaan kompetisi berlangsung, Bayern tidak bisa melejit ke puncak klasemen, Enam Pekan berlangsung, tim yang sempat dijuluki FC Hollywood ini nangkring di posisi ketiga dengan hanya memperoleh raihan 13 poin, dan pada pekan ke empat Bayern sempat di tumbangkan oleh Hoffenheim.

Puncaknya, pada matchday 2 babak penyisihan Grup B Liga Champions, Bayern harus mengakui keunggulan skuat super mahal PSG. Rabu, 27 September 2017, mereka dilibas 0-3 oleh Neymar cs di Parc des Princes.

“Performa tim kami sejak awal musim tidak sesuai dengan harapan. Saya berterima kasih kepada Ancelotti atas kerjasamanya. Dia akan tetap menjadi teman saya, namun kami harus membuat keputusan profesional,” ungkap CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge saat mengumumkan pemecatan itu.

Ancelotti hanya bisa menerima dan pasrah atas keputusan manajemen, dia pun tak lupa mengucapkan salam perpisahan kepada segenap tim.

“Sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari sejarah Bayern, saya ingin mengucapkan terima kasih kapada klub, tim dan para penggemar,” tulis Ancelotti di twitternya.

Prev1 of 3

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Football

Dortmund Kalah Lagi

Published

on

Dortmund Kalah Lagi

Kilasjogja.com, FOOTBALL- Hasil negatif di bundesliga kembali ditorehkan Borussia Dortmund pekan ini. Menjamu Werder Bremen di Signal Iduna Park, Dortmund takluk 1-2.

Awalnya Dortmund sempat membuat Bremen gebrakan di awal-awal lewat serangan balik cepat yang dibangun oleh Christian Pulisic dan Shinji Kagawa namun kandas di kotak penalti.

Dortmund justru kebobolan lewat serangan balik cepat yang dilakukan Bremen di menit ke-26.

Max Kruse, melepaskan umpan panjang ke sisi kanan dan di sambut Maximilian Eggestein, yang sedikit melakukan gerakan sebelum akhirnya melepaskan tembakan terukur ke gawang Roman Burki.

Hingga babak pertama usai, Dormund tak mampu mencetak gol balasan. Bremen pun unggul 1-0.

Di babak kedua, serangan Dortmund akhirnya membuahkan gol untuk mengubah skor menjadi 1-1 lewat tandukan Pierre-Emerick Aubameyang, setelah striker asal Gabon itu mendapat umpan lambung Kagawa.

Petaka muncul ketika Theodor Gebre Selassie berhasil melesakkan gol lewat sundulan setelah menerima umpan Kruse di menit 68.

Hingga laga usai, tak ada gol tambahan yang tercipta. Bremen berhasil pulang dengan tiga poin setelah menang dengan skor 2-1.

Kemenangan ini membuat Bremen naik ke posisi 16 dengan poin 14, kalah satu poin dari Hamburg yang ada di zona aman.

Sementara itu, kekalahan ini membuat Dortmund tetap tertahan di posisi ketujuh dengan poin 22.

“Kami merasakan kalah di laga di mana kami bermain baik, tapi babak pertama benar-benar menyakitkan mata saya. Saya tak pernah melihat kami bermain begitu buruk,” terang Peter Bosz, pelatih Dortmund.

Continue Reading

Football

Hore, PSIM Yogyakarta Bertahan di Liga 2

Published

on

PSIM Yogyakarta

Kilasjogja.com, FOOTBALL – Doa pecinta sepak bola Yogyakarta kepada PSIM Yogyakarta akhirnya terkabul. Klub berjuluk Laskar Mataram memastikan tetap bertahan di kompetisi Liga2 musim depan.

Kepastian bertahan di kompetisi Liga2 didapat PSIM Yogya usai mengandaskan PSBK Blitar dengan skor meyakinkan, 3-0 pada laga kedua mereka dalam babak play off Grup H di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (15/10) malam. Laga terakhir melawan PSCS pada Rabu (18/10) tidak berpengaruh lagi.

Di pertandingan semalam, Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto sedikit melakukan perubahan komposisi ketika melawan PSBK Blitar.

Erwan Hendarwanto memasang Ayub Antoh di bek sayap yang sebelumnya diisi M Rifky dan langsung menurunkan pemain baru asal Persatu Tuban Supriyadi di posisi gelandang sayap. Keduanya bahu membahu dengan Dicky Prayoga dan Hendika Arga Permana di posisi belakang.

PSIM langsung tampil menekan dan membuka keunggulan berkat gol Dicky melalui tendangan kerasnya.

Sebelum turun minum, PSIM mengandakan keunggulan akibat gol bunuh diri pemain lawan yang bermaksud menghalau bola hasil tendangan bebas Dicky yang justru masuk ke gawangnya sendiri.

PSIM kian menjauh melalui tendangan penalti Engkus Kuswaha pada penghujung laga setelah salah satu pemain PSBK hands ball di kotak penalti.

“Perjuangan anak-anak luar biasa. Mereka penuh motivasi dan tampil tenang di pertandingan,” terang pelatih asal Magelang.

Meski masih menyisakan satu pertandingan, PSIM sudah aman di puncak karena tidak mungkin terkejar oleh rival-rivalnya. PSIM kini mengantongi nilai enam, sudah unggul empat poin dari rival terdekatnya, PSCS di posisi runner up.

Sebab pada laga sebelumnya di tempat sama, PSCS hanya mampu bermain imbang 3-3 dengan Persipur Purwodadi.

“PSIM jadi tim pertama di babak play off yang sudah memastikan bertahan,” terang Agung Damar Kusumandaru, manajer PSIM.

Agung Damar Kusumandaru berharap pada pertandingan terakhir melawan PSCS, Rabu (18/10), pemain PSIM Yogyakarta bisa bermain lebih enjoy dan kembali meraih kemenangan untuk memantapkan posisi puncak, meski telah memastikan bertahan di kompetisi Liga 2 dalam musim depan.

Continue Reading

Football

Choirul Huda Mengalami Luka Dibagian Dada

Published

on

Choirul Huda Meninggal

Kilasjogja.com, Football – Persepakbolaan nasional sedang berduka Choirul huda kiper PERSELA Lamongan menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr, Soegiri, Lamongan setelah terjadi Insiden bertabrakan dengan Ramon Rodrigues saat kontra Semen Padang, Minggu (15/10) sore di Stadion Surajaya, Lamongan.

Kiper Persela Lamongan tersebut meninggal pada Pukul 17:15 WIB, Pasca meninggal, Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Basuki Rachmat Lamongan. Keluar dari Rumah Sakit dengan terbungkus kain kafan, Almarhum disambut oleh Suporter Persela yang telah menunggu.

Meninggalnya kiper yang memiliki segudang prestasi dan merupakan panutan bagi seluruh tim Persela Lamongan ini diringi oleh isak tangis keluarga dan para supporter yang merasa kehilangan sosok kiper yang mereka cintai ini.

Video Detik-Detik Penyebab Choirul huda Meninggal Di Lapangan

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
loading...

Headline Berita