Connect with us

News

Kemenag DIY Gandeng Penegak Hukum

Published

on

Kemenag diy

Kilasjogja.com – Kasus penipuan jamaah Umroh dan Haji yang dilakukan agen First Travel telah mencoreng bisnis penyelenggaraan ibadah ke tanah suci di Indonesia, Guna mengantisipasi agar kejadian serupa tak terulang pada masa yang akan datang, Kantor Perwakilan Kementrian Agama (Kemenag) DIY melakukan berbagai langkah antisipasi.

Kakanwil Kemenag DIY, Lutfi Hamid mengatakaan, Kemenag DIY kini menjalin kerjasama dengan instansi terkait seperti Polda DIY, Satpol PP hingga Biro Kesra DIY untuk memastikan kasus penipuan yang dilakukan First Travel tidak terjadi lagi.

“Pertama kami sangat menyayangkan karena biro umrah dan haji khusus, seharusnya mengantarkan jamaah menjadi tamu Allah di Tanah Suci. Tapi yang terjadi, mereka justru menelantarkan dengan mengorbankan ketulusan jamaah yang sudah bersusah payah membayar. Kami di DIY telah bekerjasama dengan kepolisian dan instansi terkait lainnya apabila diketahui ada indikasi oknum biro yang bermasalah,” terangnya.

Pantau Langsung

Kemenag, menurut Lutfi, memiliki tanggung jawab untuk memastikan penipuan tersebut tidak terjadi lagi ke depan. Kasus penipuan tersebut, bukan hanya membawa efek buruk, tapi juga telah menciderai citra umat Islam.

“Kemenag jelas memiliki perhatian ke arah situ dan perlu diupayakan punishment¬†bagi oknum biro yang nakal. Jangan sampai tumbuh citra negatif bahwa agama itu bisa dikomersilkan,” jelasnya.

Pelaksana Harian Kabid PHU Kemenag DIY, Muklas, menambahkan ke depan, penyelenggara ibadah umroh di wilayah DIY wajib memberikan laporan pada Kemenag terkait jumlah dan data jamaah yang diberangkatkan ke tanah suci untuk menjalankan ibadah.

“Kami harus bisa memantau secara langsung sebagai bentuk perlindungan pada jamaah. Biro perjalanan harus bersedia menaati hal tersebut,” ungkapnya.

Kemenag DIY telah menyerahkan tujuh izin operasional kepada biro perjalanan penyelenggara ibadah umroh dan haji khusus kepada PT Asamulia Ekspres, PT Arminareka Perdana (keduanya membuka layanan perjalanan haji khusus dan umrah), PT Solusi Balad Lumampah Sleman, PT Solusi Balad Lumampah DIY, Bumi Nata Wisata, PT Darul Umrah dan PT Cahaya Imani. Ketujuh izin tersebut merupakan lanjutan, setelah 26 biro perjalanan serupa lainnya yang telah mendapat izin, beberapa waktu lalu.

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.