Connect with us

Nasional

Kejutan Hakim Cepi Iskandar

Published

on

Cepi Iskandar

Kilasjogja.com, NASIONAL – Cepi Iskandar, hakim  Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan membuat keputusan mengejutkan, yakni mengabulkan permohonan praperadilan Ketua Umum DPP Golkar, Setya Novanto (Setnov). Hakim Cepi menilai penetapan tersangka oleh KPK terhadap Novanto tidak sah.

“Mengabulkan permohonan praperadilan untuk sebagian dan menyatakan surat perintah penyidikan (Sprindik) terhadap Setya Novanto tertanggal 17 Juli 2017 yang menetapkan pemohon sebagai tersangka oleh termohon tidak sah,” kata Hakim Cepi Iskandar saat membacakan putusan di PN Jakarta Selatan, 

Hakim juga memerintahkan KPK untuk menghentikan penyidikan terhadap Setya Novanto. Setnov sebelumnya disangkakan Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dalam kasus proyek pengadaan e-KTP.

Hakim tunggal ini dalam pertimbangan putusannya menyatakan, penetapan tersangka terhadap Novanto tidak berdasarkan pada dua alat bukti yang sah dan cacat hukum.

“Menimbang pertimbangan dalam perkara a quo, sprindik tertanggal 17 Juli 2017 beserta penetapan tersangka dan seluruh bukti dari termohon adalah cacat hukum dan tidak ada dua alat bukti sah yang dapat menetapkan pemohon sebagai tersangka,” ucap Hakim Cepi saat membacakan pertimbangan putusannya.

Hakim Cepi berpendapat, penetapan Novanto sebagai tersangka tidak berdasarkan prosedur hukum acara perundang-undangan sebagaimana dalam UU 30/2002 tentang KPK, KUHAP dan Standard Operating Procedure (SOP) KPK.

Kepala Biro Hukum KPK Setiadi menyatakan, lembaga antirasuah ini akan mempelajari kembali terkait putusan hakim Cepi Iskandar yang menerima sebagian permohonan praperadilan yang diajukan Setnov dalam kasus e-KTP.

Namun, katanya, KPK tetap menghargai dan menghormati apa yang menjadi putusan ataupun dalil dari putusan praperadilan tersebut.

Setiadi menyatakan, pihaknya akan mengacu pada isi atau ketentuan pada Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No 4 Tahun 2016 dimana jika penetapan tersangka dibatalkan, penyidik dibenarkan untuk mengeluarkan surat perintah baru.

“Namun, ini bukan berarti sikap dari kami karena akan melakukan konsolidasi dan mengevaluasi. Kemudian yang terakhir sebenarnya dalam hal putusan ini kami memang tidak boleh melakukan eksaminasi tetapi setidaknya kami melihat ada beberapa dalil atau putusan dari hakim sendiri, ada beberapa bukti kami tidak dijadikan dasar,” jawabnya.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Nasional

Pasukan Elit TNI Untuk Menumpas Terorisme Koopsusgab

Published

on

Pasukan Elit TNI
Image by Nasional Kompas.

Kilasjogja.com, NASIONAL – Pasukan elit TNI ini adalah Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopsusgab) yang telah di aktifkan kembali oleh presiden jokowi dodo baru-baru ini.

Koopsusgab diketahui merupakan pasukan khusus super elite gabungan antiteror TNI yang terdiri dari Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, dan Satbravo TNI AU dan diresmikan pada Juni 2015 oleh Moeldoko ketika menjabat sebagai Panglima TNI.

Menurut mantan Panglima TNI yang sekarang menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal Moeldoko, menjelaskan bahwa tugas Koopsusgab TNI adalah membantu Polri dalam melaksanak pemberantasan terorisme.

Koopsusgab sendiri terdiri dari masing-masing matra TNI, Angkatan Darat (TNI AD), ANgkatan Laut (TNI AL) dan Angkatan Udara (TNI AU) memiliki satuan atau komando pasukan khusus. Nah dari beberapa matra inilah pasukan khusus dipilih pasukan terbaik yang kemudian dibentuk menjadi pasukan khusus anti teror. Diantaranya, Satgultor – 81 (Satuan 81), Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), Bravo 90 (Satuan Bravo 90).

Kekuatan dari gabungan satuan ini benar-benar dirahasiakan, sehingga tidak diketahui jumlah personel maupun jenis senjata yang digunakan. Semua benar-benar tertutup!

Visi dan Misi Koopsusgab adalah untuk “tidak diketahui, tidak terdengar dan tidak terlihat.”

Koopsusgab ini menguasi berbagai medan, darat, air dan udara. Dalam latihan, pasukan super elite ini digembleng agar jago di mana pun mereka berada.

Determinasi agar selalu beradaptasi dengan kondisi lingkungan membuat pasukan ini mudah menyesuaikan diri dengan misi yang diberikan.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, satuan khusus ini ibarat pasukan siluman. Artinya pasukan ini benar-benar misterius, termasuk kekuatan pasukan yang dimiliki.

Sejak dibentuk pertama kali oleh Jenderal Moeldoko pada 9 Juni 2015, belum ada satu pun publik, wartawan, hingga media yang tahu seberapa besar kekuatan hingga fasilitas yang dimiliki. Segala sesuatu yang terkait Koopsusgab benar-benar dirahasiakan!

Salah satu operasi yang membuat masyarakat makin mengenal pasukan super elite ini adalah saat menjalankan Operasi Woyla di Thailand, oleh Kopassus yang kala itu di bawah naungan ABRI.

Operasi ini adalah operasi pembebasan sandera dalam pesawat Garuda DC-9 Woyla pada 30 Juni 1982. Dalam operasi tersebut super elite ini mampu menumbangkan teroris dalam waktu kurang dari tiga menit.

Itulah beberapa fakta kedigdayaan satuan Koopsusgab satuan super elite gabungan dari berbagai matra TNI. Untuk sekarang tinggal menunggu waktu RUU Anti Terorisme disahkan dan TNI serta Polri bersama-sama bersatu padu memberantas para pelaku teroris.

Continue Reading

Nasional

Bom Bunuh Diri Gereja Surabaya 2 Tewas

Published

on

Bom Bunuh Diri

Kilasjogja.com, SURABAYA – Ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi WIB memakan korban jiwa.

Informasi yang disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, ada dua korban jiwa dan 13 orang luka-luka.

“Ada dua korban jiwa. Satu pelaku bom bunuh diri dan satu jemaat. Untuk jemaat, dia meninggal saat dirawat di Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya,” ungkap Barung Mangera, Minggu (13/5/2018).

Sedangkan 13 korban, tambah Barung, masih dalam perawatan. “13 masih dirawat di rumah sakit. Data yang kami terima, dari 13 korban yang dirawat, dua anggota polisi dan 11 adalah warga masyarakat,” urainya.

Sebelumnya, Barung menjelaskan jika ledakan terjadi sekitar pukul 07.00. “Informasi yang kami dapat, ledakan terjadi sekitar pukul 07.00,” jelasnya saat ditemui Suara.com di tempat kejadian perkara (TKP).

Ditambahkan Barung, diduga pelaku teror bom meledakkan dirinya di area gereja.

Kekacauan Setelah Bom Bunuh Diri Meledak di Gereja di Surabaya

bom meledak di Gereja di Surabaya. Bom pertama meledak di Gereja Santa Maria, Surabaya. Rupanya, bom susulan juga meledak di dua gereja lainnya.

Bom meledak selang lima menit setelah ledakan pertama. Karo Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol M Iqbal membenarkan adanya ledakan.

“Benar ada dugaan ledakan bom, saat ini kepolisian setempat sedang lakukan upaya-upaya kepolisian evakuasi korban dan pengamanan lokasi,” kata Iqbal dikonfirmasi, Minggu (13/5).

Tampak dalam foto dan video, sejumlah kaca pecah dan beberapa motor tergeletak. Warga yang berada di sekitar ledakan bom berhamburan untuk menyelamatkan diri.

Hingga kini belum ada informasi pasti soal jumlah korban akibat ledakan ini.

View post on imgur.com

View post on imgur.com

View post on imgur.com

Polisi menduga ledakan tersebut merupakan bom bunuh diri menggunakan sepeda motor yang terjadi pada pukul 07.15 WIB.

“Benar ada dugaan ledakan bom” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Iqbal saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Ahad (13/5).

Kendati demikian, Iqbal belum bisa menginformasikan lebih lanjut perihal banyaknya korban dan kronologi. Kejadian tersebut menurutnya btau terjadi dan kepolisian masih melakukan tidakan yang diperlukan.

“Saat ini kepolisian setempat sedang melakukan upaya-upaya kepolisian,” kata Iqbal.

Tindakan kepolisian tersebut seperti evakuasi korban. Kepolisian juga melakukan pengamanan lokasi di sekitar tempat terjadinya ledakan.

Continue Reading

Nasional

Ketua MUI menghimbau Pelapor Puisi Sukmawati Mencabut Laporannya

Published

on

Sukmawati

Kilasjogja.com, NASIONAL – KH Ma’ruf Amin Katua Umum Majelis Ulama Indonesia menghimbau kepada pihak yang melaporkan Sukmawati Soekarno Putri terkait dengan puisinya yang sangat kontroversial itu untuk mencabut laporannya.

KH Ma’ruf Amin meminta bahwa hal ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan karena terlapor Sukmati sudah melakukan konversi pers dan menjelaskan bahwa maksud dari puisi tersebut tidak berniat untuk melukai hati umat muslim di Indonesia.

“Hentikan ke pelaporan Bareskrim dan mengutuhkan kembali sebagai bangsa. Kita bangun ukhuwah islamiyah bersama,” katanya di kantor MUI, Jalan Monumen Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2018).

Maruf berharap agar dalam menyelesaikan persoalan tersebut dengan mengkedepankan dialog sebagaimana pernah diajarkan Presiden RI Soekarno.
“Harapan kami itu. Kami ingin mencoba menempatkan masalah ini jika ada persoalan kita bisa menyelseakkannya seperti Bung Karno dulu yang mencari titik temu. Kita ingin ada solusi kebangsaan agar bangsa ini tetap utuh dan tak ada konflik,” harapnya.

“Kalau bisa memaafkan dan tidak meneruskan, bermusalahah, bersaudara membangun kembali keutuhan, kalau saya bisa berharap, itu saya harapkan,” tutupnya.

Selepas melaksanakan pertemuan, Sukmawati hanya tertunduk dan diam seribu bahasa, derai air mata membasahi wajah pembaca puisi kontroversial yang berjudul “Ibu Indonesia”. Dia khir penjelasan Maruf Amin atas hasil pertemuan, Sukmawati cium tangan Maruf Amin, aksi tersebut menandakan aksi menghormati ulama.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
loading...

Headline Berita