Connect with us

Bantul

Juru Parkir Wajib Bersikap Ramah!

Published

on

Juru Parkir

Kilasjogja.com, BANTUL –  Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul memberi pengarahan kepada semua juru parkir (jukir) di Kabupaten Bantul. Pekan ini, pengarahan kepada juKir dimulai di Pasar Niten dan Imogiri dan dilanjutkan secara bertahap kepada semua jukir di Bantul

Pembinaan dalam upaya meningkatkan pelayanan jukir yang baik, seperti bentuk keramahan, sopan santun, pemakaian dan kerapian seragam, sehingga dapat memberikan rasa senang dan aman terhadap pemilik kendaraan yang diparkir.

Aris Suharyanta SSos MM, Kepala Dinas Perhubungan Bantul mengatakan saat ini jumlah jukir di Bantul, terdiri juru parkir perorangan ada 116 orang, dan 61 jukir kelompok yang rata-rata beranggota 15 hingga 20 orang.

“Untuk juru parkir kelompok ada di obyek wisata, pasar dan tempat keramaian lainnya bekerja sama dengan masyarakat desa, kelompok sadar wisata, kelompok pemuda dan warga lainnya,” jelasnya.

Dalam setiap kegiatan pengarahan kepada juru parkir, Dinas Perhubungan memberikan perangkat seragam, di antaranya rompi, topi dan trafic cone.

Dengan pemakaian seragam, selain akan terlihat rapi juga merupakan salah satu upaya pengamanan menghindari adanya orang lain yang bukan jurkir masuk ke area parkir.

Aris Suharyanta mengatakan, terkait dengan tarif pakir, saat ini juga sudah ada kesadaran dari para pengelola.

“Para jukir didampingi kelompok sadar wisata sudah tidak ada lagi yang memungut tarif melebihi batas yang diatur dalam Perda Bantul 07 Tahun 2009 tentang Retribusi dan Perda 05 Tahun 2015 tentang Perubahan Tarif Parkir,” jelasnya.

Hasil perolehan retribusi parkir yang masuk pendapatan asli daerah (PAD) hanya 40 persen, sedangkan sisanya atau 60 persen diperuntukkan bagi kepada pengelola parkir.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tahun 2017 menargetkan pendapatan asli daerah dari penerimaan retribusi penyelenggaraan kegiatan parkir di daerah ini sebesar Rp170 juta.

Target pendapatan retribusi parkir 2017 yang sebesar Rp170 juta ini naik dibanding target 2016 tercatat Rp143 juta.

Pendapatan retribusi parkir yang akan dihimpun Dishub Bantul itu berasal dari setoran pengelola parkir tepi jalan umum yang berizin di sebanyak 90 lokasi parkir dan pengelola parkir khusus di 57 lokasi.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.