Connect with us

News

Gempa 6,7 SR dari Bom Hidrogen Korut ?

Published

on

bom hidrogen

Kilasjogja.com, INTERNATIONAL – Korea Utara (Korut) mengklaim berhasil menguji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen (H-bomb). Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korut dalam pernyataan yang disiarkan stasiun televisi negara mengatakan bahwa bom hidrogen siap dipasang di rudal balistik antarbenua (ICBM).

Bom hidrogen yang diklaim Korut sukses diperkirakan berdaya 100 kiloton, 10 kali lebih kuat dari tes serupa pada tahun lalu. Bom hidrogen, yang juga disebut bom termonuklir, menggunakan fusi atau inti atom yang datang bersamaan untuk menghasilkan energi peledak.

Uji coba kemarin telah memicu gempa buatan yang menurut Survei Geologi AS (USGS) berkekuatan 6,3 SR. ”Uji bom hidrogen yang diperintahkan oleh pemimpin Kim Jong-un adalah kesuksesan sempurna dan merupakan langkah bermakna dalam menyelesaikan program senjata nuklir negara,” terang pernyataan Pemerintah Korut.

Sepanjang sejarah, dunia telah dikejutkan bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, di akhir Perang Dunia II. Bom atom kala itu itu telah menewaskan lebih dari 200 ribu orang.

Nikki Haley, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB menyerukan kepada 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB untuk memberlakukan sanksi paling tegas dan keras untuk menangkal ambisi nuklir Kim Jong-Un. Negara-negara dengan kekuatan nuklir di dunia ini memahami tanggung jawab masing-masing. Namun Kim Jong-Un tidak menunjukkan pemahaman sama sekali soal kekuatan nuklir.

“Penggunaan rudal yang semena-mena dan ancaman-ancaman nuklirnya menunjukkan bahwa dia memohon untuk perang,” jelasnya.

Amerika Serikat akan mengedarkan draf resolusi baru pekan ini. Tujuannya agar mendapat persetujuan seluruh negara anggota Dewan Keamanan PBB. AS juga akan menargetkan negara-negara yang melakukan perdagangan dengan Korut, dalam langkah yang menyindir China.

“Hanya sanksi paling tegas yang bisa membantu kita menyelesaikan persoalan ini melalui diplomasi. Kita telah cukup lama menunda-nunda keputusan. Tidak ada lagi jalan yang tersisa,” ungkap Haley.

Pemerintah Amerika Serikat yang menjadi musuh utama Pyongyang mengancam akan menggunakan senjata nuklir untuk melawan Korea Utara (Korut) jika negara itu terus mengancam akan Washington dan sekutu-sekutunya dengan senjata nuklir.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.