Connect with us

Internasional

Foto Selfie Miss Israel dan Irak Memicu Kemarahaan Publik Arab

Published

on

selfie miss israel dan irak picu kemarahan publik arab
Ratu Kecantikan Israel Adar Gandelsman (kiri) selfie bersama Ratu Kecantikan Irak Sarah Idan. Foto/Instagram Sarah Idan

Kilasjogja.com, LAS VEGAS – Foto selfie bersama antara kontestan Miss Universe 2017 asal Israel dan Irak memicu kemarahan publik Arab, walapun maksud dari selfie tersebut adalah untuk mempromosikan perdamaian dunia. Pengguna media sosial di arab agaknya tidak setuju dengan hal tersebut ratu kecantikan Irak di anggap tidak pantas foto bersama dengan ratu kecantikan dari negera yang menjajah plestina.

Miss Irak Sarah Idan dan Miss Israel Adar Gandelsman akan bersaing pada 26 November 2017 di Planet Hollywood, Las Vegas.

“Ketahuilah, ini Miss Irak dan dia luar biasa,” tulis Adar Gandelsman,19, di halaman Instagram-nya. Foto itu telah di-like hampir 2.500 orang sejak diunggah hari Selasa pekan lalu.

Miss Irak, Sarah Idan, juga mengunggah foto selfie bersama tersebut di halaman Instagram-nya.”Peace and Love from Miss Iraq and Miss Israel,” tulis Sarah Idan. Foto yang dia unggah telah di-like sekitar 1.700 orang.

Meski foto mereka menyuarakan pesan perdamaian dan cinta, tapi para netizen Arab tak bisa menerima. Israel yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Irak tetap dianggap sebagai negara yang melakukan pendudukan terhadap tanah Arab.

“Foto kedua wanita tersebut bersama-sama mempromosikan perdamaian, tidak sesuai dengan selera setiap orang,” kata YouTuber Arab, Sabrina Bennoui.

Asaad Abukhalil, seorang profesor yang berbasis di Amerika Serikat (AS) melalui Twitter juga mengkritik foto tersebut.”Ratu Kecantikan Irak dengan senang hati berpose dengan Ratu Kecantikan pendudukan dan kebrutalan,” tulis dia.

”Jika Anda adalah seorang Arab yang terhormat, Anda harus membenci Israel selamanya. Palestina adalah kehormatan kami, orang Arab,” bunyi komentar seorang pengguna Instagram yang lain.

“Anda menginginkan perdamaian dengan para musuh, dengan orang-orang yang menyerang tanah dan membunuh anak-anak yang tidak bersalah,” kritik netizen Arab lainnya.

Namun, tidak semua orang tersinggung dengan foto tersebut. Beberapa pejabat, teutama dari Israel justru memujinya.

Juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Inir Gendelman memuji Idan dan Gandelsman yang berbagi sebuah pesan harapan yang besar untuk wilayah Timur Tengah.

“Miss Irak Sarah Idan dan Miss Israel Adar Gandelsman (tidak ada hubungan) bertemu di kontes kecantikan Miss Universe dan menjadi teman. Miss Irak mem-posting foto ini di Instagram-nya. Pesan harapan yang besar untuk wilayah ini. Semoga sukses untuk Sarah maupun Adar,” tulis Gendelman di Twitter, yang dikutip Senin (20/11/2017).

Setelah memicu kemarahan publik Arab, Sarah Idan mengeluarkan sebuah pernyataan permintaan maaf yang disebabkan oleh foto tersebut. Dia mengatakan bahwa tujuan foto itu untuk mempromosikan keinginan bersama dalam mewujudkan perdamaian dunia”.

”Miss Israel mendekati saya saat sesi foto. Setelah dengan baik menyapa saya, dia bertanya apakah kami bisa berfoto bersama dan saya setuju karena saya melihatnya sebagai kesempatan untuk mengungkapkan keinginan bersama kami untuk perdamaian dunia. Fotonya dari kami mendapat pujian, sementara saya hanya mendapat komentar negatif,” kata Sarah Idan.

”Foto ini tidak berarti saya memaafkan pemerintah Israel atau kebijakannya. Saya ingin meminta maaf kepada siapapun yang menganggap ini sebagai penghinaan terhadap kepentingan Palestina,” lanjut dia.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Internasional

Bolsonaro Presiden Brasil

Published

on

Kilasjogja.com, INTERNASIONAL – Jair Bolsonaro (83) terpilih sebagai Presiden Brasil dan akan dilantik pada 1 Januari 2019 menggantikan Michel Temer. Bolsonaro menang setelah rakyat Brasil kecewa terhadap pemerintahan sebelumnya yang diwarnai korupsi, kriminalitas dan krisis ekonomi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menelepon Bolsonaro dan menyampaikan selamat. Jubir Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan Trump dan Bolsonaro berkomitmen akan meningkatkan hubungan kedua negara serta meningkatkan peranan di regional Amerika.

Media menyebut Bolsonaro yang merupakan purnawirawan militer berpangkat Kapten, merupakan sosok kontroversial. Ia dikenal rasis, merendahkan perempuan dan mengalami homofobia. Ia dijuluki “Tropical Trump” lantaran meniru slogan Presiden AS itu dengan mengusung tema kampanye “Make Brazil Happy Again”.

Pada putaran final Pemilu yang berlangsung, Minggu (28/10), Bolsonaro meraih 55,13 persen suara, mengalahkan pesaingnya dari Partai Pekerja, Fernando Haddad yang meraih 44,87 persen suara. Daam pidato kemenangannya, Bolsonaro mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengubah nasib Brasil.

Pada 6 September 2018, Bolsonaro ditikam dan cedera saat berkampanye. Ia dirawat di rumah sakit selama tiga pekan dan sejak itu, ia hanya berkampanye lewat media sosial. Didampingi istrinya, Bolsonaro berpidato dan mengatakan ia berjanji akan melaksanakan Konstitusi dan Injil.

Ia mengatakan Brasil tidak lagi bisa terpaku pada sosialisme, komunisme, populisme dan ekstrem kiri. Ia berjanji akan membela Konstitusi, demokrasi dna kebebasan.

Lawan Bolsonaro menuduh presiden terpilih akan menerapkan otoritarianisme. Seperti yang terjadi saat Brasil dikuasai militer antara tahun 1964 sampai 1985. Ribuan pendukungnya berkumpul di depan rumah Bolsonaro di Brasil. Mereka mengibarkan bendera Brasil dan menyulut kembang api.

Fernando Haddad belum mengucapkan selamat kepada Bolsonaro. Para pndukung Partai Pekerja berkumpul di depan kediaman Haddad di Sao Paulo. Mereka mengecam Bolsonaro dan menyebutnya sebagai tokoh fasis.

Baca Juga:

Continue Reading

Internasional

Topan Yutu Melanda Filipina

Published

on

Kilasjogja, INTERNASIONAL – Hujan lebat, banjir dan tanah longsor melanda Filipina setelah Super Topan Yutu melanda Pulau Luzon. Badan Meteorologi Filipina, PAGASA melaporkan nama lokal Yutu di Filipina adalah Rosita.

Yutu merupakan topan ke-18 yang melanda Filipina. Topan tersebut terjadi enam pekan setelah Filipina diterjang Topan Mangkhut yang menewaskan lebih dari 70 jiwa. Topan Yutu melanda Filipina dengan kecepatan angin 140 kilometer per jam.

Amukan Yutu menimbulkan gelombang setinggi 3 meter di Filipina. Juru bicara Pertahanan Sipil, Edgar Posadas mengatakan regu penolong telah siap sejak sebelum topan datang. Warga yang tinggal di lereng gunung telah dievakuasi untuk mencegah jatuhnya korban jiwa, saat tanah longsor terjadi.

Sebelumnya Super Topan Yutu telah menimbulkan kerusakan parah di Kepulauan Mariana Utara yang merupakan wilayah AS di Pasifik. Kawasan tersebut berjarak 9.000 kilometer di barat Daratan AS. Amukan Yutu di Kepulauan Mariana Utara menimbulkan sedikit korban jiwa. Sedikitnya 130 orang cedera saat Topan Yutu melanda wilayah tersebut pada 24 Oktober lalu.

Akibat kerusakan yang ditimbulkan Topan Yutu, Gubernur Kepulauan Mariana Utara Ralph Torres memutuskan untuk menunda pelaksanaan Pemilu sela AS di Mariana. Seharusnya Pemilu berlangsung pada 6 November 2018, namun terpaksa ditunda sampai 13 November 2018. Kepulauan Mariana Utara memiliki jatah satu kursi di Kongres AS. Selain memilih anggota Kongres, warga Mariana juga memilih gubernur dan pemilihan lokal lainnya.

Selama masa penundaan Pemilu, Torrs dan wakil gubernur pasangannya akan berhenti berkampanye. Mereka fokus melaksanakan tanggap darurat bencana.
Amukan Topan Yutu di Pulau Saipan membuat ratusan wisatawan asing dievakuasi. Saipan merupakan tempat wisata yang popular bagi turis asal Korea Selatan dan China. Palang Merah Amerika dan relawannya membagi-bagikan makanan dan air mineral kepada korban badai. Guam mengirimkan 140 orang pasukan Garda Nasional untuk menolong warga Kepulauan Mariana Utara.

Baca Juga:

Continue Reading

Internasional

Muslim Australia Lakukan Doa Turun Hujan

Published

on

Muslim Australia Berkumpul dan Berdoa Minta Turun Hujan

Kilasjogja.com, Sydney – Muslim Australia yang berjumlah sekitar 30 ribu orang berkumpul di Sydney pada hari Selasa (22/08/2018) saat Hari Raya Idul Adha, mereka melakukan doa bersama untuk mengakhiri kekeringan terburuk dalam sejarah yang menimpa negar tersebut.

Selain sholat IED dan berdoa meminta agar diturunkan hujan, dalam acara tersebut juga diadakan penggalangan dana untuk para petani yang terkena dampak dari kemarau panjang ini.

Masjid Lakemba, Sydney Menjadi Tempat Doa Bersama Umat Muslim Australia

Acara doa bersama ini diselenggarakan oleh Asosiasi Muslim Lebanon (LMA) di Masjid Lakemba, Sydney barat. Idul Adha sebagai hari raya besar umat muslim dianggap sebagai waktu yang tepat untuk meminta kepada sang pencipta agar di turunkan hujan di negara tersebut.

“Kami merasa makna perayaan ini adalah tentang pengorbanan, bahwa kami datang bersama-sama sebagai komunitas dan berdoa kepada Tuhan agar dia dapat menurunkan hujan,” kata Ahmad Malas, seperti dilansir dari SBS news.

Ahmad Malas, direktur LMA, juga mengatakan kepada BBC bahwa suasana di acara itu “begitu positif”. Menurutnya, sholat hujan sudah sering disebut-sebut selama masa kekeringan ini.

“Sebagai satu keluarga Australia, perlu melakukan sesuatu yang kita bisa dan berdiri dalam solidaritas dengan mereka yang membutuhkan,” kata Samier Dandan, presiden LMA.

“Sekarang saatnya kita bersatu dan memperpanjang tangan kita dalam persahabatan dengan mereka yang sekarang menderita,” tambahnya.

Sebagian wilayah Australia sedang berjuang dalam kondisi kekeringan ekstrem. New South Wales negara bagian yang paling padat penduduknya, dinyatakan sebagai wilayah yang terkena dampak kekeringan.

Selain itu, lebih dari separuh negara tetangga Queensland juga mengalami kekeringan. Terkadang wilayah Victoria dan Australia Selatan juga mengalami kondisi kering.

Baca Juga:

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
loading...

Tag

Headline Berita