Connect with us

News

DIY Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Published

on

lalu lintas

Kilasjogja.com, JOGJA – Libur natal dan tahun baru membuat beberapa lalu lintas arus jalan utama di Yogyakarta mengalami Kemacetan. Seperti di Jalan Solo maupun jalur selatan menuju Purworejo. Selain itu, kepadatan kendaraan juga terlihat di jalur pantura dan di Semarang maupun di wilayah Magelang dan sekitarnya.

Untuk itu, rekayasa lalu lintas baik dengan pengaturan sistem lampu lalu lintas dan rekayasa manual dengan mengerahkan petugas di lapangan, apabila kemacetan sudah sulit diurai.

“Lonjakan jumlah kendaran baik roda dua maupun kendaraan pribadi baik yang bertujuan ke DIY maupun yang hanya melintas jumlahnya bisa mencapai 1,8 juta kendaraan,” terang Sigit Sapto Raharjo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY.

Untuk pengaturan ini pihaknya bekerjasama dengan Dishub dan kepolisian, khususnya untuk rekayasa lalu lintas secara manual, baik pengaliahan arus, penutupan jalan dan sebagainya. Pihaknya bersama instansi terkait juga telah membuka 12 posko pengamanan lalu lintas yang tersebar di area strategis maupu pintu keluar dan masuk di Yogya selama libur Natal 2017 hingga Tahun Baru 2018.

Jumlah kendaraan tersebut lebih besar dari wisatawan yang datang ke DIY menggunakan moda transportasi umum, baik bus, kereta api dan pesawat terbang yang diprediksi hanya 800 ribu.

Total jumlah kendaraan bermotor di DIY selama liburan panjang akhir tahun ini diperkirakan mencapai 2,5 juta.

“Lampu lalu lintas yang keluar DIY akan diperlama atau sedikit diperpanjang, sedangkan lampu lalu lintas yang masuk menuju DIY dipercepat. Kami juga siapkan 17 papan informasi di sejumlah lampu lalu lintas yang memberikan petunjuk area-area kemacetan di berbagai simpang ataupun jalur alternatif yang bisa ditempuh,” ungkapnya.

Sementara itu, arus kendaraan menuju Malioboro pada liburan Natal kemarin sudah mulai sekitar pukul 10.00. Oleh karena itu, jika tidak dilakukan rekayasa arus kendaraan kemacetan bakal semakin parah.

Mulai pukul 10.00, kendaraan dari arah Jalan Margo Utomo/Mangkubumi tidak bisa langsung masuk Jalan Mataram lewat bawah jembatan Kleringan. Tetapi, semua kendaraan diarahkan mengitari Kridosono.

Sejak pukul 14.00 kendaraan dari Jalan Jenderal Sudirman mulai meningkat ke arah barat dan umumnya kendaraan itu hendak menuju Malioboro

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.