Connect with us

News

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris

Published

on

densus

Kilasjogja.com, NASIONAL- Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap karyawan toko grosir tersebut, yakni AN (30), asal Banjarnegara dan Zn (36), warga Desa Bengkal. Densus juga menangkap seorang terduga teroris Sdk (34) di Karang Pucung Purwokerto Selatan.

Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo ikut membantu dalam pengamanan selama penangkapan tersebut dengan mensterilkan sekitar lokasi dan pengaturan arus lalu lintas di jalan raya Secang-Temaggung yang berada di depan lokasi toko bernama ‘Aneka Grosir’ itu.

Usai penggerebekan, kedua terduga teroris dibawa ke Unit Laka Satlantas Polres Temanggung yang berada di Kowangan untuk menjalani pemeriksaan awal oleh Densus 88 Antiteror.

Sekdes Desa Bengkal Gunadi juga turut diminta polisi sebagai saksi dalam penangkapan itu, termasuk menyaksikan barang-barang yang diambil untuk dijadikan barang bukti.

AN, katanya, mengontrak ruko milik Ansor dan dijadikan toko grosir aneka alat tulis, kelontong, sepatu dan sandal. Kontrak mereka sudah sekitar tiga bulan dari rencana satu tahun dan Zn merupakan karyawan toko tersebut. Selama mengontrak tidak ada laporan kepada RW setempat.

“Warga tidak menaruh curiga tahunya mereka itu jualan dan selama ini menjadi tempat kulakan,” terang Gunadi, salah satu warga.

Barang bukti yang diamankan saat penggrebekan diantaranya uang tunai Rp 28 juta, buku-buku tentang keagamaan, 5 buah flasdisk, dompet berisi ATM, telepon genggam, kartu telepo, KTP dan SIM C.

Selain di Temanggung, Densus 88 juga melakukan penangkapan seorang terduga teroris di Banyumas, bernama Sdk (33) di Jalan Agus Salim Karang Pucung Purwokerto Selatan. Penangkapan tersebut merupakan pengembanganan dari penangkapan dua terduga teroris di Temanggung.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Iqbal mengatakan, Sdk berprofesi sebagai pedagang dan beralamat di Karang Pucung Purwokerto Selatan.

Menurut Iqbal, Sdk diketahui berafiliasi dengan AN, seorang terduga teroris yang ditangkap di Temanggung.  Sdk berperan memfasilitasi dan mendanai kelompok teroris AN untuk berangkat ke Filipina selatan. Sdk juga diketahui telah masuk DPO setahun belakangan ini.

“Sdk diduga menyembunyikan dan memfasilitasi DPO kasus penyelundupan senjata dari Filipina atas nama AN dari kelompok Suryadi Mas’ud,” ungkapnya.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, Sdk selama ini dikenal berprofesi sebagai pedagang sandal. Selain menangkap Sdk, Tim Densus Antiteror yang dibantu Tim Inavis Reskrim Polres Banyumas juga melakukan penggeladehan di salah satu rumahnya di Desa Pasir Wetan Karanglewas Banyumas.

Dari hasil penggeledahan sementara tim gabungan menemukan flesdisk, buku, dan beberapa dokumen lainnya yang ada kaitanya dengan kelompok teroris.

Kasie Pemerintahan Desa Pasir Wetan, Ali Samhadi yang dihubungi di rumah Sdk, menjelaskan rumah tersebut selama ini dijadikan tempat berkumpul rekan rekan Sdk.

Terduga teroris AN yang ditangkap Tim Densus 88 di Temanggung, merupakan warga RT 04/05 Desa Binorong Kecamatan Bawang Banjarnegara. Ia sudah meninggalkan rumahnya sekitar dua tahun lalu. Saat Idul Fitri 2017, pria lajang itu, juga tidak pulang.

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.