Connect with us

News

Berbagi Informasi dengan Kotaku

Published

on

kotaku

Kilasjogja.com, Sleman – Era keterbukaan informasi saat ini, hak mendapatkan dan berbagi informasi di masyarakat sangat luas. Tidak hanya wartawan dengan medianya saja yang dapat mengolah informasi, masyarakat umum juga bisa.

Keberadaan media warga cukup efektif dalam mendukung semangat transparansi program pemerintah di masyarakat. Hal tersebut terungkap dalam pelatihan relawan media warga program Kota tanpa Kumuh ‘Kotaku’ Kementerian Pekerjaan Umum di Kantor Desa Sumberarum Moyudan Sleman.

“Media warga bisa menjadi sarana berbagi informasi dari, oleh, dan untuk masyarakat sekaligus sebagai pengawas kerja pemerintah ,” terang Sri Muryati, fasilitator ‘Kotaku’ Kecamatan Moyudan.

Sarana berbagi informasi di masyarakat pun beragam, bisa lewat media digital seperti internet dan media cetak. Akan tetapi untuk mengantisipasi masyarakat yang belum tersentuh teknologi, media cetak seperti buletin ataupun media luar ruangan spanduk cukup efektif sebagai alat informasi.

Menurut Sri, sebaiknya di tiap kantor desa ada tim media warga yang aktif menyampaikan informasi, termasuk kegiatan masyarakat secara berkala. Namun demikian, dia cukup menyayangkan keberadaan media warga sangat tergantung bantuan dana dari pemerintah.

“Media warga ini sebenarnya sudah ada sejak digulirkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan/Perkotaan pada 2009 lalu. Namun, karena keterbatasan dana dan personil banyak di antaranya terpaksa berhenti,” jelasnya.

Program Kotaku merupakan program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh nasional yang merupakan penjabaran dari pelaksanaan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU tahun 2015-2019.

Sasaran program ini adalah tercapainya pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi 0 hektar melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh seluas 38.431 Hektar.

Nasional

KRISIS IKLIM MENURUKAN KUALITAS HIDUP ANDA

Published

on

Krisis Iklim di Indonesia

Mengapa Krisi Iklim Bisa Menurunkan Kualitas Hidup Anda?

Kilasjogja.com, NASIONAL – Dalam Divina Commedia, puisi naratif terbesar Italia, Dante Alighieri memberi gambaran soal lanskap dan situasi yang katastrofik alias penuh bencana—di luar dan di dalam diri manusia. Vergilius, salah satu tokoh ciptaan Dante, berkata: “Rawa-rawa yang menguarkan gas busuk ini menyebar ke seluruh penjuru kota yang muram.”

Meski ditulis sekira 7 abad silam, kondisi penuh bencana yang dibayangkan Dante barangkali masih relevan hingga saat ini. Sebab itu, dalam salah satu esai di Electric Literature, Jeffrey Arlo Brown menggunakan ungkapan Vergilius di atas untuk mengkritisi keadaan bumi.

“Ganti ‘rawa-rawa’ dengan ‘pabrik’, dan kita akan memperoleh deskripsi begitu nyata tentang Beijing hari ini,” katanya.

Jika Beijing terlalu jauh, kita bisa melihat contoh kasus di Semarang. Tambaklorok, salah satu daerah pantai, terkena banjir pasang surut, kenaikan permukaan laut, dan penurunan permukaan tanah. Sedangkan Deliksari, sebuah daerah di kawasan Gunung Pati, berada di bawah bayang-bayang tanah longsor dan kekeringan.

Akibat perubahan iklim, dua daerah tersebut mengalami peningkatan suhu, naiknya permukaan laut, hingga tertimpa beberapa kali hujan deras selama 10 tahun terakhir. Akibatnya, kesehatan dan produktivitas warga pun terganggu. Demikianlah ancaman nyata terhadap kondisi pembangunan Indonesia.

Kasus-kasus tersebut adalah potret nyata perubahan iklim: berubahnya sistem yang mengatur bumi akibat terlalu banyak gas rumah kaca di atmosfer. Laporan Intergovernmental Panel on Climate Change menyebut manusia dan makhluk hidup lainnya akan terdampak krisis dan bencana besar jika suhu bumi meningkat lebih dari 1,5 derajat Celsius. Dampaknya: suhu panas ekstrem, daratan tenggelam akibat naiknya permukaan air laut, dan hasil panen menurun drastis. Tragisnya, dunia hanya memiliki waktu kurang dari 11 tahun untuk mencegah kenaikan suhu bumi di bawah 1,5 derajat Celsius.

Untuk mengantisipasi krisis iklim, sebagaimana dituangkan dalam laporan Pembangunan Rendah Karbon alias PRK (2017), Kementerian PPN/Bappenas menyebut pemerintah Indonesia telah mencanangkan target untuk mengintegrasikan aksi iklim ke dalam rencana pembangunan nasional. Inisiatif PRK yang diluncurkan Bappenas bertujuan menciptakan pertumbuhan ekonomi Indonesia seraya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta melestarikan dan memulihkan sumber daya alam.

Sepanjang tahun 2000-2018, Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 5,6% per tahun, menurunkan separuh dari tingkat kemiskinan ekstrem, serta meningkatkan pendapatan per kapita menjadi dua kali lipat. Namun demikian, di saat bersamaan, tindakan eksploitasi sumber daya alam dan penggunaan energi yang menghasilkan karbon tinggi juga turut mengancam keberlangsungan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan di masa mendatang.

Publik tahu, eksploitasi sumber daya alam, termasuk hutan dan lahan gambut, telah menyebabkan lepasnya karbon dalam jumlah besar ke atmosfer. Sebab lain yang tak kalah signifikan adalah penggunaan energi dari bahan bakar yang tidak ramah lingkungan seperti batu bara. Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia menyebut emisi GRK nasional pada 2012 adalah 1,453 GtCO2e atau setara dengan karbon dioksida yang dilepaskan dari 338.592 PLTU dalam setahun! Adapun sektor utama yang berkontribusi memasok emisi tersebut adalah sektor perubahan tata guna lahan dan kehutanan (47,8%) dan sektor enegi (34,9%). Dengan prediksi suhu bumi akan semakin panas, pemerintah pun menargetkan penurunan emisi GRK 29-41% pada 2030.

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat global terhadap bahaya krisis iklim, akhirnya, jika pendekatan ekstraktif—yakni pendekatan yang bertumpu pada pemanfaatan minyak, gas, minerba, dan kehutanan secara luas—terus dijadikan acuan pembangunan, kerusakan alam akan beririsan dengan dampak negatif lainnya: pertumbuhan ekonomi melambat, kesempatan penciptaan lapangan kerja tertutup, dan upaya pengentasan kemiskinan tersumbat.

Kondisi di atas menunjukkan: kita perlu pendekatan baru untuk mengatasi persoalan lingkungan di satu sisi dan memenuhi kesejahteraan masyarakat di sisi lainnya. Untuk itulah pemerintah menawarkan PRK sebagai jawaban.

Krisis Iklim

PRK adalah pendekatan pembangunan yang tidak hanya menciptakan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berpihak pada efisiensi sumber daya dan kelestarian lingkungan.

“PRK adalah serangkaian kebijakan pembangunan yang mempertahankan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, dan membantu pencapaian target pembangunan di berbagai sektor, serta pada saat yang bersamaan membantu Indonesia mencapai tujuan penanganan perubahan iklim, melestarikan dan meningkatkan sumber daya alam,” terang Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Melihat masifnya dampak perubahan iklim seperti bencana dan kerusakan alam yang disebabkan oleh faktor-faktor hidrometeorologis (angin kencang, hujan lebat, dan gelombang tinggi) di berbagai tempat, PRK jadi mendesak untuk diterapkan. Tanpa menerapkan kebijakan tersebut, seperti disampaikan dalam laporan Bappenas, pertumbuhan ekonomi akan mulai menurun sejak tahun 2019. Penyebabnya adalah penurunan kualitas lingkungan hidup, polusi, dan meningkatnya kelangkaan sumber daya.

Tekanan kebutuhan energi yang menimbulkan kenaikan harga dan penurunan produktivitas adalah efek lain dari rantai masalah ini. “Puncaknya, laju pertumbuhan ekonomi diproyeksikan semakin menurun secara progresif, hingga mencapai sekitar 4,3% pada tahun 2045,” terang tim Bappenas.

Laporan Bappenas menyebut PRK dapat meningkatkan PDB rata-rata sebesar 6% per tahun hingga 2045, menurunkan emisi gas rumah kaca sekitar 43% pada 2030, menurunkan kemiskinan ekstrem dari 9,8% dari total populasi 2018 menjadi 4,2% dari total populasi pada 2045.

Dari segi perbaikan lingkungan, PRK diproyeksikan akan memperbaiki kualitas udara dan air sehingga mencegah 40.000 kematian setiap tahun, mencegah hilangnya 16 juta hektar kawasan hutan, serta menutup kesenjangan kesempatan dari sisi gender dan wilayah. Dengan pendekatan PRK, total nilai tambah PDB diperkirakan mencapai USD 5,4 triliun—namun dengan investasi lebih rendah dibandingkan dengan pendekatan biasa.

Lantas bagaimana upaya strategis agar PRK tepat sasaran?

Bappenas menyebut PRK bisa ditempuh dengan mengambil sejumlah kebijakan, misalnya: meningkatkan bauran energi terbarukan hingga setidaknya 30% pada tahun 2045; menegakkan aturan penuh terhadap moratorium hutan, kelapa sawit, pertambangan dan lahan gambut; meningkatkan target reboisasi lebih dari tiga kali lipat; memenuhi target yang berkaitan dengan air, perikanan, dan keanekaragaman hayati; dan meningkatkan produktivitas lahan sebesar 4% per tahun.

Di atas aneka macam kalkulasi, kita percaya, aspek paling penting dari segala rencana dan perubahan angka-angka adalah membaiknya kualitas hidup manusia. PRK berusaha membawa kita ke arah sana.

Continue Reading

Nasional

POS INDONESIA LAYANAN SAMEDAY SERVICE

Published

on

pos indonesia layanan pos

POS INDONESIA MELUNCURKAN LAYANAN BARU YAITU SAMEDAY SERVICE

Kilasjogja.com, NASIONAL – PT Pos Indonesia meluncurkan layanan baru untuk mendukung kelancaran usaha para pebisnis yaitu Q9 [kiu nain]. Q9 merupakan layanan pengiriman barang sameday service dalam kota (khusus Pulau Jawa) dan Ibukota Propinsi untuk kota-kota di luar Pulau Jawa, dengan time limit maksimal 9 jam.

Batas akhir pengiriman (cut off time) untuk layanan Q9 sampai pukul 16.00 waktu setempat. Tarif kiriman Q9 dihitung per-kg, dengan tingkat berat maksimal paket 5 kg.

Tita Puspitasari, Manajer Public Relations PT Pos Indonesia (Persero) mengatakan, layanan terbaru ini diluncurkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat untuk dapat mengakses layanan jasa kurir dengan mudah, kapan saja dan di mana saja. “Bagi para pebisnis online dan pelaku UKM, aspek kecepatan, keamanan dan kepraktisan pengiriman barang menjadi bagian penting dari kesuksesan usaha.

Saat ini permintaan pasar terhadap layanan lokal dalam kota yang dapat dikirim pada hari yang sama pun semakin tinggi.

Oleh karena itu, Q9 diharapkan bisa menjawab kebutuhan tersebut,” kata Tita dalam rilis yang diterima Tirto, Selasa (10/9/2019). Berikut beberapa keunggulan produk Q9 yang ditawarkan oleh Pos Indonesia:

  • Pertama, selain layanan di loket-loket Kantor Pos dan Agenpos, Q9 menyediakan layanan jemput kiriman (pick-up service) oleh pasukan O-Ranger dengan menghubungi Call Center 1500 261.
  • Kedua, hingga akhir bulan Desember 2019 berlaku promo gratis ongkos kirim untuk pengiriman berikutnya apabila kiriman tidak tiba di hari yang sama.
  • Ketiga, Q9 membuka layanan COD (Cash on Delivery) atau bayar di lokasi tujuan dengan persetujuan dari pengirim. Dilengkapi dengan aplikasi payment PosGiro Mobile.
  • Keempat, tersedia notifikasi yang akan dikirim kepada penerima barang sesaat setelah kiriman di pos-kan melalui loket KantorPos, O-Ranger maupun Agenpos.
Pos Indonesia menghadirkan figur maskot bernama Mr. Q untuk menggambarkan karakter produk Q9. Mr. Q digambarkan sebagai sosok milenial yang smart, ramah, gesit dan profesional.
Continue Reading

News

SPESIFIKASI DAN FITUR OPPO A9 2020

Published

on

Oppo A9 2020

OPPO A9 2020 HADIR MINGGU DEPAN

Kilasjogj.com, TEKNO – OPPO A9 2020 di Indonesia memang baru bisa dipesan mulai 18 September 2019, namun spesifikasinya sudah dapat ‘diintip’ lantaran telah ditampilkan di situs web OPPO negara lain, salah satunya Pakistan.

Melansir GSM Arena, spesifikasi OPPO A9 2020 itu diunggah di sana pada Selasa (10/9/2019) yang menunjukkan bahwa smartphone ini bertenaga chipset Snapdragron 665.

Masih dari bagian dapur pacu, OPPO A9 2020 menanamkan RAM 4GB atau 8GB untuk mendongkrak performanya dengan penyimpanan internal mencapai 128GB, yang bisa diperluas hingga 256GB via slot microSD.

Ponsel yang tersedia dalam warna Space Purple dan Marine Green ini sudah menjalankan sistem operasi Android 9.0 Pie dalam balutan antarmuka ColosOS 6.1 kaya fitur. Pada bagian display, OPPO A9 2020 menawarkan layar sentuh berukuran 6,5 inci HD+ dengan screen-to-body ratio mencapai 89 persen. Panel depannya tersemat notch mungil bergaya teardrop sebagai area letak kamera depan beresolusi 16MP yang didukung fitur AI Beautification.

Sesuai bocoran sebelumnya, OPPO A9 2020 mengusung quad camera, dengan konfigurasi masing-masing yaitu 48MP, 8MP, 2MP, dan 2MP. Kamera utama 48MP dibekali fitur Night Mode 2.0 dan Portrait Stylizer, sementara kamera 8MP sebagai lensa ultra-wide, sisanya sebagai depth sensor. Hadir pula fitur Cinematic Video untuk mengubah personal video menjadi layaknya sebuah film dengan tambahan efek tertentu.

Di bawah kamera, tersemat sensor biometrik sidik jari sebagai andalan fitur keamanan selain Face Unlock. Ponsel ini juga memanjakan para gamer lantaran menghadirkan fitur Game Boost 2.0 dan dua stereo speaker.

Selain itu, OPPO A9 2020 juga tertanam baterai berkapasitas 5.000 mAh didukung fitur reverse charging, sehinga dapat dipakai untuk mengisi daya perangkat lain. OPPO A9 2020 merupakan smartphone terbaru OPPO dari keluarga seri A yang dihadirkan untuk mendefinisikan ulang lini ini. Seri A yang identik dengan segmentasi pasar entry level, kini seakan naik kelas, lantaran spesifikasinya pun ditingkatkan.

OPPO Indonesia rencananya akan membuka keran pemesanan smartphone A9 2020 mulai 18 September mendatang, yang diawali dengan periode blind pre-order pada 10-17 September 2019. Selain Indonesia, OPPO A9 2020 bakal meluncur di India pada 16 September 2019. Belum dapat dipastikan apakah spesifikasi OPPO A9 2020 di Pakistan akan sama dengan perangkat yang bakal dirilis di Indonesia pada pekan depan.

Continue Reading

Headline Berita