Connect with us

News

Bantul Usulkan Pembangunan Stasiun Kereta Api

Published

on

Pembangunan

Kilasjogja.com, BANTUL –  Pemerintah Daerah DIY terus mengupayakan pembangunan, pemerataan dan pengembangan di kawasan Selatan.

Salah satu daerah di bagian Selatan yang diusulkan untuk pengembangan kawasan adalah Samas Bantul. Adapun pengembangan yang rencananya dilakukan dengan model Transit Oriented Development(TOD), dimana jalur kereta api dan jalan akan dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan.

“Salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan adalah adanya usulan pengembangan kawasan Samas menjadi kawasan baru. Pengembangan kawasan ini akan memanfaatkan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang sudah dibangun. Serta Jogja Outer Ringroad (JOR) yang akan dibangun melewati Bantul,” terang Gatot Saptadi, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY.

Gatot mengungkapkan, meskipun rencana itu sifatnya masih jangka, tapi tetap dibutuhkan perencanaan yang matang. Termasuk seandainya jalur kereta api di kawasan tersebut akan dihidupkan.

“Kalau untuk kereta bisa dari bandara baru atau jalur Utara ( tugu). Namun karena untuk mengaktifkan jalur lama sifatnya jangka panjang. Jadi untuk saat ini pengembangan kawasan akan memanfaatkan JJLS dan JOR,” ungkapnya.

Bupati Bantul Suharsono mengatakan pihaknya sempat mengusulkan pengembangan kawasan Samas. Kawasan Samas dipilih selain tanahnya yang masih luas, di daerah tersebut juga tidak ada gumuk pasir yang harus dilindungi.

Mengingat untuk pengembangan kawasan dibutuhkan tanah sekitar 100 hektar. “Walaupun lokasinya di Samas, namun kawasan tersebut akan diberi nama Parangtritis II. Rencana saya nanti akan ada kereta api di Samas, sebagai pintu masuk Bantul. Soalnya di Kulonprogo sudah ada Bandara Internasional baru, maka di Bantul akan ada stasiun kereta api,”ujarnya.

Menurut Suharsono, berdasarkan arahan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, secara prinsip mempersilahkan dan meminta untuk membicarakan rencana tersebut dengan pihak PT KAI. Mengingat sampai saat ini belum ada keputusan dengan PT KAI. Untuk pembangunan dibutuhkan tanah seluas 100 hektare dan kebanyakan merupakan Sultan Ground.

“Biar Bantul nantinya jadi semakin ramai. Rencananya Bantul ada stasiun kereta api. Saya berharap dengan cara ini bisa. meramaikan perbatasan Bantul dan Purworejo,” katanya.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.