Connect with us

Kesehatan

Awas Keliru, Begini Cara Mengolah Daging Sapi dan Kambing yang benar!

Published

on

Kilasjogja.com – Sudah menjadi tradisi di Indonesia, daging hewan kurban seperti sapi dan kambing hari raya Idul Adha akan dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar atau orang yang membutuhkan.

Pada prosesnya, daging kurban tersebut akan dimasak dengan berbagai olahan atau di sate.

Lalu, bagaimana cara mengolah daging sapi dan kambing yang benar?

Menurut dokter spesialis gizil dr Herni SpGK dari RSUP DR Sardjito Yogyakarta,  kedua daging tersebut sebenarnya memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Anggapan lebih baik mengonsumsi daging sapi karena daging kambing bisa memicu kolesterol tinggi pun tidak benar.

“Daging kambing justru lemaknya lebih sedikit dibanding daging sapi. Daging sapi mengandung lebih banyak kolesterol. Hanya saja, terkadang cara memasaknya keliru,” terangnya.

Masyarakat biasanya hanya memasak daging sapi dan memanfaatkan dagingnya saja, kemudian lemaknya dibuang.

Sedangkan daging kambing lebih sering dimasak bersamaan dengan jeroan dan tetelan.

Hal itulah yang membuat kandungan kolestrol di masakan yang berbahan dasar daging kambing lebih tinggi dibanding masakan yang berbahan dasar daging sapi.

Jadi, cara masyarakat mengolah masakan menentukan kesehatan.

Bila tetap ingin memasak daging kambing, usahakan untuk membuang semua lemak dan jeroan sehingga hanya dagingnya yang diolah. Begitu juga sebaliknya dengan daging sapi.

“Yang terpenting kendalikan diri. Banyak mengonsumsi daging menyebabkan dan kolesterol tinggi dan hipertensi,” jelas dr Harni.

Sementara itu, agar daging kambing tak berbau dan juga alot atau keras. Yang perlu dilakukam adalah memotong daging dari bagian paling luar.

Usahakan daging kambing tidak terkena air. Sebab bila terkena air akan mudah bau dan jangan mencuci daging tersebut.

Sebelum diolah, ada baiknya daging kambing digantung untuk mengeluarkan sisa darah.

Kemudian saat mengolah kambing, campurkan daging dengan banyak daun jeruk. Tujuannya untuk menghilangkan bau dari daging kambing.

Atau bisa juga menumis daging kambing dengan nanas agar empuk.

“Kalau mau di sate, daging kambing jangan dicuci. Rasanya nanti beda, ” ungkap Pak Jam, pedagang sate Kambing di Jalan Imogiri Bantul, Yogyakarta.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kesehatan

5 Jenis Makanan Yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali Untuk Sahur

Published

on

Jenis makanan

Kilasjogja.com, KESEHATAN – Sudah menjadi kebiasaan kita orang Indonesia untuk menghemat waktu dan tenaga kita lebih memilih untuk menghangatkan kembali beberapa jenis makanan yang telah dimasak pada malam hari. Memang bagi sebagian besar makanan hal ini lumrah dilakukan.

Namun nampaknya belum banyak dari kalian yang tahu bahwa ada beberapa makanan yang nyatanya taka man jika dihangatkan kembali. Hal tersebut lantaran bagi beberapa bahan makanan proses kimia saat menghangatkannya dapat menyebabkan makanan berubah menjadi racun.

Berikut ini adalah makanan yang sebaiknya tidak kamu hangatkan kembali makanan yang sudah matang.

1. Masakan yang berbahan Jamur-jamuran

Usahakan untuk segera konsumsi jamur setelah dimasak. Jika terlanjur memasak jamur dalam jumlah banyak, sebaiknya makan dalam keadaan dingin. Hal ini karena jamur yang dipanaskan kembali dapat menyebabkan masalah kesehatan pencernaan.

2. Sayur Bening Bayam

Bayam yang sudah dimasak sekali harus segera dikonsumsi. Alasannya adalah jika bayam dipanaskan, kandungan nitrat di dalamnya akan berubah jadi nitrit dan bisa membuat bayam bersifat karsinogenik untuk tubuh.

3. Ayam Goreng

Tentu banyak diantara kalian yang memanaskan kembali menu berbahan dasar ayam bukan? Jika memang terpaksa memanaskan kembali daging ayam, sebaiknya panaskan dengan api kecil. Hal ini karena daging ayam yang dipanaskan kembali dapat merusak struktur proteinnya dan menyebabkan gangguan pencernaan.

4. Jenis Makanan Yang Berbahan Brokoli

Brokoli memang baik untuk kesehatan, namun sama seperti bayam brokoli mengandung nitrat yang jika dipanaskan kembali setelah memasaknya justru membahayakan kesehatan. Brokoli yang dipanaskan kembali bahkan dapat memicu kanker loh.

5. Telur

Sama seperti ayam, kalian tentu sering memanaskan kembali telur bukan? Memanaskan kembali telur rebus bisa membuatnya bersifat letal dan sangat berisiko buruk bagi kesehatan. Maka hindari untuk memanaskan kembali telur yang sudah kamu masak ya.

Continue Reading

Kesehatan

Minum Air Es Untuk Berbuka Puasa Tidak Baik Untuk Kesehatan

Published

on

Air es

Kilasjogja.com, KESEHATAN – Menurut pakar kesehatan, Rita Ramayulis, berbuka puasa dengan mengonsumsi air es justru akan membuat lambung bekerja lebih lambat. Hal ini disebabkan karena air tersebut akan disesuaikan dulu dengan suhu tubuh, sehingga prosesnya akan jadi lebih panjang.

Jika kebiasaan ini terus dilakukan, bukan tidak mungkin kamu malah akan terkena masalah lambung. Kalau sudah terlanjur punya masalah lambung, biasanya maag kamu akan mudah kambuh.

Kalaupun pengen minum air es, Rita menyarankan kamu untuk mengonsumsinya setelah buka puasa dengan mengonsumsi makanan manis (bersuhu normal atau hangat kuku), atau lebih baik lagi dikonsumsi setelah salah tarawih.

Nggak jauh beda dengan Rita, pakar gizi Grace Judio-Kahl, mengeluarkan pendapat yang sama terkait hal ini. Menurutnya, jika air es yang masuk ke dalam tubuh saat perut masih kosong, bisa menimbulkan banyak masalah kesehatan, termasuk radang tenggorokan.

Mengenai menu yang disantap pas buka puasa, Grace menyarankan kamu untuk mengonsumsi buah-buahan yang manis, atau buah dengan kadang air yang tinggi. Misalnya melon, semangka, dan air kelapa muda, yang terbukti lebih sehat dan lebih mudah diserap tubuh.

Nah, sekarang kamu udah tahu kan kenapa minum es pas buka puasa kurang baik bagi kesehatan? Yuk kurangi kebiasaan itu dari sekarang!

Continue Reading

Kesehatan

Komedo Hitam dan Putih Begini Cara Mengatasinya

Published

on

Cara mengatasi komedo diwajah

Kilasjogja.com, KESEHATAN – Komedo hitam dan putih merupakan permasalah kulit yang pada umumnya dialami oleh kita semua, baik cowok mau pun cewek komedo sering menjadi problem yang menyebabkan kepercayaan diri kita menurun.

Kadar minyak yang berlebih di wajah adalah salah satu penyebab timbulnya komedo di wajah kita, kurangnya menjaga kebersihan kulit wajah juga menyebabkan penumpukan kotoran di pori-pori — yang kemudian memicu timbulnya komedo diarea T wajah kita.

Perlu diketahui ada 2 jenis komedo yang membuat wajah kita terlihat kurang bersih berikut cara mengatasinya.

Komedo berwarna putih berada di dalam kulit namun mudah ditemukan dengan cara memijat pada pori-pori wajah

Komedo putih

Komedo putih via www.sehatcenter.com

Komedo ini mempunya nama keren yaitu White Head atau komedo tertutup, kenapa di sebut tertutup karena komedo ini berada didalam kulit dan tidak teroksidasi dengan udara, sehingga warna komedo ini berwarna putih Penyumbatan pori-pori hanya di bagian permukaan kulit paling luar yang tertutup. Biasanya komedo putih bisa ditemukan dengan menekan pori-pori wajah yang akan membuatnya muncul ke permukaan.

Tidak hanya kulit yang berminyak, munculnya komedo putih juga disebabkan oleh beberapa faktor:

  • Kontak dengan beberapa bahan kimia seperti isopropyl myristate, propylene glycol, dan beberapa pewarna komestik.
  • Pecahnya folikel rambut akibat berbagai trauma seperti memencet jerawat, cuci muka secara berlebihan, peeling menggunakan bahan kimia, atau terapi laser.
  • Merokok, hasil penelitian menunjukkan bahwa komedo putih lebih sering terjadi pada orang yang merokok.
  • Beberapa produk makanan, terutama yang mengandung susu serta kadar gula dan lemak yang tinggi.

Untuk mengatasi komedo putih cenderung lebih mudah, tekstur cenderung lunak dan mudah dikeluarkan

alat pembersih komedo putih

Dengan sebuah alat komedo putih bisa dibersihkan dari wajah kita

Cara terbaik untuk mengatasi jerawat putih adalah dengan membersihkan wajah dengan cleanser yang mengandung salicylic acid yang mampu menghancurkan komedo dengan efektif hingga menghilangkan kotoran dari pori-pori. Jika nggak cukup membantu, kamu bisa lakukan facial di salon kecantikan atau melakukannya sendiri di rumah untuk mengeluarkan komedo putih yang tersumbat di dalam kulit. Jika kamu ingin membersihkannya di rumah, pastikan alat yang kamu gunakan terjaga kebersihannya agar nggak menimbulkan infeksi atau justru memperparah kondisi kulitmu.

Komedo berwarna hitam memiliki tekstur yang lebih keras daripada komedo putih, ukuranya jauh lebih kecil dan berwarna hitam

komedo hitam

Komedo Hitam via Komedohitam.com

Komedo hitam dengan nama keren Black Head ini terjadi saat pori-pori tersumbat di bagian permukaan kulit saat keadaannya sedang merenggang sehingga teroksidasi langsung dengan udara.

Warna hitam yang dihasilkan merupakan gabungan dari sel kulit mati, kotoran, bakteri, sisa make-up, bahkan minyak wajah yang tertahan di wajah.

Akibatnya residu asing tersebut menumpuk dan mengendap di dalam pori-pori. Komedo hitam ini lebih mengganggu penampilan karena warna hitamnya yang nampak begitu jelas.

BACA JUGA: Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Bahan Alami

Sebab kemunculan komedo hitam tidak hanya karena kita mengalami perubahan hormon yang memengaruhi produksi minyak di wajah, tapi beberapa hal ini berperan besar!

  • Iritasi folikel rambut yang menyebabkan sel kulit mati nggak rontok secara teratur.
  • Meningkatnya jumlah bakteri propionibacterium acnes pada permukaan kulit.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya steroid, lithium, atau pil KB.
  • Kulit yang terlalu kering sebelum menstruasi karena pemakaian pelembap kulit atau berada dalam cuaca yang lembap.
  • Memakai produk dengan bahan kimia tertentu, termasuk pomade yang berminyak dan beberapa cat rambut.

Cara menghilangkan komedo hitam jauh lebih sulit ketimbang komedo putih

Untuk upaya pencegahannya, kamu perlu menggunakan pembersih wajah yang dapat mengangkat kotoran dengan sempurna dan menggunakan make-up yang bebas kandungan minyak. Sedangkan untuk mengatasinya, gunakan scrub untuk mengangkat sel kulit mati pada wajah secara teratur. Selain itu, gunakan masker berbahan dasar clay 2 minggu sekali yang ampuh mengangkat komedo hitam dan mengontrol kelebihan minyak pada wajah.

Jadi girls, nggak perlu khawatir lagi saat komedo menyerang. Selama kamu mengetahui seluk beluk dari komedo tersebut, maka upaya pencegahan dan penyembuhannya pun akan lebih mudah.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
loading...

Headline Berita