Connect with us

Kesehatan

Anak Tidak Suka Nasi? Coba Berikan Kentang

Published

on

Kentang

Kilasjogja.com, KESEHATAN– Banyak orang tua mengeluhkan anaknya tidak suka dengan nasi karena berbagai alasan. Tidak perlu khawatir, karena Anda bisa coba menawarkan kentang sebagai penggantinya.

Apalagi umbi-umbian ini cenderung disukai oleh anak-anak, bisa menjadi sumber potasium dan serat bagi mereka.

Penelitian yang dilakukan Theresa Nicklas dari Baylor College of Medicine di Amerika Serikat menyimpulkan jika kentang merupakan sumber potasium dan serat yang baik untuk anak usia satu sampai tiga tahun.

Delapan persen kebutuhan serat harian anak bisa didapat dari kentang. Serat penting bagi pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan anak secara menyeluruh.

Theresa mengatakan, banyak mengkonsumi kentang cocok bagi mereka yang tidak suka nasi. Kentang bisa menggantikan makanan yang mengandung potasium dan serat sehingga anak tumbuh dan berkembang dengan baik.

Kentang juga kaya akan vitamin B6 yang membantu mencegah serangan jantung. Vitamin B6 mampu menurunkan homosisteine yang merupakan akar penyebab penyakit degeneratif dalam tubuh.

Umbian ini juga sumber vitamin C dan D yang dapat menyerang virus-virus terjadinya flu serta membantu dalam membangun tulang, melindungi saraf, jantung dan mengurus kelenjar tiroid dalam tubuh.

Kentang dapat menjaga kesehatan gigi, perkembangan tulang, pencernaan, dan pembentukan sel darah. Vitamin ini juga membantu dalam penyembuhan, meningkatkan elastisitas kulit dan membantu melawan stres.

Di dalam kentang juga mengandung zat besi yang memainkan peran penting dalam produksi sel darah merah dan leukosit, meningkatkan kekebalan, metabolisme.

Juga magnesium yang merupakan anti stres dan mineral penting untuk darah, tulang, membangun otot, dan arteri yang sehat.

Sementara beberapa studi menyebutkan bahwa kentang menyebabkan peradangan, organisasi Arthritis Foundation justu menyarankan penderita radang untuk mengonsumsi kentang.

Studi ini menemukan bahwa kentang dapat mengurangi peradangan dalam dua minggu. Pendapat ini juga dikuatkan dalam sebuah studi tahun 2011 yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition.

Serat yang tinggi membuat kentang menjadi salah satu sayuran yang baik untuk pencernaan. Tak hanya itu, kandungan tinggi karbohidrat dalam kentang juga membuat sayuran ini mudah dicerna sehingga tidak menambah beban kerja sistem pencernaan kita.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.