Connect with us

Jogja

Aldian Fahrialam dan Afifah Wakil Paskibraka DIY

Published

on

Paskibraka DIY

YOGYAKARTA – Bagi Aldian Fahrialam dan Afifah Salma Viandani Ananda, upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Presiden kali ini akan terasa spesial. Keduanya lolos menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2017.

Aldian Fahrialam merupakan siswa SMA Negeri 1 Yogyakarta dan Afifah Salma Viadani Ananda, siswi SMAN 1 Semanu, Gunungkidul.

“Pasti bangga akhirnya terpilih dan lolos ke tingkat nasional. Saya ingin membuat bangga orang tua dan mbah,” terang Aldian.

Proses seleksi yang dilalui Aldian dan Afifah cukup ketat. Dari 46 calon Paskibraka Kota Yogya, Aldian masuk 16 besar dan dikirim untuk diseleksi ke tingkat DIY. Kemudian tujuh peserta berhasil lolos masuk Paskibraka Provinsi. Setelah dilakukan serangkaian seleksi, akhirnya terpilih satu pasang mewakili DIY untuk masuk ke Paskibraka Nasional.

“Saya selalu memandang hidup penuh optimis,” jelas Afifah.

Jonni Mardizal, Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, menjelaskan tidak banyak yang berubah dari pelaksanaan pendidikan kilat (Diklat) Paskibraka Nasional 2017.

Khusus seleksi di setiap provinsi, Kemenpora turut menurunkan supervisi untuk melihat langsung proses seleksi. Jika ada peserta yang dikirim ternyata bermasalah, provinsi sudah menyiapkan cadangan untuk segera dikirim ke Jakarta guna mengikuti Diklat Paskibraka.

“Kriteria tinggi badan masih sama. Paskibraka putra 175 cm dan putri 170 cm,” ungkapnya.

Jika tahun sebelumnya Kemenpora mengundang dua pasang peserta dari setiap provinsi kemudian di seleksi di tingkat nasional. Untuk tahun ini hanya mengundang satu pasang putra putri terbaik dari 34 provinsi. Setelah peserta sampai di Jakarta langsung dilatih di Cibubur.

Perbedaan lain dari pelaksanaan Diklat Paskibraka tahun-tahun sebelumnya adalah, setelah menjalankan tugas di Istana Negara, seluruh anggota Paskibraka Nasional 2017 mengikuti apel kebangsaan, bergabung bersama anggota Paskibra seluruh tingkatan di lapangan Jambore Cibubur, Jakarta Timur.

Ada pun tujuan dilaksanakannya Apel Kebangsaan untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air kepada seluruh Purna Paskibraka Indonesia. Hal tersebut dalam rangka meningkatkan kecintaan kepada NKRI di kalangan pemuda demi menjaga keutuhan NKRI sebagai harga mati.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Jogja

Pesanan Kue Keranjang Meningkat

Published

on

kue keranjang

Kilasjogja.com, JOGJA- Jelang perayaan Imlek ada 16 Februari 2018, pesanan kue keranjang sudah mulai meningkat. Sulistyowati pembuat kue keranjang di Jalan Tukangan 43 Yogyakarta mulai banyak pesanan. Paling banyak pesanan dari lokal DIY kemudian dari berbagai daerah. Di beberapa kota di luar DIY sudah ada yang biasa memesan untuk dijual kembali.

“Saya setiap harinya memasak lima dandang, setiap dandang berisi 100 biji kue keranjang dengan bahan baku ketan tiga kilogram,” terangnya.

Suliostyowati mengatakan imlek tahun lalu bisa menghabiskan dua ton beras ketan. Untuk tahun ini belum tahu tapi berharap pesanan dan produksi bisa meningkat. “Kue keranjang untuk hantaran pada kerabat,” jelasnya.

Sulistyowati mempekerjakan enam orang karyawan. Kue kerajangnya menggunakan merk Lampion, keunggulannya karena memasaknya menggunakan hitungan waktu maka kue buatannya tahan lama. Dia meneruskan usaha orangtuanya, tetapi belum tahu apakah nantinya akan ada yang meneruskan, karena anak-anaknya tidak ada yang tertarik menggeluti usaha kue keranjang.

Hari itu beberapa karyawannya nampak sibuk mengepaki kue keranjang yang sudah janji. Hanya saat menjelang Imlek saja ada kesibukan membuat kue keranjang. Di luar itu tidak ada orang memesang kue yang berwarna merah dan manis rasanya itu.

Sulistyowati tidak melulu membuat kue kerajang. Tiap harinya membuat kue bakcang dan kue mangkok. Atau sebetulnya usaha utamanya adalah membuat kedua kue tersebut. Kue keranjang hanyalah sampingan di saat menjelang perayaan Imlek. “kerja musiman itu hasilnya cukup menyenangkan,” ujarnya.

Kue keranjang adalah kue khas yang selalu disajkan pada saat perayaan imlek. Kue keranjang (ada juga yang menyebutnya dengan kue ranjang) dalam bahasa mandarin disebut juga dengan Nian Gao atau dalam dialek Hokkian disebut dengan Ti Kwe, yang diperoleh dari wadah cetakan kue yang berbentuk Keranjang. Kue ini terbuat dari tepung ketan dan gula yang menjadikan kue keranjang ini memiliki tekstur yang kenyal dan lengket.

Kue keranjang mulai digunakan sebagai sesaji dalam upacara persembahan kepada leluhur saat tujuh hari menjelang tahun baru imlek, dan pada malam menjelang tahun baru imlek, kue ini biasanya juga tidak dimakan makan hingga hari Cap Go meh atau malam ke-15 setelah tahun baru imlek.

Continue Reading

Jogja

Hore, Garuda Buka Lowongan Pramugari

Published

on

Pramugari

Kilasjogja.com, JOGJA – Garuda Indonesia membuka lowongan untuk pramugari. Di tahun 2018, Garuda Indonesia membutuhkan 600 pramugari.

Untuk areal Yogyakarta, seleksi berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (3-4/1) di Hotel Novotel Yogyakarta. Garuda menargetkan ada lebih dari 600 pendaftar yang masuk.

General Manager (GM) Garuda Indonesia Branch Office Yogyakarta, Jubi Prasetyo, mengatakan, tahun ini Garuda Indonesia ada penambahan jumlah pesawat dan rute penerbangan. Hal ini berdampak pada kebutuhan awak kabin, termasuk pramugari.

“Sepanjang 2018 ini kebutuhan kami mencapai 600 pramugari di seluruh Indonesia. Ini merupakan peluang hususnya mereka yang tertarik di industri penerbangan,” terangnya di Branch Office Garuda Indonesia Yogyakarta di Jalan Laksda Adisutjipto.

Tahun ini Garuda Indonesia mengoperasikan 144 pesawat, terdiri 110 pesawat berbadan kecil dan 34 berbadan besar dengan rute 153 domestik dan 42 internasional.

Untuk pendapatan ditargetkan 3,5 dollar Amerika. “Jadi kebutuhan awak kabin kami cukup banyak, termasuk pramugari,” jelasnya.

Periode 2018-2020 Garuda Indonesia mencanangkan Sky-Beyond 3,5. Untuk menuju ke arah itu ada beberapa strategi yang ditetapkan, diantaranya mempertahankan Garuda Indonesia sebagai world class airline bintang 5 yang fokus pada pelayanan dan kepuasan pelanggan.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung di Garuda Indonesia bisa langsung membawa surat lamaran, foto serta melampirkan foto copy kartu identitas. Untuk dokumen lain, seperti SKCK dapat disusulkan

. “Kartu identitas itu utama untuk menghindari calo. Sebab, pernah terjadi saat seleksi awak kabin, ternyata bukan yang tertera dalam KTP,” ujarnya.

Continue Reading

Jogja

PT KAI Beri Diskon 20 Persen

Published

on

KAI

Kilasjogja.com, YOGYA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan diskon hingga 20 persen bagi penumpang kereta api tujuan Solo. Promo potongan harga ini untuk memeriahkan agenda Solo Great Sale (SGS) yang digelar mulai 1 hingga 28 Februari 2018.

Diskon 20 persen dari PT KAI berlaku untuk 18 kereta jarak jauh komersial, yakni Argo Wilis, Argo Lawu, Argo Dwipangga, Gajayana, Bima, Turangga, Bangunkarta, Lodaya Pagi dan Malam, Sancaka Pagi dan Sore. Diskon juga diberikan kepada penumpang kereta Malabar, Malioboro Ekspres, Ranggajati, Mutiara Selatan, Senja Utama Solo, Majapahit, Jaka Tingkir, Singasari dan Joglokerto.

“Jadi diskon ini khusus diberikan untuk kereta-kereta dengan tujuan Stasiun Purwosari, Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Jebres,” terang Eko Budiyanto, Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta.

Namun, lanjut Eko, diskon 20 persen tersebut hanya berlaku pada hari dan tanggal tertentu, yaitu Senin, Selasa dan Rabu serta tanggal 5, 6, 7, 12, 13, 20, 21, 26, 27 dan 28 Februari 2018. Selain itu, PT KAI juga memberikan diskon 10 persen pada hari Kamis tanggal 1, 8 dan 22 Februari 2018.

Eko menambahkan, pembelian tiket dengan promosi ini hanya dilayani melalui loket di stasiun atau secara offline. Pemesanan tiket sudah dapat dilayani mulai 22 Januari 2018. “Diskon SGS tidak berlaku ketika akhir pekan dan libur Imlek,” jelasnya.
Solo Great Sale

(SGS) merupakan agenda rutin yang digelar di Solo setiap tahun pada Februari. SGS digelar untuk memperingati Hari Jadi Kota Solo. Pada tahun penyelenggaraan keempat ini, SGS mengambil tema “Semarak Budaya Belanja Cerdas Tanpa Batas”. Program wisata belanja itu diikuti oleh ribuan mitra, mulai dari pasar tradisional, hotel hingga mal.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
loading...

Headline Berita