Connect with us

Internasional

Ada Orang Indonesia Jadi Artis Film Porno

Published

on

Artis film porno

Kilasjogja.com, INTERNATIONAL – Dua wanita warga Indonesia bernama Roati (bukan nama sebenarnya) dan Sera Amane (bukan nama sebenarnya) menjadi artis film porno di Jepang.

Roati bermain film porno ketika berusia 24 tahun, video pornonya tanggal 8 Maret 2001 produksi Asian Wing tahun 2001. Dia bermain film dengan pria usia sekitar 30 tahun dan syuting dilakukan di Jepang.

Yang terbaru adalah Sera Amane asal Jakarta yang baru menjadi artis film porno sejak bulan Juli lalu dan filmya telah diperjual belikan dengan harga 2.036 yen atau sekitar Rp 284.000. Produsernya Duke, warga Jepang dengan nama samaran.

Film berdurasi sepanjang 125 menit tersebut memperlihatkan Sera Amane sedang berjalan-jalan ke kawasan Kota Tua di Jakarta Utara sedang naik bajaj. Juga syuting di Bandara Soekarno Hatta setibanya di Jakarta.

Sera melakukan syuting film porno di sebuah hotel di Indonesia sekaligus dengan dua pria Jepang usia sekitar 40 tahun.

Seperti film porno umumnya di Jepang, bagian sensitif diblur agar tidak terlalu jelas. Namun yang pasti adegan intim sesungguhnya seperti film porno Jepang umumnya.

Konon ceritanya, Sera ditemukan seorang fotografer profesional Jepang di Tokyo lalu diajak main film porno dan bersedia.

Uang yang dibayarkan sekali main film porno di Jepang sekitar satu juta yen atau sekitar Rp 125 juta. Maka terjunlah pelajar tersebut jadi pemain porno di Jepang dengan nama samaran Sera Amane.

Jepang memang terkenal dengan industri film dewasanya atau yang dikenal awam dengan sebutan Japanese Adult Video (JAV). Di Jepang, pembuatan dan persebarannya JAV pun sudah mendapat izin alias legal.

Setiap tahun, industri film porno Jepang memproduksi sekitar 20 ribu film dengan estimasi nilai pendapat sebesar 4,4 miliar dolar AS  atau setara dengan Rp 57 triliun.

Setiap hari, ada banyak artis pemeran JAV yang mengundurkan diri karena dengan berbagai alasan. Diperkirakan jika ada satu pemain porno yang pergi, akan ada 100 orang lagi yang masuk dalam dunia ini.

Pemain film porno lain dari ASEAN yang main di Jepang banyak berasal dari Thailand, Filipina dan Vietnam

Selain Jepang, ada juga orang Indonesia yang bekerja sebagai bintang film porno di luar negeri, seperti Jade Marcela, Nyomi Marcela, dan Christina Hadiwijaya. Ketiga nama ini dikenal di dunia film dewasa Amerika Serikat.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Internasional

Kirobo Mini Teman Robot Buatan Toyota Motor Corporation

Published

on

Kirobo Mini

Kilasjogja.com, TOKYO – Toyota Motor Corporation telah meluncurkan robot teman untuk berbicara dengan nama Kirobo Mini. Ukurannya yang kecil adalah pas dari telapak tangan dan bila hanya 10 cm.

Salah satu kemampuan robot ini adalah kepalanya bisa berputar ke arah si pengajak bicara dan mampu berbicara dengannya. Sementara dalam proses komunikasi, kepala dan tangan robot juga bergerak.

Karena ukurannya yang kecil, Kirobo Mini ini bisa dibawa kemanapun. Robot ini mengingatkan game Pokemon masa lalu.

Toyota menargetkan Kirobo Mini bagi mereka yang menyukai benda-benda imut, suka mencoba hal baru dan bermain dengannya.
Fungsi Mini Kirobo lainnya adalah pengguna dapat berbagi pengalaman dengan pemilik lain di situs Kirobo Mini Friend Park.

Mobil selaras dengan mood anda

Cars in tune with your mood

Cars in tune with your mood

Bayangkan bagaimana mengemudi akan berubah jika teknologi Kirobo Mini diintegrasikan ke dalam kendaraan Toyota: kita dapat mengasimilasi jam data untuk memperbaiki kehidupan pengemudi di seluruh dunia, menginformasikan inovasi masa depan dan mengembangkan transportasi yang selaras dengan suasana hati pengemudi, menunjukkan tempat untuk mengunjungi, rute untuk perjalanan dan musik untuk didengarkan.

Masa depan dimana manusia dan kecerdasan buatan bekerja sama

A future where humans and artificial intelligence work together

A future where humans and artificial intelligence work together

Sebagai bagian dari Toyota Heart Project – visi kita tentang masa depan dimana manusia dan kecerdasan buatan bekerja sama untuk dunia yang lebih baik – kita telah menciptakan Kirobo Mini, pembawa komunikasi 10cm yang baru. Dia bisa berbicara dengan Anda, memberi isyarat pada Anda, dan mendeteksi dan merespons emosi Anda, namun misinya sebagai teman portabel Anda yang baru tidak berakhir di sana.

Dengan orang-orang menghabiskan rata-rata 4,3 tahun hidup kita di mobil kita (yang setara dengan perjalanan ke bulan dan kembali tiga kali) Toyota percaya bahwa banyak hal dapat dipelajari tentang perilaku dan emosi kita saat mengemudi. Dan di situlah Kirobo Mini bisa membantu.

Kirobo Mini bisa membantu berkendara menjadi pengalaman transformatif secara fisik dan emosional. Bagaimanapun, nama Kirobo berasal dari kata bahasa Jepang untuk ‘harapan’, dan kami yakin dia dipenuhi dengan kemungkinan yang menarik

Situs ini memungkinkan pemilik berbagi momen mereka dan bertukar informasi tentang hal itu. Anggap seperti forum atau grup media sosial otomotif.
Sulit untuk mengatakan, di bawah ini ada video tentang Kirobo Mini dan adrenalin ada robot yang mampu berbicara. Robot ini digadang-gadang sebagai pendamping untuk keluarga yang belum memiliki anak dan orang-orang lanjut usia.

Manajer Proyek dan Insinyur, Fuminori Kataoka mengatakan KIROBO Mini tidak menargetkan demografis tertentu.
Dikutip dari The Mirror, pangsa pasar robot bayi ini cukup besar. Berdasarkan data resmi, ada 34,6 juta orang berusia 65 dan lebih tua di Jepang. Mereka diklaim bisa menjadi pasar segar buat KIROBO.

Jumlah itu setara dengan 27,3 persen dari populasi dan proporsi tertinggi di antara negara maju.
Rencananya, robot ini akan dijual 39.800 Yen atau setara Rp. 5.000.000 -, .

Continue Reading

Internasional

Huawei Menantang iPhone Duel Teknologi Pengenalan Wajah

Published

on

teknologi pengenalan wajah

Kilasjogja.com, BEIJING – Huawei menantang iPhone dalam pengembangan teknologi pengenalan wajah (Face ID). Tantangan ini diperlihatkan saat mereka meluncurkan produk smartphone terbarunya, Honor V10.

Saat peluncuran tersebut Huawei juga memamerkan beberapa teknologi untuk produk masa depannya yang sedikit terinspirasi dari keberadaan iPhone X. Seperti diketahui iPhone X memiliki fitur Face ID dan Animoji yang sedang menjadi buah bibir dalam industri smartphone.

Dikutip dari laman GSM Arena, Huawei saat ini tengah mengerjakan sensor 3D ringan terstruktur untuk dibenamkan ke ponsel pintarnya. Teknologi tersebut diyakini membangun model detail wajah Anda dengan 300.000 titik dalam 10 detik. Saat digunakan untuk unlocking, sistem akan membuka perangkat dalam waktu 0,4 detik.

Seperti yang dibayangkan, sensor 3D ini akan digunakan untuk membuka pengaman smartphone dan mengamankan transaksi e-money. Dua hal yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi bagi pemilik handset.

Di samping teknologi pengenalan wajah, Huawei juga ikut mengembankan Animoji. Pabrikan China ini bahkan berani mengklaim berada di atas angin dibandingkan Apple karena sistemnya memiliki pelacakan yang lebih rinci. Huawei menyatakan, teknologinya bisa melacak lidah pengguna sehingga Anda bisa membuat karakter animasi yang terlihat konyol jika menginginkannya.

Namun teknologi tersebut belum terintegrasi dalam Honor V10 atau perangkat Huawei lainnya. Mungkin baru akan siap pada waktunya untuk Huawei P11, tapi perusahaan tersebut belum membuat komitmen untuk membuat deadline waktu peluncuran.

Continue Reading

Internasional

Rusia Ingin PBB Meninjau Kembali Soal Aturan Robot Perang

Published

on

Robot Perang

Kilasjogja.com, MOSCOW – Rencana Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai aturan penggunaan senjata otonom alias robot perang mulai mendapatkan penolakkan. Rusia salah satu negara pembuat robot tempur menilai langkah PBB harus ditimbang lagi

Pejabat tinggi Rusia mengatakan bahwa larangan akan menghentikan perusahaan teknologi untuk mengembangkan sistem AI sipil yang dapat menguntungkan jutaan orang.

“Menurut Federasi Rusia, kurangnya kerja dari sistem senjata semacam itu takan menjadi masalah utama. Tentu, ada preseden untuk mencapai kesepakatan internasional yang menetapkan larangan pencegahan terhadap jenis senjata yang prospektif,” tutur pejabat tersebut seperti dilansir dari Dailystar.

Elon Musk dari Tesla pada Agustus mendesak PBB untuk memberlakukan larangan global terhadap senjata otomatis sepenuhnya, menggaungkan seruan sama dari para aktivis yang telah memperingatkan bahwa mesin tersebut akan menimbulkan risiko yang sangat besar bagi penduduk sipil

Sebuah kelompok pelucutan senjata PBB yang dikenal sebagai Konvensi Senjata Konvensional Tertentu (CCW) pada Senin akan memulai pembicaraan yang berlangsung lima hari mengenai masalah itu di Jenewa.

Dipimpin, Duta Besar India untuk perlucutan senjata, Amandeep Gill, belum menghasilkan dalam bentuk larangan, atau bahkan sebuah pakta, tetap belum bisa diharapkan

“Akan sangat mudah untuk hanya membuat peraturan larangan tapi saya pikir … bersikap terburu-buru untuk masalah yang sangat kompleks tidak bijaksana,” kata dia kepada wartawan. “Kami baru di garis start.”

Senjata otonom adalah robot yang dirancang untuk melakukan serangan militer terhadap manusia atau instalasi tanpa intervensi dari operator manusia.

Seperti diketahui, Pemerintah Rusia memastikan telah membuat robot tempur yang mereka beri nama F.E.D.O.R. Robot ini dibuat untuk memiliki intelektual seperti manusia sehingga bisa memutuskan sendiri menyerang atau bertahan dalam situasi terdesak

Rusia mengklaim robot militer baru mereka dapat menembakkan senapan namun menegaskan bahwa ini bukan “pembunuh manusia”

Dalam rekaman video yang Pemerintah Rusia unggah Robot F.E.D.O.R. mampu menyetir mobil, menggunakan senjata dan dapat memperkerjakan pekerjaan manusia seperti ngebor tembok.

Robot F.E.D.O.R. nantinya akan dikirim ke luar angkasa, Rusia berharap bisa mengirim F.E.D.O.R. Ke ruang kapal tempur yang disebut Federasi yang masih dalam pengembangan.

Robot ini muncul karena Rusia berkeyakin Perang Dunia Ketiga akan terjadi, dugaan itu mencuat usai Pemeintah Presiden Donald Trump memuntahkan rudal ‘Mother’ rudal terbesar yang pernah diluncurkan. Apalagi situasi hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia memanas.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) siap menjadi tuan rumah perundingan mengenai aturan penggunaan senjata otonom alias robot. Tetapi Presiden Rusia Vladimir Putin tetap akan melanjutkan robot pembunuh, meski ada larangan soal robot mematikan itu

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
loading...

Headline Berita