Connect with us

Entertainment

Syahrini Bantah Nikmati Dana First Travel

Published

on

Syahrini

Kilasjogja.com, ENTERTAINMENT –  Penyanyi cantik Syahrini menjalani proses penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana calon jamaah umroh oleh PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel.

Mantan pasangan duet Anang Hermansyah ini diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri seputar hubungannya dengan biro perjalanan umroh selama dua jam.

Dengan menumpang mobil Alphard, Syahrini tiba di Kantor Bareskrim Polri dan tampil modis mengenakan kaos putih, topi dan kaca mata hitam.

Usai menjalani pemeriksaan, Syahrini dengan tegas membantah dirinya ikut menikmati uang dari calon jamaah umroh First Travel

. “Apa yang ditanyakan penyidik terkait kasus ini sudah saya jawab dengan jelas, bahwa keberangkatan umroh saya tidak diendorse,” jelasnya.

Menurut Syahrini, semua keluarga kecuali dirinya membayar full biaya keberangkatan umrah tersebut.

Terhadap First Travel Syahrini hanya bekerjasama dengan cara memposting foto dalam akun media sosial resminya kemudian akan mendapatkan diskon sebesar 50 persen.

“Bentuk kerjasamanya adalah pasti di diskon dengan saya harus memposting satu kali setiap harinya ketika saya di Mekkah, ketika saya di Madinah dan di Istambul,” ungkapnya.

Syahrini juga dengan tegas mengatakan sama sekali tidak terlibat dalam penipuan dan penggelapan uang calon jamaah First Travel.

“Sekali lagi nauzubillah min zalik, saya tidak pernah memakan uang jamaah. Apabila saya mengetahui First Travel ini adalah yang sering memainkan uang jamaah tidak mungkin saya kerjasama dengan First Travel ini,” katanya.

Aisyahrani, adik kandung Syahrini sekaligus manajernya menambahkan, jika keluarganya yang berangkat umrah 12 orang termasuk dirinya dan anak-anaknya.

“Yang berangkat itu bukan 18. Keluarga saya itu 12 orang sebagian lagi yang lima orang tim dari First Travel sendiri bukan dari pihak saya. Jadi keluarga saya yang berangkat 12 orang termasuk anak-anak saya,” tegasnya.

Dalam kasus penggelapan dan penipuan uang jamaah Firs Travel, Polisi menetapkan Andika dan Anniesa yang menjabat sebagai direktur utama dan direktur PT First Travel sebagai tersangka.

Pasangan suami istri ini ditangkap pada Kamis (9/8) lalu setelah polisi mendapat laporan agen dan calon jamaah adanya dugaan penipuan.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.