Connect with us

Olahraga

Sepak Takraw Putri Indonesia Raih Perunggu

Published

on

Mentri Olah Raga

Kilasjogja.com – Lebih baik walk outdari pada kalah, ini pilihan yang diambil tim sepak takraw putri Indonesia ketika melawan tuan rumah, Malaysia. Tim Indonesia merasa dirugikan oleh beberapa keputusan wasit Muhammad Radi dalam laga yang berlangsung di Stadium Tasik Titiwangsa, Kuala Lumpur, Minggu (20/8).

Sejak awal set pertama, skor masih 0-0 sudah di fault wasit. Set pertama akhirnya kalah 20-22. Sepertinya memang ada indikasi untuk menjatuhkan mental. Set kedua, Indonesia unggul jauh 12-5 tapi berkali-kali  dapat fault saat melakukan servis. Sampai terakhir posisi 16-9 kena fault, jadi poin akhir 16-10 dan pelatih masuk ke dalam lapangan untuk menyatakan berhenti bermain.

Keputusan walk outdipilih tim putri sepak takraw Indonesia demi menjaga harga diri bangsa dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat Indonesia.  tim pelatih tidak ingin memaksakan para pemainnya untuk main di pertandingan yang sudah tidak sehat lagi. Sebab, jika dipaksakan kemungkinan untuk dicurangi tambah besar.

Menpora, Imam Nahrawi pun turut berkomentar dan mengakui bila langkah Indonesia di SEA Games dipersulit untuk meraih medali. Hal itu tentu membuat peluang sepak takraw putri menyumbangkan medali perak SEA Games 2017 kandas. Padahal, dalam sejarahnya tim putri Malaysia tidak pernah bisa mengalahkan Indonesia di pertandingan sepak takraw.

SANKSI

Sekjen Federasi Sepak Takraw Internasional (ISTAF) Datuk Abdul Halim Kader mengatakan jika Arsy Syam terbukti sengaja meminta tim putri Indonesia meninggalkan lapangan, maka  bisa terkena sanksi.

“Apabila pelatih Indonesia mengarahkan pasukan takraw putrinya keluar dari lapangan ketika melawan Malaysia, maka dia melanggar regulasi 15 (3), di mana seharusnya pelatih memastikan pertandingan berjalan lancar,” ujar Abdul Halim.

Tim sepak takraw putri Indonesia memutuskan untuk melakukan walkout ketika menghadapi Malaysia. Saat unggul 16-10 di set kedua, tim Indonesia menganggap dicurangi wasit asal Singapura Muhammad Radi yang memimpin pertandingan.

Meski melakukan walkout, tim sepak takraw putri Indonesia dipastikan Abdul Halim tetap akan mendapatkan medali perunggu sebagai bentuk semangat SEA Games 2017. Indonesia dan Filipina akan mendapat medali perunggu. Tim sepak takraw putri Indonesia masih bisa mengikuti nomor pertandingan quadrant.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.