Connect with us

Olahraga

PSIM YOGYA: Rangga – Said Keluar, Ragil – Supriyadi Masuk

Published

on

PSIM YOGYA

kilasjogja.com, FOOTBALL– Manajemen PSIM Yogya akhirnya memberikan surat keluar kepada dua pemainnya, Rangga Muslim dan Said Mardjan yang sudah lama mangkir dari latihan karena ingin bergabung dengan Persebaya Surabaya yang saat ini terjun dalam babak 16 besar.

Kedua pemain sebenarnya masih terikat kontrak dengan PSIM sampai 10 Desember mendatang. 

“Mereka juga sudah mangkir latihan hampir satu bulan dan mereka secara lisan sudah menyampaikan pengunduran diri,” terang Agung Damar Kusumadaru, manajer PSIM .

Sebagai pengganti. manajemen PSIM mendatangkan dua pemain yakni bek kiri asal PSBI Blitar Ragil Badai dan gelandang sayap dari Persatu Tuban, Supriyadi.

Sebelumya manajemen telah mendatangkan gelandang bertahan asal Persibangga Purbalingga Fachry Muslim yang kini masih dijajaki kualitasnya sebelum ditentukan kelayakannya untuk direkrut.

“Ada dua pemain lagi yang akan datang, Ragil dan Supriyadi untuk menambah kekuatan menghadapi babak playoff nanti,” jelasnya.

Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto mengungkapkan secara teknis tim sudah diersiapkan tanpa kehadiran Rangga dan Said yang ngotot ingin pindah ke Persebaya sejak beberapa waktu lalu. 

PSIM berada di grup yang berat karena semua memiliki kekuatan yang sama. Mereka mulai fokus melakukan pembenahan sebelum menatap babak playoff.

Sebab akan menjalani laga berat pada babak play-off grup H Liga Liga 2 di Stadion Kanjuruhan, Malang, 8 Oktober dengan sistem home tournament.

Laskar Mataram akan menjalani laga melawan Persipur Purwodadi (9 Oktober), Persewangi Banyuwangi (12 Oktober) dan terakhir PSCS Cilacap (15 Oktober).

Pelatih asal Magelang ini mengaku fokus melakukan pembenahan sebelum menatap babak playoff.

“Intinya kami akan persiapkan sebaik mungkin. Hasil evaluasi lalu juga kami perbaiki dan optimis bertahan di Liga 2,” ungkapnya.

Erwan pun memperhatikan kondisi fisik anak-anak asuhnya terlebih dahulu sebelum nantinya menyiapkan taktik dan strategi yang akan ia terapkan untuk berlaga di babak playoff.

Dia juga mulai mengenalkan pola alternatif seperti 3-5-2 atau 3-4-2 pada pemainnya. Itu dilakukan jika formasi 4-2-3-1 ternyata tidak berjalan efektif.

“Semakin banyak pola permainan itu bagus. Lawan tentu kesulitan membaca kekuatan kami,” ujarnya.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.