Connect with us

Kuliner

Pedas Manis Si ‘Tahu Gejrot’

Published

on

Kilasjogja.com – Bagi yang berasal dari Jawa Barat, tentu sudah tak asing dengan panganan bernama tahu gejrot. Ditilik dari namanya, makanan khas Cirebon ini pasti berbahan dasar tahu dan yang dipakai pun memang menyerupai tahu pong atau bulat. Prediksi ini ternyata salah, karena ternyat tekstur dan kulit tahu gejrot ini ternyata lebih lembut dari dua jenis yang disebutkan di atas tadi.

“Tahu ini gejrot ada rasanya, tawar. Tahu pong sama bulat kan asin. Itu bedanya,” terang Jaka, pedagang Tahu Gejrot yang baru empat bulan berjualan di Yogya.

Ke-khasan lain dari makanan ini adalah cara penyajiannya yang menggunakan piring terbuat dari tanah liat dan bumbu yang dipakai pun hanya berupa cabai, garam, bawang merah dan putih serta air rebusan gula merah. Terkesan simple memang tapi soal rasa boleh diadu.

Nantinya bumbu-bumbu ini diulek kasar dan dicampurkan dengan tahu yang sudah dipotong. Rasanya? Hmmm, sensasi manis dan pedas amat kental di panganan ini. Terlebih tekstur isi tahu yang di tengahnya dibiarkan kosong ini rupanya mampu menyerap kuah dan akan muncrat saat mulai dikunyah di mulut. Mungkin proses ini yang dimaksud gejrot.

Bagi yang suka pedas, kuliner tahu gejrot ini teramat sayang untuk dilewatkan. Apalagi cabai yang dipakai bukan jenis rawit merah melainkan cabai rawit hijau. Memang harusnya tak lebih pedas tapi silahkan dicoba dulu agar tahu rasanya.

“Cabai rawit hijau lima itu pedasnya sudah banget. Bisa sakit perut nanti,” jelas pria asal Plered Cirebon ini.

 

 

Bagi yang ingin mencicipi kuliner tahu gejrot ini, tak perlu jauh-jauh datang ke kota aslinya. Kini di Yogya pun sudah mulai banyak yang berjualan makanan ini. Harga yang dipatok pun cukup murah. Satu porsi tahu gejrot biasanya dihargai Rp 5.000.

Salah satu tempat yang banyak menjual makanan ini ada di Alun-Alun Selatan. Para pedagang ini biasanya menggunakan gerobak sepeda saat berjualan. Ada juga yang biasa mangkal atau menetap di salah satu swalayan 24 jam di Jalan Gedongkuning setiap sore. Mereka biasanya menggunakan gerobak pikulan berwarna hijau yang di depannya bertulisankan ‘Tahu Gejrot Khas Cirebon’. Selamat Mencoba!!

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.