Connect with us

News

Mahasiswa UGM Perkenalkan Aplisin

Published

on

Mahasiswa

SLEMAN– Masyarakat tidak perlu khawatir dengan peredaran vaksin palsu. Apalagi setelah kejadian pada 2016 lalu, ketika ditemukan vaksin palsu di rumah sakit di kawasan Jabodetabek dan sekitarnya. Kasus tersebut cukup menakutkan, terutama bagi mereka yang memiliki anak bayi.

Oleh karena permasalahan vaksin palsu itu, lima mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) yaitu Novrizal Dwi Rozaq, Musthafa, Anggito, Aditya dan Almantera tergerak merancang aplikasi untuk memeriksa keaslian vaksin bernama Aplisin.

Aplisin merupakan Aplikasi rancang berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan QR Code pada kemasan. Cara kerja Aplisin cukup sederhana. Masyarakat cukup mengarahkan ponsel pintar atau smartphone yang sudah terinstal aplikasi Aplisin pada QR Code di botol kemasan vaksin.

Hasil pemindaian tersebut kemudian diverifikasi oleh aplikasi. Selanjutnya, sistem akan memberikan konfirmasi jika QR Code terdaftar atau tidak pada database. Lewat cara itu masyarakat bisa mendeteksi keaslian vaksin tersebut secara mandiri.

“Jika QR Code tidak terdaftar artinya vaksin tersebut palsu dan masyarakat bisa melapor langsung ke BPOM lewat aplikasi sekaligus memberitahukan lokasi penemuan,” terang Anggito yang dibenarkan ke empat rekannya.

Selain itu, agar vaksin tidak bisa dipalsukan, satu QR Code hanya dirancang untuk sebotol saja. Oleh karena itu botol vaksin hanya dipakai sekali saja dan tidak bisa dipungut botol bekasnya. Namun demikian untuk memproduksi kemasan vaksin yang tidak mudah dipalsukan masih butuh proses panjang.

Ke lima mahasiswa UGM ini menawarkan aplikasi Aplisin dan mengajak kerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti produsen obat, BPOM serta Kementerian Kesehatan agar masyarakat tidak tertipu lagi adanya vaksin palsu.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.