Connect with us

Kesehatan

Cara Mengusir Nyamuk DBD

Published

on

Nyamuk DB

Kilasjogja.com, KESEHATAN – Dalam lima puluh tahun terakhir kejadian penyakit DBD (demam berdarah) sebagai penyakit endemik yang ditularkan oleh nyamuk telah mengalami peningkatan hingga tiga puluh kali lipat di seluruh dunia.

Menurut data yang diterbitkan oleh WHO selaku organisasi kesehatan dunia dan juga Kementerian Kesehatan Indonesia, yang dilansir dalam laman krjogja.com, pada 2016, ada sebanyak 15,2 juta kasus DBD tercatat di Asia Pasifik, lalu sebanyak 202.314 kasus termasuk di dalamnya 1.593 kematian itu dilaporkan terjadi di Indonesia.

Secara alamiah, Indonesia adalah negara tropis dengan musim kemarau dan musim hujan bercurah tinggi. Perihal musim ini mau tidak mau memang menjadi salah satu faktor pendukung penularan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, yakni demam berdarah, zika, dan malaria jadi semakin mudah.

Upaya pengendalian penyakit ini, sejatinya tidak hanya dilakukan oleh pihak pemerintah. Masyarakat idealnya juga sudah melakukan berbagai upaya bersifat preventif, alias pencegahan sebelum terjadinya penyakit. Bukan reaktif, yang mana artinya baru bertindak setelah ada kasus penyakit telah terjadi.

Apa yang bisa kita dilakukan di lingkungan sendiri? Upaya tersebut bisa dimulai dari lingkungan rumah sendiri untuk mencegah datang dan berkembang biaknya nyamuk-nyamuk penyebab demam berdarah, malaria, dan zika. Setidaknya ada tiga cara yang bisa dilakukan, yaitu fisik, biologis, dan kimia.

Cara pertama ialah melalui cara fisik, yakni dengan 3M yang sudah banyak dikenal masyarakat. Tapi sekarang, konsep 3M berarti menguras, menutup, dan mendaur ulang (mendaur ulang barang-barang bekas yang masih bernilai ekonomis). Bukan lagi mengubur langsung di dalam tanah, seperti konsep 3M yang dulu dipahami.

Lalu, cara kedua yang sederhana dan mudah dilakukan ialah dengan cara biologis. Yaitu, mencoba menghadang datangnya nyamuk, dengan cara alami lewat penanaman aneka tanaman di rumah atau lingkungan sekitar. Apa saja tanaman yang selain bisa menghijaukan pemandangan di rumah, namun juga bisa berfungsi untuk menghalau kehadiran nyamuk?

Kepala Subdit Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dr Suwito MKes mengatakan bahwa kita bisa coba menanam lavender, sereh, dan zodiac di sekitar lingkungan rumah.

“Ini beberapa contoh tanaman untuk mengusir nyamuk yang mudah ditanam di rumah dan cocok untuk iklim tropis. Selain bisa digunakan untuk aktivitas rumah tangga, sereh itu contohnya . Tanaman jenis ini bisa membantu untuk mengusir nyamuk, karena ada aroma atsiri yang tidak disenangi oleh nyamuk,” jelasnya.

Terakhir, atau yang ketiga adalah cara kimia yaitu fogging alias penyemprotan dengan menggunakan pestisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk-nyamuk dewasa penyebab penyakit demam berdarah, malaria, dan zika.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.