Connect with us

Kesehatan

5 Jenis Makanan Yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali Untuk Sahur

Published

on

Jenis makanan

Kilasjogja.com, KESEHATAN – Sudah menjadi kebiasaan kita orang Indonesia untuk menghemat waktu dan tenaga kita lebih memilih untuk menghangatkan kembali beberapa jenis makanan yang telah dimasak pada malam hari. Memang bagi sebagian besar makanan hal ini lumrah dilakukan.

Namun nampaknya belum banyak dari kalian yang tahu bahwa ada beberapa makanan yang nyatanya taka man jika dihangatkan kembali. Hal tersebut lantaran bagi beberapa bahan makanan proses kimia saat menghangatkannya dapat menyebabkan makanan berubah menjadi racun.

Berikut ini adalah makanan yang sebaiknya tidak kamu hangatkan kembali makanan yang sudah matang.

1. Masakan yang berbahan Jamur-jamuran

Usahakan untuk segera konsumsi jamur setelah dimasak. Jika terlanjur memasak jamur dalam jumlah banyak, sebaiknya makan dalam keadaan dingin. Hal ini karena jamur yang dipanaskan kembali dapat menyebabkan masalah kesehatan pencernaan.

2. Sayur Bening Bayam

Bayam yang sudah dimasak sekali harus segera dikonsumsi. Alasannya adalah jika bayam dipanaskan, kandungan nitrat di dalamnya akan berubah jadi nitrit dan bisa membuat bayam bersifat karsinogenik untuk tubuh.

3. Ayam Goreng

Tentu banyak diantara kalian yang memanaskan kembali menu berbahan dasar ayam bukan? Jika memang terpaksa memanaskan kembali daging ayam, sebaiknya panaskan dengan api kecil. Hal ini karena daging ayam yang dipanaskan kembali dapat merusak struktur proteinnya dan menyebabkan gangguan pencernaan.

4. Jenis Makanan Yang Berbahan Brokoli

Brokoli memang baik untuk kesehatan, namun sama seperti bayam brokoli mengandung nitrat yang jika dipanaskan kembali setelah memasaknya justru membahayakan kesehatan. Brokoli yang dipanaskan kembali bahkan dapat memicu kanker loh.

5. Telur

Sama seperti ayam, kalian tentu sering memanaskan kembali telur bukan? Memanaskan kembali telur rebus bisa membuatnya bersifat letal dan sangat berisiko buruk bagi kesehatan. Maka hindari untuk memanaskan kembali telur yang sudah kamu masak ya.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.